Rambay.id – Berinvestasi di pasar modal kini semakin mudah dijangkau oleh siapa saja berkat kehadiran teknologi digital. Salah satu instrumen yang banyak dilirik oleh para investor, baik pemula maupun profesional, adalah saham perusahaan perbankan berskala besar atau yang sering disebut sebagai saham blue chip.
Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan kode emiten BMRI, merupakan salah satu primadona di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kinerja keuangan yang solid serta posisinya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia menjadikan kepemilikan aset ini sangat menarik.
Bagi pemula, proses transaksi efek mungkin masih terlihat rumit dan membingungkan. Padahal, dengan menggunakan perangkat pintar di genggaman, transaksi jual beli bisa diselesaikan hanya dalam hitungan menit.
Berikut ulasan lengkap mengenai tahapan yang harus dilalui agar kamu bisa berinvestasi dengan mudah dan aman.
Mengapa Harus Mempertimbangkan Saham BMRI?
Sebelum memutuskan untuk mengeluarkan modal, sangat penting untuk memahami nilai dari aset yang akan dituju. BMRI memiliki beberapa daya tarik utama yang membuatnya sering direkomendasikan oleh para praktisi keuangan.
Fundamental Perbankan yang Kuat
Bank Mandiri merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola aset ribuan triliun rupiah dengan jangkauan operasional yang sangat luas. Stabilitas bisnis yang kokoh membuat bank ini mampu melewati berbagai gejolak ekonomi.
Pertumbuhan laba yang konsisten setiap tahunnya menjadi indikator utama bahwa tata kelola perusahaannya berjalan dengan sangat prima.
Rekam Jejak Dividen yang Menarik
Bagi investor yang berfokus membangun passive income, emiten perbankan pelat merah dikenal cukup loyal dalam membagikan porsi keuntungannya.
BMRI rutin membagikan dividen tunai setiap tahun dengan tingkat imbal hasil yang bersaing. Hal tersebut memberikan nilai tambah di luar potensi kenaikan harga di pasar modal (capital gain).
Persiapan Sebelum Membeli Saham BMRI
Langkah pertama yang wajib dilakukan bukanlah langsung menyetor dana, melainkan mempersiapkan segala kebutuhan administratif dan memilih mitra perantara yang terpercaya.
Menyiapkan Dokumen Pribadi
Pendaftaran akun investasi saat ini sudah sepenuhnya berjalan secara daring, namun kamu tetap membutuhkan identitas resmi yang diakui negara. Siapkan e-KTP asli dan pastikan kondisinya terbaca dengan jelas oleh sistem kamera.
Selain itu, siapkan juga buku tabungan dari bank umum untuk kelancaran proses penarikan dana ke depannya. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bersifat opsional, tetapi sangat disarankan untuk dilampirkan agar potongan pajak dividen menjadi lebih ringan.
Memilih Perusahaan Sekuritas (Broker)
Perusahaan sekuritas berfungsi sebagai jembatan perantara perdagangan efek. Pastikan memilih pialang yang sudah terdaftar resmi dan diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beberapa opsi aplikasi yang populer, legal, dan ramah pengguna di Indonesia antara lain Ajaib, Stockbit, IPOT, atau Mandiri Sekuritas (MOST).
Membuka Rekening Dana Nasabah (RDN)
Setelah mendaftar di layanan sekuritas pilihan, sistem akan secara otomatis memproses pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN). RDN adalah rekening khusus yang digunakan untuk menyimpan saldo uang tunai yang akan.
Dibelikan instrumen investasi, serta menampung dana hasil penjualannya. Proses persetujuan RDN biasanya memakan waktu antara beberapa jam hingga maksimal dua hari kerja bursa.
Langkah-Langkah Cara Membeli Saham BMRI di Aplikasi Sekuritas
Setelah akun dinyatakan aktif dan RDN berhasil terbentuk, tibalah saatnya untuk mengeksekusi pembelian perdana. Proses ini pada dasarnya memiliki alur antarmuka yang sangat mirip di hampir semua platform investasi.
1. Unduh dan Login ke Aplikasi Sekuritas
Buka aplikasi pialang yang sudah terpasang di perangkatmu. Masukkan nama pengguna, kata sandi, dan PIN transaksi dengan benar. Pastikan koneksi internet dalam keadaan stabil agar tampilan data harga pasar tidak mengalami penundaan informasi.
2. Lakukan Deposit ke RDN
Pembelian hanya bisa diproses jika terdapat saldo yang mencukupi di dalam RDN. Lakukan transfer dana dari rekening pribadimu ke nomor RDN yang tertera di menu profil aplikasi. Kamu bisa menggunakan metode transfer antar bank, mobile banking, atau dompet digital yang didukung oleh sistem.
3. Cari Kode Emiten “BMRI”
Masuk ke menu pencarian, yang umumnya ditandai dengan ikon kaca pembesar atau bertuliskan Search. Ketikkan empat huruf kode emiten yaitu “BMRI”. Klik pada profil PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang muncul di layar untuk masuk ke halaman detail pergerakan harga.
4. Analisis Harga dan Tentukan Lot Pembelian
Di halaman detail, layar akan menampilkan kolom Bid (harga antrean beli) dan Offer/Ask (harga antrean jual). Jika ingin langsung mendapatkan kepemilikan aset saat itu juga tanpa perlu menunggu, pasang harga beli yang sejajar dengan harga terendah di kolom Offer.
Aturan bursa menetapkan bahwa transaksi minimal adalah 1 lot, yang setara dengan 100 lembar. Jika harga BMRI saat ini berada di kisaran Rp6.500 per lembar, maka kamu harus menyiapkan dana minimal Rp650.000 untuk menebus 1 lot (belum termasuk biaya komisi broker yang sangat kecil).
5. Eksekusi Pembelian (Order Buy)
Tekan tombol Buy atau Beli. Masukkan harga yang diinginkan beserta jumlah lot yang akan ditebus. Layar otomatis menghitung total dana yang harus dibayarkan. Periksa kembali seluruh rincian tersebut secara saksama. Jika dirasa sudah tepat, konfirmasi transaksi dengan memasukkan PIN.
6. Pantau Portofolio Investasi
Status pesanan akan berubah menjadi Matched apabila harga penawaranmu sudah menemukan kecocokan dengan harga dari pihak penjual. Aset BMRI akan langsung terdata ke dalam menu portofolio. Di sana, kamu bisa memantau pergerakan nilai secara aktual setiap hari bursa beroperasi.
Tips Aman Berinvestasi Saham Perbankan untuk Pemula
Masuk ke perusahaan skala raksasa bukan berarti bebas dari fluktuasi nilai tukar. Berikut adalah strategi aman yang bisa langsung diterapkan:
Gunakan Uang Dingin
Hanya alokasikan uang yang benar-benar menganggur dan tidak akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam jangka waktu dekat. Pasar modal bergerak sangat dinamis. Memakai dana darurat untuk investasi berpotensi memicu kepanikan saat tren pasar sedang menurun.
Terapkan Strategi Dollar Cost Averaging (DCA)
Ketimbang mempertaruhkan seluruh modal sekaligus dalam satu titik waktu, jauh lebih aman jika berbelanja secara berkala, misalnya setiap tanggal gajian. Strategi DCA membantu mendapatkan harga rata-rata yang lebih stabil dan menekan risiko kerugian akibat volatilitas jangka pendek.
Kesimpulan
Bursa efek kini tidak lagi eksklusif milik kalangan institusi besar. Memahami mekanisme dasar dalam bertransaksi di aplikasi sekuritas adalah langkah awal yang cerdas untuk membangun kesehatan finansial yang lebih kuat.
Dengan persiapan dokumen yang tepat, pemilihan pialang yang diawasi OJK, serta eksekusi yang cermat, siapa pun bisa memiliki porsi kepemilikan dari salah satu bank terbesar di tanah air ini.
Kedisiplinan dalam menyisihkan dana secara rutin serta mentalitas investasi jangka panjang adalah dua kunci utama menuju kesuksesan finansial. Tetap bekali diri dengan literasi yang memadai agar setiap keputusan selalu didasari oleh logika dan hitungan yang matang.
FAQ Seputar Pembelian Saham BMRI
Berapa modal awal paling murah untuk transaksi BMRI?
Modal awal bergantung penuh pada harga fluktuatif pasar. Karena minimal transaksi adalah 1 lot (100 lembar), cukup kalikan harga per lembar dengan seratus. Misalnya harga pasar menunjukkan Rp7.000, maka modal minimalnya adalah Rp700.000. Jangan lupa lebihkan sedikit saldo untuk membiayai komisi perantara yang umumnya berkisar di angka 0,15%.
Kapan waktu yang paling tepat untuk menambah kepemilikan BMRI?
Bagi investor pemula dengan orientasi jangka panjang, waktu terbaik adalah menabung secara rutin setiap bulan (metode DCA) tanpa memusingkan pergerakan harian. Momentum ideal lainnya adalah saat terjadi koreksi harga pasar secara umum (buy on weakness) akibat kepanikan sesaat yang sama sekali tidak merusak fundamental inti perusahaan.
Apakah pemula dijamin pasti untung?
Tidak ada satu pun instrumen pasar modal yang berani memberikan garansi keuntungan mutlak. Namun secara historis, aset kelas blue chip memiliki fondasi stabilitas dan kemampuan pemulihan harga yang jauh lebih cepat dibandingkan emiten lapis bawah. Risiko selalu bisa ditekan dengan memperpanjang horizon waktu investasi.
Bisakah saya mencairkan investasi kapan saja?
Tentu saja. Aset bisa dijual kapan pun selama jam operasional BEI sedang berlangsung (Senin-Jumat). Setelah laku terjual dan status pesanan berubah menjadi Matched, uang akan tertampung di RDN dan biasanya baru bisa ditarik secara tunai ke rekening tabungan pribadi dalam waktu dua hari kerja (T+2) sesuai standar regulasi yang berlaku.