Home » Tutorial » Cara Beli Saham Bank BRI 2026 untuk Pemula, Modal Terjangkau

Cara Beli Saham Bank BRI 2026 untuk Pemula, Modal Terjangkau

Rambay.id – Investasi saham kini bukan lagi hal eksklusif bagi pemilik modal besar. Di tahun 2026, akses pasar modal Indonesia semakin terbuka lebar bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan pekerja pemula.

Salah satu emiten favorit yang kerap menjadi pilihan utama adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan kode saham BBRI. Dikenal sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia, BBRI menawarkan stabilitas dan potensi pertumbuhan menarik bagi investor jangka panjang.

Memahami mekanisme pembelian saham BBRI menjadi langkah awal penting dalam perjalanan investasi. Prosesnya kini jauh lebih sederhana berkat digitalisasi layanan sekuritas. Calon investor tidak perlu lagi datang ke kantor cabang fisik sekuritas, melainkan cukup menggunakan aplikasi di ponsel pintar.

Ulasan berikut akan menguraikan secara rinci langkah-langkah, persiapan, hingga strategi memiliki saham bank pelat merah ini dengan modal yang ramah di kantong.

Mengapa Memilih Saham Bank BRI (BBRI) di Tahun 2026?

Sebelum masuk ke teknis pembelian, penting untuk memahami alasan di balik popularitas saham ini. Bank BRI memiliki posisi unik dalam ekosistem perbankan nasional, terutama fokusnya pada segmen UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Fundamental Kuat dan Kinerja Stabil

Bank BRI konsisten mencatatkan kinerja keuangan yang solid. Sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia, perseroan memiliki kemampuan mencetak laba bersih yang signifikan setiap tahunnya.

Fokus pada kredit mikro memberikan margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) yang tinggi dibandingkan bank buku IV lainnya. Bagi investor, fundamental kuat ini memberikan rasa aman, terutama di tengah fluktuasi ekonomi global yang mungkin terjadi.

Potensi Dividen Rutin

Salah satu daya tarik utama BBRI adalah loyalitasnya dalam membagikan dividen. Pemegang saham berhak mendapatkan pembagian laba perusahaan yang biasanya dibayarkan satu atau dua kali dalam setahun.

Rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio) BRI seringkali berada di angka yang menggiurkan, menjadikannya pilihan tepat bagi pencari pendapatan pasif (passive income).

Memegang saham ini dalam jangka panjang berpotensi memberikan keuntungan ganda, yaitu dari kenaikan harga saham (capital gain) dan dividen tunai.

Persiapan Sebelum Membeli Saham BBRI

Investasi saham memerlukan persiapan administratif dan finansial. Berbeda dengan menabung di bank konvensional, pembelian saham dilakukan melalui perantara pedagang efek atau perusahaan sekuritas.

Dokumen dan Syarat Pendaftaran

Proses pembukaan akun saham kini telah terintegrasi secara digital (full online). Calon investor perlu menyiapkan beberapa dokumen dalam bentuk digital (foto) agar proses verifikasi berjalan lancar. Syarat umum meliputi:

  • KTP elektronik (e-KTP) yang masih berlaku.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Meski beberapa sekuritas memperbolehkan pendaftaran tanpa NPWP dengan mengisi surat pernyataan, memiliki NPWP lebih disarankan.
  • Buku tabungan pribadi atau akses mobile banking untuk konfirmasi nomor rekening.
  • Tanda tangan di atas kertas putih untuk difoto.
Baca Juga  KUR BRI: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran Terbaru

Menentukan Modal Awal Investasi

Berapa modal yang dibutuhkan? Di Bursa Efek Indonesia (BEI), pembelian minimal adalah 1 lot, yang setara dengan 100 lembar saham. Jika diasumsikan harga saham BBRI berada di kisaran Rp5.000 per lembar, maka modal yang dibutuhkan untuk membeli 1 lot adalah Rp500.000.

Ditambah dengan biaya transaksi (fee beli) yang biasanya berkisar antara 0,15% hingga 0,19%, total dana yang perlu disiapkan sedikit di atas harga 1 lot tersebut. Nominal ini tergolong terjangkau dibandingkan instrumen investasi properti atau deposito.

Memilih Aplikasi Sekuritas Terpercaya

Langkah selanjutnya adalah memilih “kendaraan” untuk bertransaksi. Perusahaan sekuritas bertindak sebagai perantara antara investor dengan Bursa Efek Indonesia.

Kriteria Sekuritas yang Aman

Keamanan dana adalah prioritas nomor satu. Pastikan memilih perusahaan sekuritas yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, perhatikan fitur aplikasi yang ditawarkan.

Aplikasi yang ramah pengguna (user-friendly) akan sangat membantu pemula dalam memantau pergerakan harga dan melakukan transaksi. Fitur seperti data real-time, grafik analisis teknikal, dan laporan riset harian menjadi nilai tambah.

Rekomendasi Aplikasi Populer

Di tahun 2026, beberapa aplikasi sekuritas mendominasi pasar ritel karena kemudahan penggunaannya. Aplikasi seperti IPOT, Ajaib, Stockbit, atau BRIGHTS (milik BRI Danareksa Sekuritas) sering menjadi rujukan.

BRIGHTS misalnya, menawarkan integrasi yang baik bagi nasabah yang sudah memiliki rekening Bank BRI, memudahkan proses pemindahan dana. Setiap aplikasi memiliki keunggulan masing-masing, baik dari sisi tampilan antarmuka maupun besaran biaya transaksi.

Langkah Demi Langkah Cara Beli Saham Bank BRI

Setelah dokumen siap dan aplikasi terunduh, berikut adalah tahapan teknis untuk memiliki saham BBRI.

1. Registrasi dan Pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN)

Lakukan pendaftaran pada aplikasi sekuritas pilihan. Isi data diri sesuai KTP, unggah dokumen yang diminta, dan lakukan verifikasi wajah (video liveness). Setelah data terkirim, pihak sekuritas akan memproses pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).

RDN adalah rekening khusus atas nama investor yang digunakan untuk menampung dana transaksi saham, terpisah dari rekening operasional sekuritas maupun rekening pribadi. Proses ini biasanya memakan waktu 1×24 jam hingga 2 hari kerja.

Baca Juga  Cara Daftar KUR BRI 2026 Online Terbaru, Syarat, Plafon, dan Bunga Rendah

2. Top Up Saldo RDN

Setelah RDN aktif, investor akan mendapatkan nomor rekening RDN (biasanya di bank administrator seperti BCA, Mandiri, atau BRI). Lakukan transfer dana dari rekening pribadi ke nomor RDN tersebut melalui ATM, mobile banking, atau internet banking.

Pastikan nominal transfer mencukupi untuk pembelian minimal 1 lot BBRI ditambah estimasi biaya transaksi. Dana yang masuk ke RDN akan muncul sebagai “Buying Power” atau “Cash on Hand” di aplikasi.

3. Melakukan Order Beli (Buy Order)

Masuk ke menu perdagangan (Trade/Order) di aplikasi. Cari kode saham “BBRI” pada kolom pencarian. Tampilan akan menunjukkan kolom Bid (permintaan beli) dan Offer/Ask (penawaran jual).

  • Harga Pasar (Hajar Kanan): Jika ingin mendapatkan saham secara instan, masukkan harga sesuai dengan harga terendah di kolom Offer/Ask.
  • Antre Beli (Limit Order): Jika ingin membeli di harga yang lebih murah, masukkan harga di bawah harga pasar saat ini (sesuai kolom Bid atau lebih rendah). Transaksi baru akan berhasil (match) jika harga pasar turun menyentuh harga antrean tersebut. Masukkan jumlah lot yang diinginkan (minimal 1), lalu klik tombol “Buy” atau “Beli”.

Strategi Investasi Saham BRI untuk Pemula

Membeli saham hanyalah langkah awal. Mengelola portofolio agar bertumbuh memerlukan strategi yang tepat, terutama bagi pemodal dengan dana terbatas.

Metode Dollar Cost Averaging (DCA)

Alih-alih menunggu waktu terbaik untuk membeli (timing the market) yang sulit diprediksi, investor pemula disarankan menggunakan metode DCA. Strategi ini dilakukan dengan cara rutin membeli saham BBRI dengan nominal yang sama setiap bulan, tanpa mempedulikan harga saham sedang naik atau turun.

Contohnya, menyisihkan Rp500.000 setiap tanggal gajian untuk membelikan saham BBRI. Dalam jangka panjang, metode ini akan menghasilkan harga rata-rata pembelian yang optimal dan mengurangi risiko kerugian akibat volatilitas pasar jangka pendek.

Menahan Saham untuk Jangka Panjang (Long Term)

Saham blue chip seperti BBRI lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka panjang (di atas 3-5 tahun). Kenaikan harga saham perbankan biasanya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi negara.

Dengan menahan saham dalam periode lama, investor dapat menikmati keuntungan majemuk (compounding interest) dari penginvestasian kembali dividen yang diterima. Hindari panik menjual (panic selling) saat harga terkoreksi sesaat, karena fluktuasi adalah hal wajar di pasar saham.

Baca Juga  Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online Lewat HP, Tanpa Perlu ke Cabang

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Setiap instrumen investasi mengandung risiko, termasuk saham BBRI. Risiko utama meliputi penurunan harga saham (capital loss) akibat sentimen pasar negatif atau kinerja perusahaan yang menurun. Selain itu, terdapat risiko likuiditas jika pasar sedang sepi.

Meski hal ini jarang terjadi pada saham sekelas BRI yang sangat likuid. Risiko delisting (dihapus dari bursa) sangat kecil kemungkinannya bagi BUMN besar, namun tetap menjadi pengetahuan dasar yang perlu diketahui.

Pemahaman mendalam tentang laporan keuangan dan kondisi makroekonomi akan membantu memitigasi risiko-risiko tersebut.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah saya bisa membeli saham BRI langsung ke kantor bank?

Pembelian saham tidak dapat dilakukan secara langsung di kantor cabang bank (teller). Investor wajib membeli melalui Perusahaan Sekuritas yang memiliki aplikasi trading online dan terdaftar resmi di Bursa Efek Indonesia.

Berapa minimal uang untuk beli saham BRI?

Minimal pembelian adalah 1 lot (100 lembar). Jika harga per lembar diasumsikan Rp5.000, maka modal minimal sekitar Rp500.000 ditambah sedikit biaya transaksi sekuritas (sekitar 0,15%-0,19%).

Apakah mahasiswa tanpa NPWP bisa daftar akun saham?

Bisa. Banyak sekuritas mengizinkan pembukaan rekening saham tanpa NPWP dengan mengisi formulir pernyataan tidak memiliki NPWP. Biasanya diperlukan tambahan dokumen seperti Kartu Keluarga saat pendaftaran.

Kapan waktu terbaik membeli saham BBRI?

Bagi investor jangka panjang, waktu terbaik adalah saat memiliki dana dingin, atau menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (rutin bulanan). Secara teknikal, pembelian ideal dilakukan saat harga terkoreksi (turun) namun fundamental tetap bagus.

Apakah saham BRI membagikan keuntungan setiap bulan?

Tidak. Pembagian keuntungan atau dividen biasanya dilakukan satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Bukan bersifat bulanan seperti bunga deposito.

Kesimpulan

Membeli saham Bank BRI (BBRI) di tahun 2026 merupakan keputusan finansial strategis bagi pemula yang ingin membangun aset masa depan. Dengan modal yang relatif terjangkau, siapa saja dapat menjadi pemilik sebagian kecil dari bank terbesar di Indonesia ini.

Kunci keberhasilan investasi ini terletak pada konsistensi, pemilihan aplikasi sekuritas yang aman, serta pemahaman akan fundamental perusahaan. Mulailah langkah investasi sekarang, lakukan analisis mandiri, dan terapkan disiplin menabung saham untuk mencapai kebebasan finansial di masa mendatang.