Rambay.id – Layanan pembayaran bertahap atau yang sering dikenal dengan istilah Buy Now Pay Later (BNPL) kini menjadi metode pembayaran favorit bagi banyak pengguna aplikasi perjalanan.
Traveloka, sebagai salah satu platform perjalanan terdepan di Asia Tenggara, menghadirkan fitur PayLater untuk memudahkan pengguna dalam merencanakan liburan atau kebutuhan mendesak tanpa harus membayar lunas di muka.
Fitur ini memungkinkan pembelian tiket pesawat, hotel, tiket kereta api, hingga tiket aktivitas dengan sistem cicilan yang fleksibel, bahkan tanpa perlu memiliki kartu kredit.
Bagi pengguna baru yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, proses pendaftaran seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai syarat dan prosedurnya. Memahami mekanisme pendaftaran secara mendalam.
Akan memperbesar peluang persetujuan dari pihak penyedia layanan. Berikut adalah pembahasan mendalam mengenai proses, syarat, dan tips sukses dalam mengaktifkan fasilitas pembayaran tempo dari Traveloka.
Mengenal Lebih Jauh Tentang Layanan PayLater Traveloka
Traveloka PayLater adalah fasilitas keuangan yang disediakan oleh Traveloka bekerjasama dengan mitra pembiayaan terpercaya. Layanan ini memberikan limit kredit kepada pengguna yang dapat digunakan untuk bertransaksi di dalam ekosistem aplikasi. Konsep dasarnya mirip dengan kartu kredit digital.
Pengguna dapat membeli produk hari ini dan melakukan pembayaran tagihan di kemudian hari, baik secara lunas dalam tempo 30 hari maupun dengan skema cicilan tenor 3 hingga 12 bulan.
Kenyamanan menjadi nilai jual utama dari fitur ini. Proses pengajuan dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi tanpa perlu tatap muka atau survei fisik ke rumah.
Selain itu, sistem keamanan yang diterapkan sudah terstandarisasi, mengingat mitra penyedia pinjaman diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan rasa aman bagi pengguna dalam melakukan transaksi keuangan digital.
Syarat Utama untuk Pendaftaran PayLater Traveloka
Sebelum masuk ke tahap teknis pendaftaran, persiapan dokumen dan pemenuhan syarat dasar merupakan langkah wajib. Kegagalan dalam memenuhi kriteria awal ini sering menjadi penyebab utama penolakan pengajuan. Berikut adalah persyaratan mutlak yang harus dipenuhi:
Dokumen Identitas Diri
Syarat paling fundamental adalah kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sah dan masih berlaku. KTP yang digunakan haruslah e-KTP. Penggunaan identitas lain seperti SIM (Surat Izin Mengemudi) atau Paspor biasanya tidak diterima.
Untuk proses verifikasi awal layanan ini. Pastikan fisik KTP dalam kondisi baik, tulisan terbaca jelas, dan foto tidak pudar agar sistem dapat memindai data dengan akurat.
Batasan Usia dan Domisili
Penyedia layanan menetapkan batasan usia minimal bagi pendaftar, yaitu 21 tahun dan maksimal 70 tahun. Rentang usia ini dianggap sebagai usia produktif yang memiliki kemampuan finansial untuk melunasi tagihan.
Selain itu, layanan ini umumnya hanya tersedia bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Indonesia. Sistem akan mendeteksi lokasi pengguna saat melakukan pendaftaran, sehingga pastikan berada di wilayah Indonesia ketika mengajukan permohonan.
Memiliki Pekerjaan atau Penghasilan
Meskipun tidak selalu diminta slip gaji fisik, pengguna harus mencantumkan status pekerjaan dan detail penghasilan saat mengisi formulir. Informasi ini digunakan untuk menilai kemampuan bayar atau credit scoring.
Pengguna dengan penghasilan tetap cenderung memiliki peluang persetujuan lebih tinggi dibandingkan yang tidak memiliki aliran pendapatan jelas.
Cara Mengaktifkan PayLater Traveloka dengan Mudah
Setelah memastikan semua syarat terpenuhi, proses aktivasi dapat dilakukan langsung melalui aplikasi yang terpasang di ponsel pintar. Pastikan aplikasi Traveloka sudah diperbarui ke versi terbaru untuk menghindari bug atau kesalahan sistem saat proses pendaftaran.
Mengakses Menu PayLater di Aplikasi
Buka aplikasi Traveloka dan masuk ke akun yang sudah terdaftar. Pada halaman utama, biasanya terdapat ikon atau menu khusus bertuliskan “PayLater”. Jika tidak ditemukan di halaman depan, menu ini seringkali terletak di bagian “Akun Saya” atau “My Account”.
Klik tombol tersebut untuk memulai proses pendaftaran. Akan muncul informasi singkat mengenai keuntungan dan simulasi cicilan. Lanjutkan dengan menekan tombol untuk mendaftar.
Mengisi Data Pribadi dan Keluarga
Langkah selanjutnya adalah pengisian formulir digital. Data yang diminta meliputi informasi pribadi sesuai KTP, informasi pendidikan terakhir, status kepemilikan tempat tinggal, serta data pekerjaan.
Pengguna juga akan diminta untuk mencantumkan satu nomor kontak keluarga dekat yang tidak serumah sebagai kontak darurat. Pastikan nomor tersebut aktif dan bisa dihubungi. Kejujuran dalam pengisian data ini sangat penting karena akan dicocokkan dengan basis data kependudukan dan catatan kredit nasional.
Proses Verifikasi Wajah dan KTP
Tahap ini merupakan bagian paling sensitif dan sering gagal jika tidak dilakukan dengan benar. Pengguna diminta untuk mengambil foto KTP secara langsung menggunakan kamera aplikasi.
Posisikan KTP tepat di dalam bingkai yang tersedia di layar. Pastikan pencahayaan cukup terang, tidak ada pantulan cahaya (glare) pada plastik KTP, dan semua teks terbaca jelas.
Setelah foto KTP, langkah berikutnya adalah verifikasi wajah atau liveness detection. Pengguna harus melakukan swafoto (selfie) sambil memegang KTP atau sekadar melakukan gerakan wajah tertentu.
Sesuai instruksi (misalnya berkedip atau membuka mulut). Tujuannya adalah memastikan bahwa pengaju adalah orang asli yang sama dengan pemilik KTP, bukan foto statis atau penyalahgunaan data orang lain.
Berapa Lama Proses Verifikasi Berlangsung?
Setelah seluruh data dikirim, sistem akan melakukan peninjauan. Traveloka mengklaim proses verifikasi ini berlangsung cepat, biasanya antara 15 menit hingga 60 menit pada jam kerja.
Namun, dalam kondisi tertentu dimana volume pengajuan sedang tinggi atau diperlukan pengecekan manual lebih lanjut, proses ini bisa memakan waktu hingga 1×24 jam. Pengguna akan menerima notifikasi melalui aplikasi atau email mengenai status pengajuan, apakah disetujui atau ditolak.
Penyebab Umum Pengajuan PayLater Ditolak
Tidak semua pengajuan akan disetujui. Memahami alasan di balik penolakan dapat membantu pengguna untuk memperbaiki kesalahan sebelum mencoba kembali.
Kualitas Foto Dokumen Tidak Jelas
Sistem Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk memindai dokumen sangat sensitif terhadap kualitas gambar. Foto yang buram, terpotong, atau gelap akan menyebabkan sistem gagal mengekstrak data NIK dan nama. Akibatnya, verifikasi otomatis gagal dan pengajuan ditolak.
Data Tidak Sesuai atau Tidak Valid
Ketidakcocokan antara data yang diinput manual dengan data yang tertera di KTP adalah alasan fatal. Misalnya, kesalahan penulisan nama (typo) atau perbedaan tanggal lahir. Selain itu, nomor kontak keluarga yang tidak valid atau tidak aktif saat dihubungi oleh tim verifikasi juga bisa menjadi pemicu penolakan.
Riwayat Kredit Buruk
Sebagai layanan pembiayaan, Traveloka dan mitranya akan mengecek riwayat kredit calon pengguna melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK atau biro kredit lainnya.
Jika ditemukan riwayat kredit macet (kredit bermasalah) di platform pinjaman lain atau bank, besar kemungkinan pengajuan PayLater Traveloka akan ditolak demi memitigasi risiko gagal bayar.
Tips Agar Pendaftaran PayLater Cepat Disetujui
Meningkatkan peluang persetujuan bisa dilakukan dengan beberapa strategi sederhana namun efektif. Pertama, jadilah pengguna aktif di Traveloka sebelum mengajukan PayLater.
Akun yang memiliki riwayat transaksi pembelian tiket atau hotel sebelumnya dianggap lebih kredibel dibandingkan akun yang baru saja dibuat hari itu juga (akun bodong).
Kedua, pastikan seluruh kontak yang dicantumkan, baik nomor pribadi maupun kontak darurat, dalam kondisi aktif. Terkadang tim analis akan melakukan panggilan acak untuk memverifikasi kebenaran data.
Ketiga, lakukan pendaftaran pada jam kerja operasional (Senin-Jumat, pukul 08.00 – 17.00). Pengajuan di luar jam kerja seringkali diproses lebih lambat atau tertumpuk dengan antrean hari berikutnya.
Limit Awal dan Sistem Bunga
Jika pengajuan disetujui, pengguna akan mendapatkan limit kredit awal. Besaran limit ini bervariasi untuk setiap individu, mulai dari Rp1.000.000 hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada profil risiko dan penghasilan.
Limit ini bersifat dinamis; artinya, limit dapat bertambah seiring dengan perilaku pembayaran yang baik dan frekuensi penggunaan.
Mengenai biaya, PayLater Traveloka menerapkan sistem bunga flat per bulan untuk skema cicilan. Besarannya kompetitif dibandingkan layanan sejenis. Terdapat juga biaya admin yang mungkin dikenakan pada setiap transaksi.
Penting untuk selalu membaca rincian kontrak digital saat persetujuan awal agar tidak terkejut dengan total tagihan yang harus dibayarkan nantinya. Keterlambatan pembayaran akan dikenakan denda harian yang cukup signifikan, sehingga disiplin membayar adalah kunci dalam menggunakan fitur ini.
Cara Menggunakan Limit untuk Transaksi
Setelah aktif, limit PayLater akan muncul sebagai salah satu opsi pembayaran saat checkout pesanan. Pengguna cukup memilih produk yang diinginkan (misal tiket pesawat), lanjut ke pembayaran, dan pilih “PayLater”.
Kemudian, pengguna dapat memilih opsi tenor cicilan yang diinginkan, apakah bayar penuh bulan depan (biasanya bunga lebih rendah atau 0%) atau dicicil beberapa bulan. Konfirmasi pembayaran biasanya memerlukan PIN atau OTP (One Time Password) demi keamanan.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan Cara Mengaktifkan PayLater Traveloka)
Apakah perlu kartu kredit untuk mendaftar PayLater Traveloka?
Tidak, pendaftaran PayLater Traveloka tidak memerlukan kartu kredit sama sekali. Syarat utamanya hanya KTP yang valid dan data pribadi yang sesuai. Layanan ini justru dirancang sebagai alternatif bagi pengguna yang tidak memiliki akses ke kartu kredit konvensional.
Berapa lama waktu tunggu verifikasi PayLater Traveloka?
Proses verifikasi biasanya memakan waktu antara 15 hingga 60 menit setelah data dikirimkan. Namun, dalam kondisi tertentu atau jika diperlukan pengecekan manual tambahan, proses ini bisa berlangsung maksimal hingga 1×24 jam kerja.
Mengapa pengajuan PayLater Traveloka saya ditolak?
Penyebab umum penolakan meliputi foto KTP yang buram atau tidak terbaca, data pribadi yang tidak sesuai dengan dokumen, atau kontak darurat yang tidak bisa dihubungi. Riwayat kredit yang buruk di SLIK OJK juga menjadi faktor utama kegagalan pengajuan.
Apakah limit PayLater bisa dicairkan menjadi uang tunai?
Tidak, limit PayLater Traveloka tidak dapat dicairkan (gesek tunai) menjadi uang tunai ke rekening bank. Limit tersebut hanya dapat digunakan untuk bertransaksi membeli produk dan layanan di dalam aplikasi Traveloka atau merchant mitra resmi.
Bagaimana cara menaikkan limit PayLater Traveloka?
Kenaikan limit dapat terjadi secara otomatis jika pengguna rutin menggunakan PayLater dan selalu membayar tagihan tepat waktu. Mempertahankan skor kredit yang baik dan meningkatkan level keanggotaan Traveloka juga dapat memicu penawaran kenaikan limit.
Kesimpulan
Mengaktifkan fitur pembayaran tunda di aplikasi perjalanan seperti Traveloka memberikan fleksibilitas finansial yang signifikan bagi pengguna. Prosesnya yang sepenuhnya digital, cepat, dan terintegrasi menjadikan fitur ini solusi praktis untuk kebutuhan perjalanan maupun gaya hidup.
Kunci keberhasilan aktivasi terletak pada validitas data, kualitas dokumen yang diunggah, serta rekam jejak finansial yang bersih. Dengan memahami seluruh prosedur dan syarat yang telah dijabarkan.
Pengguna dapat memanfaatkan fasilitas ini secara bijak untuk mempermudah transaksi tanpa mengganggu arus kas bulanan. Gunakanlah limit yang diberikan secara bertanggung jawab agar skor kredit tetap terjaga baik di masa depan.