Rambay – Transportasi kereta api di Indonesia terus mengalami revolusi yang signifikan. Memasuki tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin memanjakan penumpangnya, tidak terkecuali bagi pengguna setia kelas ekonomi.
Jika dahulu kelas ekonomi identik dengan ketidaknyamanan, kini stigma tersebut telah pudar seiring dengan hadirnya peremajaan armada dan peningkatan fasilitas.
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan mudik, liburan, atau perjalanan dinas dengan anggaran terbatas, kereta api ekonomi tetap menjadi primadona. Kami akan menyajikan panduan komprehensif.
Mengenai Daftar Kereta Api Ekonomi yang beroperasi di tahun 2026, lengkap dengan rute, jenis kursi, hingga kisaran tarif terbarunya. Simak informasi lengkapnya di bawah ini agar Anda tidak salah pilih kereta.
Mengapa Memilih Kereta Api Ekonomi di Tahun 2026?
Sebelum masuk ke daftar spesifik, penting untuk memahami mengapa kereta api ekonomi menjadi pilihan cerdas di tahun 2026. Bukan hanya soal harga tiket yang ramah di kantong, tetapi juga transformasi layanan yang drastis.
1. Transformasi “New Generation”
Tahun 2026 menandai semakin banyaknya rangkaian kereta ekonomi yang dimodifikasi menjadi tipe New Generation. Kereta jenis ini menghilangkan kursi tegak 90 derajat yang sering dikeluhkan penumpang, menggantinya dengan captain seat yang ergonomis, bisa direbahkan (reclining), dan dapat diputar searah laju kereta.
2. Ketepatan Waktu (On Time Performance)
Dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) terbaru, waktu tempuh kereta api ekonomi kini semakin singkat. Beberapa rute jarak jauh bahkan mampu memangkas waktu tempuh hingga 1-2 jam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, membuat efisiensi waktu kereta ekonomi hampir menyaingi kereta eksekutif.
3. Fasilitas Penunjang yang Lengkap
Semua kereta ekonomi kini sudah dilengkapi dengan AC sentral yang dingin, colokan listrik di setiap kursi, toilet yang bersih, serta layanan restorasi yang semakin variatif.
Memahami Jenis Sub-Kelas Ekonomi KAI
Seringkali calon penumpang bingung melihat kode sub-kelas (C, P, Q, S, CA) atau perbedaan harga dalam satu kereta. Berikut adalah klasifikasi yang wajib Anda pahami sebelum memesan tiket:
Ekonomi PSO (Subsidi)
Ini adalah kelas dengan harga paling murah karena disubsidi oleh pemerintah (Public Service Obligation).
- Ciri: Formasi kursi biasanya 3-2 (total 106 kursi per gerbong), sandaran tegak lurus, dan berhadap-hadapan.
- Tarif: Flat atau tetap, tidak berubah meski dipesan mendadak atau saat liburan.
Ekonomi Komersial (Regular)
Kelas ini memiliki tarif yang fluktuatif (batas bawah dan batas atas) tergantung permintaan dan waktu pemesanan.
- Ciri: Sebagian besar sudah menggunakan formasi 2-2 (80 kursi per gerbong) yang tidak berhadapan (seperti bus), namun ada beberapa yang masih berhadapan (model premium lama).
- Sub-kelas: CA, C, P, Q, S (CA paling mahal, S paling murah). Tidak ada perbedaan fasilitas antar sub-kelas ini, hanya perbedaan harga tiket/posisi seat saat pemesanan.
Ekonomi New Generation
Inovasi terbaru KAI.
- Ciri: Interior menyerupai kelas eksekutif, legroom luas, kursi jenis captain seat (2-2), dan desain gerbong yang modern.
Daftar Kereta Api Ekonomi Berdasarkan Daerah Operasi dan Rute
Berikut adalah daftar lengkap kereta api ekonomi yang beroperasi di tahun 2026, dikategorikan berdasarkan stasiun keberangkatan utama dan rutenya.
1. Keberangkatan Jakarta (Stasiun Pasar Senen)
Stasiun Pasar Senen adalah hub utama bagi keberangkatan kereta ekonomi menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
A. Rute Jakarta – Surabaya (Jalur Utara & Selatan)
- KA Airlangga (PSO)
- Rute: Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi (via Cirebon Prujakan – Semarang Poncol).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 tempat duduk (3-2, berhadapan).
- Tarif: Sangat terjangkau, kisaran Rp104.000.
- Keterangan: Favorit mahasiswa dan pekerja karena tarifnya yang sangat murah untuk jarak jauh.
- KA Kertajaya
- Rute: Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi.
- Jenis Kursi: Ekonomi Premium (2-2, 80 tempat duduk).
- Tarif: Kisaran Rp200.000 – Rp300.000.
- Keterangan: Rangkaian panjang (14 kereta), salah satu kereta dengan kapasitas angkut terbesar.
- KA Gaya Baru Malam Selatan
- Rute: Pasar Senen – Surabaya Gubeng (via Purwokerto – Lempuyangan).
- Jenis Kursi: Ekonomi New Generation (Modifikasi).
- Tarif: Kisaran Rp300.000 – Rp450.000.
- Keterangan: Menawarkan kenyamanan ekstra dengan kursi yang lebih manusiawi untuk perjalanan malam jalur selatan.
- KA Jayakarta
- Rute: Pasar Senen – Surabaya Gubeng.
- Jenis Kursi: Ekonomi Premium (2-2, sandaran bisa direbahkan sebagian).
- Tarif: Kisaran Rp280.000 – Rp400.000.
B. Rute Jakarta – Solo / Yogyakarta
- KA Bengawan (PSO)
- Rute: Pasar Senen – Purwosari (Solo).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi (3-2).
- Tarif: Rp74.000 (Sangat Murah).
- Keterangan: Tiket kereta ini paling sulit didapatkan (“perang tiket”) karena harganya yang sangat miring. Wajib pesan H-45.
- KA Progo
- Rute: Pasar Senen – Lempuyangan (Yogyakarta).
- Jenis Kursi: Ekonomi New Generation (Update 2025/2026).
- Tarif: Kisaran Rp220.000 – Rp300.000.
- Keterangan: Menjadi opsi utama wisatawan yang ingin ke Jogja dengan kenyamanan lebih baik daripada PSO.
- KA Jaka Tingkir
- Rute: Pasar Senen – Purwosari.
- Jenis Kursi: Ekonomi Komersial (Modifikasi/New Generation pada rangkaian tertentu).
- Tarif: Rp250.000 – Rp350.000.
C. Rute Jakarta – Malang
- KA Matarmaja (PSO)
- Rute: Pasar Senen – Malang (via Semarang – Solo).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi (3-2).
- Tarif: Kisaran Rp150.000 – Rp200.000.
- Keterangan: Legenda kereta backpacker (terkenal lewat film 5 cm).
- KA Majapahit
- Rute: Pasar Senen – Malang (via Semarang – Madiun).
- Jenis Kursi: Ekonomi New Generation.
- Tarif: Rp340.000 – Rp480.000.
- Keterangan: Menggunakan rangkaian kereta jenis terbaru yang sangat nyaman untuk perjalanan jarak jauh (lebih dari 12 jam).
- KA Jayabaya
- Rute: Pasar Senen – Malang (via Surabaya Pasar Turi).
- Jenis Kursi: Ekonomi New Generation.
- Tarif: Rp380.000 – Rp500.000.
2. Keberangkatan Bandung (Stasiun Kiaracondong)
Bagi warga Jawa Barat, Kiaracondong adalah gerbang utama kereta ekonomi.
- KA Kahuripan (PSO)
- Rute: Kiaracondong – Blitar (via Madiun – Kediri).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi.
- Tarif: Rp84.000.
- Keterangan: Sangat populer. Tiket sering ludes dalam hitungan menit saat pembukaan penjualan.
- KA Pasundan (PSO)
- Rute: Kiaracondong – Surabaya Gubeng.
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi.
- Tarif: Rp144.000 – Rp170.000 (Tergantung penyesuaian PSO).
- KA Kutojaya Selatan (PSO)
- Rute: Kiaracondong – Kutoarjo.
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi.
- Tarif: Rp62.000.
- Keterangan: Opsi terbaik untuk menuju area Purworejo dan perbatasan Jogja dengan biaya minim.
- KA Lodaya (Campuran)
- Rute: Bandung (Hall) – Solo Balapan.
- Jenis Kursi: Ekonomi New Generation (Stainless Steel).
- Tarif: Rp230.000 – Rp300.000.
- Keterangan: Berangkat dari stasiun utama Bandung, bukan Kiaracondong.
3. Keberangkatan Surabaya & Jawa Timur Lainnya
Jawa Timur memiliki jaringan kereta lokal dan jarak jauh ekonomi yang sangat kuat.
- KA Sri Tanjung (PSO)
- Rute: Lempuyangan (Jogja) – Surabaya Gubeng – Ketapang (Banyuwangi).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi.
- Tarif: Rp94.000 (Full Trip).
- Keterangan: Rute terpanjang untuk kelas PSO, menghubungkan ujung timur Jawa dengan Yogyakarta.
- KA Probowangi (PSO)
- Rute: Surabaya Gubeng – Ketapang (Banyuwangi).
- Jenis Kursi: Ekonomi 106 kursi.
- Tarif: Rp56.000.
- Keterangan: Andalan wisatawan yang ingin menyeberang ke Bali via jalur darat.
- KA Logawa
- Rute: Jember – Surabaya Gubeng – Purwokerto.
- Jenis Kursi: Ekonomi Komersial (80 kursi) dan Bisnis.
- Tarif: Rp200.000 – Rp300.000.
4. Kereta Aglomerasi & Lokal (Jarak Menengah)
Selain jarak jauh, daftar kereta api ekonomi ini juga mencakup kereta aglomerasi yang vital bagi pelaju antar kota.
- KA Joglosemarkerto
- Rute: Loop Line Jawa Tengah (Solo – Jogja – Purwokerto – Tegal – Semarang – Solo).
- Kelas: Ekonomi & Eksekutif.
- Keterangan: Memudahkan mobilitas memutar di provinsi Jateng dan DIY tanpa perlu transit.
- KA Kaligung
- Rute: Semarang Poncol – Tegal – Brebes – Cirebon Prujakan.
- Keterangan: Kereta andalan pantura bagian tengah.
Tips Mendapatkan Tiket Kereta Api Ekonomi Murah & Nyaman
Mengingat tingginya permintaan untuk Daftar Kereta Api Ekonomi di atas, berikut adalah strategi untuk mengamankan kursi Anda di tahun 2026:
1. Pesan Jauh Hari (H-45)
KAI biasanya membuka pemesanan tiket pada H-45 sebelum keberangkatan. Untuk kereta PSO seperti Bengawan, Kahuripan, dan Airlangga, Anda harus siap war tiket tepat pada pukul 00.00 WIB saat pemesanan dibuka.
2. Manfaatkan Fitur “Connecting Train”
Jika tiket langsung habis, gunakan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access atau aplikasi travel agent. Misalnya, jika Jakarta – Jogja habis, coba cari rute Jakarta – Cirebon, lalu sambung Cirebon – Jogja.
3. Cek Kereta Fakultas/Tambahan
Pada musim peak season (Lebaran/Nataru), KAI sering menjalankan kereta tambahan. Kereta ini biasanya memiliki armada ekonomi yang lebih baru atau New Generation untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
4. Pilih Kursi Strategis
- Hindari Bordes: Kursi nomor 1-4 atau nomor akhir seringkali dekat dengan pintu dan toilet. Suara bising dan bau mungkin mengganggu.
- Arah Maju: Bagi yang mudah mabuk perjalanan, pastikan memilih kursi yang searah dengan laju kereta (khusus untuk kereta ekonomi non-revolving). Namun, untuk New Generation, Anda bisa memutar kursi sendiri.
Bagaimana Masa Depan Kereta Ekonomi?
Melihat tren di tahun 2026, KAI tampaknya akan terus mengurangi jumlah gerbong ekonomi 106 kursi (kursi tegak) secara bertahap dan menggantinya dengan ekonomi 80 kursi atau New Generation. Ini berarti kenyamanan penumpang akan meningkat drastis, meskipun mungkin akan ada penyesuaian tarif pada kelas komersial.
Namun, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan diprediksi akan tetap mempertahankan skema PSO untuk kereta-kereta tertentu guna menjaga daya beli masyarakat dan aksesibilitas transportasi publik yang inklusif.
Kesimpulan
Memilih kereta api ekonomi di tahun 2026 bukan lagi sekadar mencari opsi termurah, melainkan mencari keseimbangan antara budget dan kenyamanan. Dengan adanya Daftar Kereta Api Ekonomi yang bervariasi.
Mulai dari PSO yang sangat murah hingga New Generation yang senyaman eksekutif Anda memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan dompet Anda.
Ingatlah bahwa kunci perjalanan ekonomi yang menyenangkan adalah perencanaan yang matang. Kenali jenis keretanya (apakah PSO kursi tegak atau New Generation), cek rutenya, dan pesan tiket jauh-jauh hari.
Semoga panduan rute dan tarif ini membantu Anda merencanakan petualangan selanjutnya melintasi rel kereta api Indonesia.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kereta Api Ekonomi
1. Apa perbedaan Ekonomi C, CA, P, S, dan Q di tiket kereta?
Tidak ada perbedaan fasilitas. Kode tersebut (Subclass) hanya menunjukkan variasi harga. Subclass CA biasanya paling mahal dan kuotanya paling banyak, sedangkan S atau Q adalah tarif promo atau termurah dengan kuota terbatas. Semakin cepat Anda memesan, semakin besar peluang mendapat subclass murah.
2. Apakah semua kereta ekonomi sekarang sudah “New Generation”?
Belum semua. Di tahun 2026, KAI melakukan peremajaan bertahap. Kereta seperti KA Jayabaya, Gaya Baru Malam Selatan, dan Majapahit adalah beberapa yang sudah menggunakan rangkaian New Generation atau modifikasi. Kereta PSO (seperti Bengawan/Kahuripan) umumnya masih menggunakan kursi tegak 3-2.
3. Apakah di kereta ekonomi ada colokan listrik?
Ya, semua kereta api ekonomi, baik PSO maupun Komersial, sudah dilengkapi dengan stopkontak (colokan listrik) di setiap kursi atau dinding samping untuk mengisi daya HP atau Laptop.
4. Kereta ekonomi apa yang paling bagus dan nyaman?
Untuk kenyamanan maksimal, pilihlah kereta ekonomi yang berlabel “New Generation” atau kereta ekonomi pada rangkaian Stainless Steel. Kursinya sudah captain seat (2-2), terpisah (ada armrest), dan bisa disandarkan (reclining).
5. Bagaimana cara membedakan kursi kereta ekonomi yang hadap-hadapan dan tidak?
Saat memesan di aplikasi (KAI Access/OTA), perhatikan denah kursi.
Jika format 2-2, ada kemungkinan Premium (masih bisa berhadapan sebagian) atau New Generation (searah laju kereta). Cek detail keterangan kereta di aplikasi.
Jika denah kursi berformat 3-2 (A-B-C | D-E), itu pasti berhadapan dan sandaran tegak.