Home » Berita » Kalender Hijriyah 2026 Lengkap 1447–1448 H, Tanggal Penting & Hari Besar Islam

Kalender Hijriyah 2026 Lengkap 1447–1448 H, Tanggal Penting & Hari Besar Islam

Rambay.id – Bagi umat Muslim, kehadiran tahun 2026 bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Masehi. Tahun ini memiliki makna spiritual yang mendalam karena beririsan dengan dua tahun dalam penanggalan Islam, yaitu penghujung 1447 Hijriyah dan permulaan 1448 Hijriyah.

Memahami Kalender Hijriyah 2026 sangat krusial, tidak hanya untuk menentukan kapan hari raya tiba, tetapi juga sebagai panduan dalam menyusun jadwal ibadah puasa wajib, puasa sunnah, pelaksanaan haji, hingga perencanaan cuti bersama keluarga.

Dalam ulasan kali ini, kita akan mengupas tuntas jadwal lengkap kalender Islam di tahun 2026, prediksi tanggal-tanggal penting, serta cara ibadah yang relevan. Simak informasi selengkapnya agar Anda tidak melewatkan momen-momen istimewa sepanjang tahun ini.

Pentingnya Memahami Konversi Kalender Masehi ke Hijriyah

Seringkali terjadi kebingungan di kalangan masyarakat mengenai perbedaan perhitungan antara kalender Masehi (Syamsiah) dan Hijriyah (Qamariyah). Kalender Masehi berbasis pada peredaran bumi mengelilingi matahari, sedangkan Hijriyah berbasis pada peredaran bulan mengelilingi bumi.

Akibat perbedaan ini, tahun Hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan tahun Masehi. Inilah sebabnya mengapa setiap tahunnya, bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri selalu maju sekitar 10 hingga 11 hari dari tanggal di tahun sebelumnya.

Di tahun 2026, pergeseran ini menempatkan bulan suci Ramadhan lebih awal, yakni di bulan Februari, membuat nuansa awal tahun 2026 sangat kental dengan atmosfer religius.

Mengapa Anda Perlu Kalender Hijriyah 2026?

  1. Persiapan Ibadah: Mengetahui kapan 1 Ramadhan 1447 H dimulai membantu Anda membayar utang puasa (Qadha) sebelum tenggat waktu habis.
  2. Jadwal Puasa Sunnah: Bagi Anda yang rutin menjalankan puasa Ayyamul Bidh (pertengahan bulan), kalender ini adalah pegangan wajib.
  3. Perencanaan Keuangan: Menyiapkan dana untuk Zakat, Hewan Kurban, dan Tunjangan Hari Raya (THR) memerlukan estimasi waktu yang akurat.
  4. Agenda Pernikahan & Syukuran: Banyak umat Muslim menghindari tanggal-tanggal tertentu atau justru mencari bulan-bulan penuh berkah seperti Syawal atau Dzulhijjah untuk melangsungkan hajat.

Timeline Transisi Tahun 1447 H ke 1448 H

Tahun 2026 akan diawali dengan bulan Rajab 1447 H dan diakhiri dengan bulan Rajab 1448 H. Berikut adalah gambaran umum transisi bulan-bulan Islam sepanjang tahun 2026:

Periode Awal Tahun (1447 Hijriyah)

  • Januari 2026: Bertepatan dengan bulan Rajab dan Sya’ban 1447 H. Ini adalah bulan-bulan persiapan menuju Ramadhan.
  • Februari 2026: Momen krusial di mana umat Islam diperkirakan mulai memasuki 1 Ramadhan 1447 H.
  • Maret 2026: Puncak ibadah puasa dan perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.
  • April – Mei 2026: Bulan Dzulqa’dah dan persiapan menuju Dzulhijjah (Bulan Haji).
  • Juni 2026: Pelaksanaan Ibadah Haji dan Idul Adha 1447 H.
Baca Juga  Kalender 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah dan Hari Libur

Periode Pertengahan hingga Akhir Tahun (1448 Hijriyah)

  • Juni – Juli 2026: Pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 H.
  • Agustus – Desember 2026: Meliputi bulan Safar, Rabiul Awal (Maulid Nabi), Rabiul Akhir, Jumadil Awal, hingga Jumadil Akhir 1448 H.

Daftar Lengkap Tanggal Penting & Hari Besar Islam 2026

Berikut adalah estimasi tanggal-tanggal penting dalam Kalender Hijriyah 2026. Harap dicatat bahwa tanggal pasti untuk 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 10 Dzulhijjah di Indonesia.

Biasanya menunggu keputusan Sidang Isbat dari Kementerian Agama (Kemenag) atau maklumat dari ormas Islam besar seperti Muhammadiyah dan NU, yang mendasarkan pada metode Hisab dan Rukyat.

Namun, berdasarkan perhitungan hisab global (astronomi), berikut adalah prediksinya:

Tanggal Masehi (Estimasi)Tanggal HijriyahPeristiwa / Hari Besar Islam
15 Januari 202627 Rajab 1447 HIsra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
04 Februari 202615 Sya’ban 1447 HMalam Nisfu Sya’ban
18 Februari 20261 Ramadhan 1447 HAwal Puasa Ramadhan 1447 H
06 Maret 202617 Ramadhan 1447 HNuzulul Quran
10-19 Maret 202621-30 Ramadhan 1447 H10 Hari Terakhir Ramadhan (Lailatul Qadar)
20 Maret 20261 Syawal 1447 HHari Raya Idul Fitri 1447 H
27 Mei 202610 Dzulhijjah 1447 HHari Raya Idul Adha 1447 H
28-30 Mei 202611-13 Dzulhijjah 1447 HHari Tasyrik (Haram Berpuasa)
17 Juni 20261 Muharram 1448 HTahun Baru Islam 1448 H
26 Juni 202610 Muharram 1448 HPuasa Asyura
27 Agustus 202612 Rabiul Awal 1448 HMaulid Nabi Muhammad SAW
Desember 2026Rajab 1448 HMemasuki Bulan Rajab Kembali

> Catatan Penting: Tanggal di atas dapat bergeser 1 hari tergantung pada visibilitas hilal (bulan sabit muda) di lokasi masing-masing.

Sorotan Utama Ibadah di Tahun 2026

Untuk memberikan panduan yang lebih mendalam, mari kita bahas secara spesifik momen-momen terbesar dalam kalender Islam 2026 ini.

1. Awal Puasa Ramadhan 1447 H (Februari 2026)

Tahun 2026 menyajikan dinamika yang unik karena Ramadhan jatuh sepenuhnya di awal tahun masehi. Diperkirakan 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 atau Kamis, 19 Februari 2026.

Ini berarti, bulan Januari 2026 adalah waktu yang sangat krusial untuk melunasi utang puasa tahun sebelumnya. Bagi pekerja kantoran, ini juga sinyal untuk mulai merencanakan cuti atau pengaturan jam kerja yang lebih fleksibel di bulan Februari dan Maret.

Tips Menyambut Ramadhan 2026:

  • Selesaikan Qadha puasa sebelum pertengahan Sya’ban (awal Februari).
  • Lakukan medical check-up ringan karena cuaca di bulan Februari di Indonesia biasanya masih dalam fase musim hujan, sehingga ketahanan tubuh sangat dibutuhkan.
Baca Juga  Pengumuman PPPK BGN 2025, Ini Hasil Seleksi dan Jadwal Selanjutnya

2. Hari Raya Idul Fitri 1447 H (Maret 2026)

Hari kemenangan diprediksi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Ini adalah long weekend potensial. Jika Idul Fitri jatuh pada hari Jumat, maka rangkaian libur dan cuti bersama kemungkinan akan membentang hingga pekan berikutnya.

Momen ini sangat dinantikan untuk mudik. Mengingat Idul Fitri 2026 masih berada di kuartal pertama tahun, pastikan Anda telah menabung untuk THR dan kebutuhan mudik sejak akhir 2025.

3. Ibadah Haji dan Idul Adha 1447 H (Mei 2026)

Bulan Dzulhijjah 1447 H diperkirakan dimulai pada pertengahan Mei 2026.

  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): Sekitar 26 Mei 2026.
  • Idul Adha (10 Dzulhijjah): Sekitar 27 Mei 2026.

Bagi calon jemaah haji Indonesia, pemberangkatan kloter pertama kemungkinan besar akan dimulai pada pertengahan atau akhir April 2026. Bagi yang tidak berhaji, persiapan hewan kurban sebaiknya dilakukan sejak bulan Maret atau April untuk mendapatkan harga terbaik.

Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh 2026

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW adalah puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah (saat bulan purnama).

Berikut adalah estimasi jadwal Puasa Ayyamul Bidh di tahun 2026 untuk referensi ibadah Anda:

  • Rajab 1447 H: 2-4 Januari 2026
  • Sya’ban 1447 H: 1-3 Februari 2026
  • Syawal 1447 H: 1-3 April 2026
  • Dzulqa’dah 1447 H: 30 April – 2 Mei 2026
  • Dzulhijjah 1447 H: (Bertepatan dengan hari Tasyrik, maka Diharamkan Puasa)
  • Muharram 1448 H: 29-31 Juni 2026
  • Safar 1448 H: 28-30 Juli 2026
  • Rabiul Awal 1448 H: 27-29 Agustus 2026
  • Rabiul Akhir 1448 H: 25-27 September 2026
  • Jumadil Awal 1448 H: 25-27 Oktober 2026
  • Jumadil Akhir 1448 H: 23-25 November 2026

Disclaimer: Jadwal puasa sunnah ini bergantung pada penetapan tanggal 1 bulan Hijriyah di setiap bulannya.

Mengenal Bulan-Bulan Haram di Tahun 2026

Dalam kalender Hijriyah, terdapat empat bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum), di mana amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, dan dosa dilipatgandakan balasannya. Keempat bulan tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Di tahun 2026, Anda akan melewati bulan-bulan mulia ini pada:

  1. Rajab 1447 H: Januari 2026.
  2. Dzulqa’dah 1447 H: Mei 2026.
  3. Dzulhijjah 1447 H: Mei – Juni 2026.
  4. Muharram 1448 H: Juni – Juli 2026.
  5. Rajab 1448 H: Desember 2026.
Baca Juga  Asuransi Pendidikan Anak Terbaik 2026, Premi Terjangkau dan Manfaat Maksimal

Mengetahui posisi bulan-bulan ini di tahun 2026 sangat penting bagi Anda yang ingin meningkatkan kualitas spiritual. Disarankan untuk memperbanyak sedekah, puasa sunnah, dan menjauhi maksiat terutama di periode-periode tersebut.

Metode Penentuan: Hisab vs Rukyat di Indonesia

Dalam konteks Indonesia, perbedaan tanggal sering terjadi karena perbedaan metode yang digunakan oleh organisasi Islam. Untuk tahun 2026, penting untuk memahami dua metode utama ini agar Anda tidak bingung jika terjadi perbedaan penetapan hari raya:

  1. Metode Hisab (Perhitungan Astronomi): Metode ini digunakan oleh Muhammadiyah. Hisab menghitung posisi bulan secara matematis dan astronomis. Biasanya, ormas yang menggunakan hisab dapat menentukan tanggal jauh-jauh hari, bahkan bertahun-tahun sebelumnya. Tabel di atas sebagian besar mengacu pada prediksi hisab global.
  2. Metode Rukyatul Hilal (Observasi Langsung): Metode ini digunakan oleh Nahdlatul Ulama (NU) dan diadopsi oleh Pemerintah RI (Kemenag). Penentuan tanggal 1 bulan baru (terutama Ramadhan, Syawal, Dzulhijjah) dilakukan dengan melihat bulan sabit secara langsung pada tanggal 29 bulan berjalan. Jika bulan tidak terlihat karena mendung atau posisinya terlalu rendah, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari (Istikmal).

Apa implikasinya untuk 2026? Meskipun teknologi astronomi semakin canggih dan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) telah disepakati untuk menyatukan metode, potensi perbedaan tetap ada.

Oleh karena itu, bagi masyarakat awam, langkah paling aman adalah menunggu pengumuman resmi Pemerintah melalui Sidang Isbat.

Kesimpulan

Kalender Hijriyah 2026 menyajikan rentetan peristiwa ibadah yang padat, dimulai dari persiapan Ramadhan di awal tahun Masehi (Februari) hingga perayaan Idul Fitri di bulan Maret dan Idul Adha di bulan Mei.

Tahun 2026 mencakup akhir tahun 1447 H dan awal tahun 1448 H, memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan ketakwaan.

Dengan mengetahui prediksi tanggal-tanggal penting ini, Anda dapat merancang agenda kehidupan duniawi dan ukhrawi dengan lebih seimbang. Mulai dari mengajukan cuti kerja untuk mudik.

Mempersiapkan tabungan kurban, hingga menjadwalkan puasa sunnah. Jadikan Kalender Hijriyah 2026 ini sebagai kompas spiritual Anda untuk menjalani tahun yang penuh keberkahan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kalender Hijriyah 2026

1. Kapan puasa Ramadhan 2026 dimulai?

Berdasarkan perhitungan hisab, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026, atau Kamis, 19 Februari 2026. Kepastian tanggal menunggu Sidang Isbat Kemenag.

2. Kapan Lebaran Idul Fitri 2026?

Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H diprediksi jatuh pada tanggal 20 Maret 2026.

3. Berapa hari libur Idul Fitri 2026?

Pemerintah biasanya menetapkan cuti bersama yang mengapit hari raya. Jika Idul Fitri jatuh pada 20 Maret (Jumat), kemungkinan besar cuti bersama akan berlangsung sekitar tanggal 18, 19, 23, dan 24 Maret 2026, namun ini menunggu SKB 3 Menteri terbaru.

4. Kapan Tahun Baru Islam 2026?

Tahun Baru Islam, yaitu 1 Muharram 1448 H, diperkirakan jatuh pada hari Rabu, 17 Juni 2026.

5. Apakah Idul Fitri 2026 akan serentak?

Potensi perbedaan selalu ada tergantung posisi hilal. Namun, dengan kriteria MABIMS baru (tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat), diharapkan ormas Islam di Indonesia dapat merayakan Idul Fitri secara serentak di tahun 2026.

6. Tanggal berapa puasa Arafah 2026?

Puasa Arafah (9 Dzulhijjah 1447 H) diperkirakan jatuh pada tanggal 26 Mei 2026, sehari sebelum Idul Adha.

Leave a Comment