Home » Ekonomi » Biaya Admin Transfer Antar Bank Termurah 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Biaya Admin Transfer Antar Bank Termurah 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Rambay.id – Efisiensi dalam pengelolaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan seberapa besar pemasukan yang diterima, tetapi juga seberapa cermat pengeluaran dikelola, termasuk biaya-biaya kecil yang sering terabaikan seperti biaya administrasi transfer.

Di tahun 2026, lanskap perbankan Indonesia semakin kompetitif dengan hadirnya berbagai inovasi layanan keuangan yang menawarkan tarif bersaing. Bagi nasabah yang sering melakukan mobilitas dana antar rekening.

Mengetahui daftar biaya admin transfer antar bank termurah menjadi kebutuhan mendesak untuk menekan pengeluaran bulanan yang tidak perlu.

Perubahan infrastruktur pembayaran nasional yang didorong oleh Bank Indonesia melalui BI-FAST telah mengubah peta persaingan tarif. Jika beberapa tahun lalu biaya Rp6.500 per transaksi dianggap wajar.

Kini angka tersebut dinilai terlalu tinggi oleh sebagian besar masyarakat. Banyak institusi keuangan, mulai dari bank konvensional, bank digital, hingga dompet elektronik (e-wallet), berlomba memberikan penawaran terbaik.

Mulai dari penurunan tarif hingga pembebasan biaya alias gratis sepenuhnya. Ulasan berikut akan menguraikan secara mendalam perbandingan biaya transaksi dari berbagai penyedia layanan keuangan di tahun 2026.

Evolusi Biaya Transfer di Indonesia: Dari SKN hingga BI-FAST

Sebelum masuk ke daftar spesifik, pemahaman mengenai metode transfer sangat penting karena metode inilah yang menentukan besaran biaya. Pada dasarnya, terdapat tiga mekanisme utama yang mendominasi transaksi perbankan di Indonesia saat ini.

Real-Time Online (RTO)

Metode ini adalah yang paling konvensional dan sudah lama digunakan. Keunggulannya adalah dana sampai seketika itu juga (real-time).

Namun, biayanya relatif paling mahal dibandingkan metode modern lainnya, yaitu rata-rata Rp6.500 per transaksi. Meskipun mahal, metode ini masih menjadi opsi cadangan jika sistem lain sedang mengalami pemeliharaan.

Sistem Kliring Nasional (SKN/LLG)

Dahulu, SKN menjadi opsi lebih murah dengan biaya sekitar Rp2.900, namun memiliki kelemahan besar yaitu dana tidak sampai secara instan (membutuhkan waktu beberapa jam atau hari kerja). Di tahun 2026, popularitas SKN semakin menurun seiring dominasi BI-FAST yang menawarkan harga lebih murah dengan kecepatan instan.

BI-FAST

Inovasi dari Bank Indonesia ini menjadi standar baru “murah dan cepat”. Dengan tarif maksimal Rp2.500 per transaksi, BI-FAST memungkinkan transfer real-time 24/7. Hampir seluruh bank di Indonesia pada tahun 2026.

Telah mengadopsi sistem ini sebagai opsi default bagi nasabah mereka. Bahkan, banyak bank digital mensubsidi biaya Rp2.500 ini sehingga menjadi gratis bagi pengguna.

Daftar Biaya Admin Transfer Bank Konvensional (Himbara & Swasta)

Bank-bank besar dengan jaringan luas biasanya mengenakan biaya standar untuk menjaga infrastruktur layanan mereka. Berikut adalah rincian biaya untuk bank kategori BUKU 4 yang paling banyak digunakan masyarakat.

1. Bank Central Asia (BCA)

BCA tetap menjadi salah satu bank transaksional utama. Melalui aplikasi myBCA dan BCA Mobile, nasabah dikenakan biaya Rp2.500 untuk layanan BI-FAST ke bank lain.

Baca Juga  Aplikasi Trading Saham untuk Pemula, Ini Cara Memilih yang Aman

Sedangkan untuk transfer Real-Time Online, tarifnya adalah Rp6.500. BCA juga kerap memberikan promo khusus bagi nasabah prioritas atau pengguna layanan tertentu yang memungkinkan bebas biaya admin dalam periode terbatas.

2. Bank Mandiri

Sebagai salah satu bank BUMN terbesar, Bank Mandiri melalui Livin’ by Mandiri menawarkan fitur BI-FAST dengan tarif Rp2.500. Keunggulan aplikasi ini terletak pada kestabilan sistem.

Untuk transfer online biasa, biaya yang dikenakan tetap Rp6.500. Namun, bagi nasabah dengan saldo rata-rata tertentu (Mandiri Prioritas), terdapat fasilitas bebas biaya transfer yang bisa dinikmati.

3. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

BRI melalui aplikasi BRImo mencatatkan pertumbuhan pengguna yang masif hingga 2026. Tarif transfer antar bank menggunakan BI-FAST di BRImo dipatok sebesar Rp2.500.

Sama seperti kompetitornya, biaya transfer online konvensional adalah Rp6.500. BRI sering mengadakan program undian dan poin yang bisa ditukarkan untuk menutupi biaya administrasi, meskipun secara default biayanya berbayar.

4. Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI Mobile Banking menyediakan opsi transfer BI-FAST seharga Rp2.500 dan Real-Time Online seharga Rp6.500. BNI juga memiliki berbagai jenis tabungan, seperti BNI Taplus Muda, yang menyasar segmen milenial namun tetap mengenakan tarif standar untuk transfer antar bank kecuali ada program promosi spesifik.

Bank Digital dengan Penawaran Transfer Termurah

Jika mencari opsi biaya admin transfer antar bank termurah 2026, bank digital adalah rajanya. Dengan struktur operasional yang minim biaya fisik (tanpa kantor cabang yang banyak), bank digital mampu “membakar uang” untuk mensubsidi biaya transfer nasabah.

SeaBank

SeaBank konsisten menjadi favorit bagi pelaku UMKM dan pengguna e-commerce. Bank ini menawarkan gratis biaya transfer ke semua bank dengan kuota harian yang sangat longgar (biasanya 100 kali per bulan atau bahkan tanpa batas tergantung kebijakan terbaru).

Jika kuota habis, biaya yang dikenakan pun sangat rendah, seringkali masih disubsidi di bawah tarif BI-FAST standar.

Bank Jago

Bank Jago menerapkan sistem level akun. Semakin tinggi saldo rata-rata nasabah, semakin banyak kuota gratis transfer yang didapatkan.

  • Level Jagoan: Biasanya mendapatkan kuota gratis transfer sekitar 150 kali per bulan.
  • Akun Standar: Mendapatkan kuota terbatas (misalnya 3-5 kali), setelah itu dikenakan biaya Rp2.500 (BI-FAST).Sistem ini adil karena mendorong nasabah untuk menabung lebih banyak demi mendapatkan keuntungan transaksional.

Neo Commerce (BNC)

Melalui aplikasi Neobank, BNC dikenal royal dalam memberikan kuota transfer gratis. Pengguna baru dan pengguna aktif sering kali mendapatkan fasilitas bebas biaya admin tanpa syarat saldo minimum yang memberatkan. Ini menjadikan Neobank salah satu opsi terbaik untuk transaksi nominal kecil namun frekuensinya tinggi.

Baca Juga  Aplikasi PayLater Terbaik 2026, Resmi OJK, Bunga Rendah, dan Mudah Disetujui

Blu by BCA Digital

Meskipun merupakan anak perusahaan BCA, Blu beroperasi secara digital penuh. Blu menawarkan gratis biaya transfer ke rekening BCA tanpa batas.

Untuk ke bank lain, terdapat kuota gratis (biasanya 20 kali per bulan) yang bisa didapatkan jika nasabah mempertahankan saldo rata-rata tertentu bulan sebelumnya. Setelah kuota habis, tarif kembali ke Rp2.500 (BI-FAST).

Jenius (BTPN)

Jenius menggunakan sistem “Awards” berdasarkan saldo rata-rata bulan sebelumnya.

  • Level Basic: Kuota gratis transfer sangat minim atau tidak ada.
  • Level Smart & Jenius: Bisa mendapatkan kuota gratis transfer antar bank hingga 25-50 kali per bulan.Sistem ini cocok bagi nasabah yang menjadikan Jenius sebagai rekening tabungan utama, bukan sekadar rekening numpang lewat.

Perbandingan Aplikasi Pihak Ketiga dan Dompet Digital

Selain bank, aplikasi pihak ketiga dan dompet digital (e-wallet) menjadi alternatif populer untuk menekan biaya admin.

Flip

Flip masih menjadi juara bertahan sebagai aplikasi perantara transfer antar bank tanpa biaya admin. Mekanismenya adalah menggunakan transfer sesama bank (in-house transfer) yang kemudian diteruskan ke rekening tujuan.

Meskipun prosesnya kadang membutuhkan waktu sedikit lebih lama dibandingkan direct transfer (tergantung antrian), penghematan Rp2.500 hingga Rp6.500 per transaksi sangat terasa bagi pengguna yang rutin bertransaksi.

Di tahun 2026, Flip juga menyediakan opsi transfer instan berbayar murah bagi yang tidak ingin mengantri.

DANA

DANA memberikan kuota gratis transfer ke rekening bank sebanyak 10 kali setiap bulan. Setelah kuota habis, pengguna dikenakan biaya layanan yang kompetitif (sekitar Rp2.500 atau lebih murah tergantung promo).

Fitur “Kirim Uang” di DANA sangat mudah digunakan dan menjadi favorit bagi pengguna yang tidak memiliki rekening bank digital.

OVO dan GoPay

Kedua raksasa e-wallet ini pada tahun 2026 lebih fokus pada integrasi ekosistem. GoPay (bagian dari GoTo) menawarkan gratis transfer ke Bank Jago tanpa batas.

Sementara OVO (terafiliasi dengan Grab dan Tokopedia) sering memberikan promo cashback biaya transfer dalam bentuk poin, meskipun biaya admin dasarnya tetap ada (biasanya Rp2.500 untuk transfer ke bank).

Strategi Meminimalkan Pengeluaran Biaya Transfer

Menghindari biaya admin sepenuhnya sangat mungkin dilakukan dengan strategi yang tepat. Berikut adalah langkah-langkah taktis yang bisa diterapkan oleh nasabah cerdas:

  1. Manfaatkan Kuota Bank Digital: Buka setidaknya satu rekening bank digital (seperti SeaBank, Jago, atau Neo) khusus untuk “hub” transfer. Saat menerima gaji di bank konvensional, pindahkan dana sekali saja ke bank digital (biaya Rp2.500), lalu lakukan distribusi ke rekening lain secara gratis dari bank digital tersebut.
  2. Gunakan Aplikasi Perantara: Untuk transaksi yang tidak mendesak (bukan darurat), gunakan aplikasi seperti Flip. Pastikan transaksi dilakukan pada jam kerja operasional untuk mempercepat proses verifikasi.
  3. Pertahankan Saldo Minimum: Jika menggunakan bank seperti Jenius atau CIMB Niaga, usahakan saldo mengendap di atas batas minimum level loyalitas untuk membuka kunci fitur gratis transfer bulan berikutnya.
  4. Cek Opsi BI-FAST: Jangan pernah memilih opsi “Real-Time Online” kecuali dalam keadaan darurat atau jika sistem BI-FAST sedang down. Selisih Rp4.000 per transaksi akan terakumulasi menjadi jumlah besar dalam setahun.
Baca Juga  KUR BRI Ditolak Padahal BI Checking Aman? Ini Solusi dan Penyebab yang Jarang Diketahui

Tabel Ringkasan Biaya Transfer 2026

Nama Bank / AplikasiBiaya BI-FASTBiaya RTOFitur Gratis Transfer
BCA / Mandiri / BNIRp2.500Rp6.500Terbatas (Nasabah Prioritas)
SeaBankGratis / Rp2.500Kuota Gratis Harian/Bulanan
Bank JagoGratis / Rp2.500Hingga 150x (Tergantung Level)
NeobankGratis / Rp2.500Kuota Gratis tanpa syarat saldo berat
FlipRp0Gratis (Mekanisme Kliring Internal)
DANARp0 / Rp2.50010x per bulan

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Biaya Admin Transfer Antar Bank Termurah)

Berapa biaya standar transfer BI-FAST di tahun 2026?

Biaya standar untuk layanan BI-FAST yang ditetapkan oleh Bank Indonesia adalah maksimal Rp2.500 per transaksi. Namun, banyak bank digital mensubsidi biaya ini sehingga menjadi gratis bagi nasabah mereka.

Bank apa saja yang menawarkan gratis biaya transfer antar bank?

Bank digital seperti SeaBank, Bank Jago, Neobank, dan Allo Bank umumnya menawarkan kuota gratis transfer bulanan. Jumlah kuota bervariasi tergantung kebijakan masing-masing bank dan saldo rata-rata yang dimiliki nasabah.

Apa perbedaan utama antara Real-Time Online dan BI-FAST?

Perbedaan utamanya terletak pada biaya dan infrastruktur. Real-Time Online biasanya mengenakan biaya Rp6.500 per transaksi, sedangkan BI-FAST lebih murah yakni Rp2.500. Keduanya sama-sama memproses uang secara instan (real-time).

Apakah aplikasi Flip masih gratis untuk digunakan di 2026?

Ya, Flip masih menyediakan layanan transfer antar bank tanpa biaya admin untuk jenis transaksi reguler. Namun, untuk layanan transfer instan prioritas, pengguna mungkin dikenakan biaya layanan kecil yang tetap lebih murah dibanding transfer bank konvensional.

Berapa batas maksimal nominal transfer menggunakan BI-FAST?

Batas maksimal transfer BI-FAST umumnya adalah Rp250.000.000 per transaksi. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan batas transfer Real-Time Online yang biasanya terbatas pada Rp25.000.000 atau Rp50.000.000 per transaksi tergantung jenis kartu.

Kesimpulan

Pencarian mengenai biaya admin transfer antar bank termurah 2026 menunjukkan bahwa nasabah memiliki banyak opsi untuk berhemat. Bank digital dan aplikasi fintech memimpin pasar dengan penawaran gratis transfer yang agresif.

Sementara bank konvensional mengandalkan keandalan sistem BI-FAST dengan tarif flat Rp2.500. Kunci penghematan terletak pada pemilihan metode transfer yang tepat dan pemanfaatan kuota gratis yang disediakan oleh penyedia layanan.

Dengan memahami peta biaya ini, pengelolaan arus kas pribadi maupun bisnis dapat menjadi lebih efisien. Tidak ada alasan lagi untuk membiarkan saldo tergerus.

Oleh biaya administrasi yang sebenarnya bisa dihilangkan. Pilihlah mitra perbankan yang paling sesuai dengan pola transaksi dan nikmati kemudahan transfer dana tanpa beban biaya berlebih.