Home » Berita » Kapan Nisfu Syaban 2026, Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya

Kapan Nisfu Syaban 2026, Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya

Rambay.id – Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, menantikan momen-momen istimewa dalam kalender Islam yang penuh dengan keberkahan.

Salah satu momen yang paling dinanti sebelum datangnya bulan suci Ramadan adalah malam Nisfu Syaban. Pertanyaan mengenai “Nisfu Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa?”.

Mulai ramai dicari, terutama bagi mereka yang ingin mempersiapkan diri melakukan amalan sunnah, seperti puasa dan doa bersama.

Kami bahas jadwal lengkap, perhitungan astronomi (hisab), amalan yang dianjurkan, serta makna spiritual di balik peringatan pertengahan bulan Syaban tahun 1447 Hijriah ini.

Memahami Kapan Tepatnya Nisfu Syaban 2026

Untuk menjawab pertanyaan utama tentang tanggal berapa Nisfu Syaban di tahun 2026, kita perlu merujuk pada kalender Hijriah 1447 H. Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari.

Kalender Islam berbasis peredaran bulan (Qomariyah). Oleh karena itu, tanggal dalam kalender Masehi akan selalu bergeser maju sekitar 10-11 hari setiap tahunnya.

Prediksi Berdasarkan Kalender Hijriah 1447 H

Berdasarkan data kalender Islam global dan metode hisab yang umum digunakan di Indonesia, bulan Syaban 1447 H diperkirakan jatuh setelah bulan Rajab berakhir pada pertengahan Januari 2026.

Berikut adalah estimasi perhitungannya:

  • 1 Syaban 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026 atau Rabu, 21 Januari 2026 (tergantung posisi hilal).
  • Maka, Nisfu Syaban (15 Syaban 1447 H) akan jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026.

Kapan “Malam” Nisfu Syaban Dimulai?

Penting untuk diingat bahwa dalam pergantian hari kalender Hijriah, hari baru dimulai saat matahari terbenam (waktu Maghrib). Oleh karena itu:

Malam Nisfu Syaban 2026 akan dimulai sejak waktu Maghrib pada hari Senin, 2 Februari 2026.

Malam inilah yang disebut sebagai Lailatul Bara’ah atau malam pembebasan, di mana umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, membaca Surat Yasin, dan memohon ampunan.

Potensi Perbedaan Tanggal (Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah)

Di Indonesia, penetapan awal bulan hijriah seringkali mengacu pada dua metode utama: Hisab Hakiki Wujudul Hilal (umumnya digunakan Muhammadiyah) dan Rukyatul Hilal (umumnya digunakan Nahdlatul Ulama dan Pemerintah RI).

  1. Versi Hisab: Kemungkinan besar tanggalnya sudah dapat dipastikan jauh hari, yakni mengarah pada 3 Februari 2026.
  2. Versi Rukyat: Kepastian mutlak biasanya menunggu pengamatan hilal pada akhir bulan Rajab (sekitar 19 Januari 2026). Namun, konversi kalender standar Kementerian Agama biasanya tidak jauh berbeda dari prediksi astronomi ini.
Baca Juga  Doa Akhir Tahun 2025 dan Awal Tahun 2026 Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Keutamaan Bulan Syaban dan Malam Nisfu Syaban

Mengapa mengetahui Nisfu Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa begitu penting? Hal ini karena Syaban adalah bulan “persiapan” menuju puncak ibadah di bulan Ramadan.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa’i, bahwa Syaban adalah bulan di mana amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah SWT.

1. Malam Penuh Ampunan (Lailatul Maghfirah)

Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam di mana Allah SWT membuka pintu ampunan selebar-lebarnya. Dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Majah, disebutkan bahwa pada malam Nisfu Syaban, Allah menilik kepada makhluk-Nya dan mengampuni semuanya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (belum berdamai).

2. Peralihan Arah Kiblat

Sejarah mencatat peristiwa monumental yang terjadi di bulan Syaban, yaitu perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa (Palestina) ke Ka’bah (Makkah). Ini adalah momen penegasan identitas umat Islam yang terjadi pada pertengahan bulan Syaban, yang semakin menambah keistimewaan waktu ini.

3. Penutupan Buku Amal Tahunan

Banyak ulama berpendapat bahwa catatan amal manusia selama satu tahun penuh ditutup pada bulan Syaban dan digantikan dengan lembaran baru. Oleh karena itu, umat Islam berlomba-lomba menutup catatan tahunan mereka dengan amal shaleh, puasa, dan istighfar pada momen Nisfu Syaban.

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Syaban 2026

Bagi Anda yang ingin memaksimalkan ibadah, mengetahui jadwal puasa sunnah sangatlah krusial. Selain puasa khusus Nisfu Syaban, ada juga puasa Ayyamul Bidh (puasa pertengahan bulan).

Berikut adalah jadwal rekomendasi puasa sunnah di bulan Syaban 1447 H / Februari 2026:

  • Puasa Ayyamul Bidh Hari ke-1 (13 Syaban): Minggu, 1 Februari 2026.
  • Puasa Ayyamul Bidh Hari ke-2 (14 Syaban): Senin, 2 Februari 2026.
  • Puasa Nisfu Syaban / Ayyamul Bidh Hari ke-3 (15 Syaban): Selasa, 3 Februari 2026.

Catatan: Jadwal ini berdasarkan estimasi kalender hisab standar Indonesia dan dapat berubah 1 hari tergantung rukyatul hilal.

Panduan Amalan Malam Nisfu Syaban 2026

Setelah mengetahui tanggalnya, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan amalan. Apa saja yang sebaiknya dilakukan pada malam Senin, 2 Februari 2026 tersebut?

1. Membaca Surat Yasin 3 Kali

Tradisi yang sudah mengakar kuat di kalangan umat Muslim Indonesia, khususnya Nahdliyin, adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali selepas shalat Maghrib secara berjamaah. Setiap bacaan memiliki niat khusus:

  • Bacaan Pertama: Diniatkan untuk memohon umur panjang dalam ketaatan kepada Allah SWT.
  • Bacaan Kedua: Diniatkan untuk memohon rezeki yang halal, berkah, dan melimpah, serta dijauhkan dari bala (bencana).
  • Bacaan Ketiga: Diniatkan untuk memohon keteguhan iman dan agar wafat dalam keadaan husnul khotimah.
Baca Juga  Rekomendasi HP 5 Jutaan Terbaik 2026, Spek Gahar dan Layak Dibeli

2. Shalat Sunnah dan Qiyamul Lail

Menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan shalat Tahajud, shalat Hajat, dan shalat Tasbih sangat dianjurkan. Ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

3. Memperbanyak Istighfar dan Doa

Dianjurkan membaca doa Nisfu Syaban yang masyhur: “Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik…” (Ya Allah, Dzat Pemilik anugerah, bukan penerima anugerah…)

Doa ini berisi permohonan agar takdir yang buruk diubah menjadi baik, serta permohonan agar dicatat sebagai orang yang bahagia dan beruntung.

Niat Puasa Nisfu Syaban: Arab, Latin, dan Artinya

Bagi Anda yang berniat melaksanakan puasa pada hari Selasa, 3 Februari 2026, berikut adalah lafal niat yang bisa dilafalkan pada malam harinya:

Lafal Niat: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya’bana lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala.”

Jika Anda menggabungkannya dengan niat puasa Ayyamul Bidh, niatnya pun sah karena keduanya berada dalam waktu yang bersamaan.

Relevansi Nisfu Syaban 2026 dengan Kehidupan Modern

Di tahun 2026 ini, tantangan kehidupan modern mungkin terasa semakin berat. Mulai dari tekanan ekonomi, distraksi teknologi, hingga kesehatan mental. Momen Nisfu Syaban 2026 bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah “Detox Spiritual”.

Mengapa Anda Perlu Peduli?

  1. Ketenangan Jiwa: Di tengah hiruk-pikuk 2026, malam Nisfu Syaban menawarkan jeda untuk refleksi diri (muhasabah).
  2. Memperbaiki Hubungan Sosial: Salah satu syarat diterimanya doa di malam ini adalah tidak adanya permusuhan. Ini adalah momen tepat untuk memperbaiki hubungan yang retak dengan keluarga atau rekan kerja.
  3. Persiapan Mental Ramadhan: Tanpa pemanasan di Syaban, fisik dan mental seringkali kaget saat memasuki Ramadan. Nisfu Syaban adalah checkpoint untuk mulai melatih disiplin ibadah.

Persiapan Menuju Ramadan 1447 H

Dengan jatuhnya Nisfu Syaban pada awal Februari 2026, ini menjadi penanda bahwa Ramadan 1447 H sudah sangat dekat.

  • Estimasi Awal Ramadan 1447 H: Sekitar Rabu, 18 Februari 2026.
  • Jarak Waktu: Hanya tersisa sekitar 15 hari dari Nisfu Syaban menuju 1 Ramadan.

Gunakan sisa waktu dua minggu setelah Nisfu Syaban untuk:

  • Membayar utang puasa tahun lalu (Qadha) jika belum lunas.
  • Mulai mengatur pola tidur.
  • Mempersiapkan anggaran keuangan untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Baca Juga  Contoh Surat Lamaran PPPK Kemenkumham 2026 Sesuai Ketentuan Terbaru

Kesimpulan

Menjawab pertanyaan Nisfu Syaban 2026 jatuh pada tanggal berapa, berdasarkan perhitungan kalender Hijriah 1447 H, momen istimewa ini diperkirakan jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan malam Nisfu Syaban dimulai sejak Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026.

Jadwal ini menjadi alarm spiritual bagi umat Islam untuk segera bersiap. Jangan biarkan malam yang penuh ampunan ini berlalu begitu saja seperti malam-malam biasa. Persiapkan diri Anda, luruskan niat, dan manfaatkan momen ini.

Untuk membersihkan hati sebelum menyambut tamu agung, bulan suci Ramadan. Pastikan Anda menandai kalender Anda dan mengajak keluarga untuk menghidupkan malam tersebut dengan amal kebaikan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Nisfu Syaban 2026

1. Apakah tanggal Nisfu Syaban 2026 bisa berubah?

Ya, tanggal dalam kalender Hijriah sangat bergantung pada Rukyatul Hilal (pengamatan bulan). Meskipun prediksi astronomi (hisab) menyebutkan tanggal 3 Februari 2026, kepastian resmi di Indonesia biasanya menunggu pengumuman dari Kementerian Agama atau ormas Islam terkait pada akhir bulan Rajab.

2. Apakah boleh puasa Nisfu Syaban jika masih punya utang puasa Ramadan?

Boleh, namun yang paling utama adalah melunasi utang puasa Ramadan (Qadha) terlebih dahulu. Anda bisa berniat puasa Qadha di hari Nisfu Syaban. Menurut sebagian ulama, dengan niat Qadha, pahala keutamaan waktu (Nisfu Syaban) juga bisa didapatkan secara otomatis.

3. Apa hukum merayakan malam Nisfu Syaban?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian besar ulama Syafi’iyah (yang mayoritas dianut di Indonesia) menganggap menghidupkan malam ini dengan ibadah adalah sunnah dan dianjurkan karena banyaknya.

Hadis tentang keutamaannya, meskipun ada beberapa hadis yang dianggap lemah. Namun, intinya adalah mengisi waktu dengan ibadah kepada Allah, bukan melakukan perayaan yang berlebihan atau menyimpang syariat.

4. Jam berapa tepatnya malam Nisfu Syaban dimulai?

Malam Nisfu Syaban dimulai saat matahari terbenam (waktu shalat Maghrib) pada tanggal 14 Syaban. Untuk tahun 2026, ini bertepatan dengan waktu Maghrib pada hari Senin, 2 Februari 2026.

5. Berapa hari lagi menuju Nisfu Syaban 2026 dari sekarang?

Jika saat ini Anda membaca artikel ini pada pertengahan Januari 2026, maka Nisfu Syaban tinggal menghitung hari (kurang lebih 2-3 minggu). Segera persiapkan diri Anda!