Home » Ekonomi » Tabungan dengan Bunga Tertinggi 2026, Ini Daftar Bank Paling Menguntungkan

Tabungan dengan Bunga Tertinggi 2026, Ini Daftar Bank Paling Menguntungkan

Rambay.id – Memasuki tahun 2026, strategi pengelolaan keuangan pribadi semakin berkembang. Menyimpan uang di bawah bantal atau di rekening bank konvensional dengan bunga mendekati 0% bukan lagi pilihan bijak, terutama di tengah ancaman inflasi yang terus menggerus nilai uang.

Bagi Anda yang mencari tempat parkir dana yang aman namun tetap memberikan imbal hasil menarik, memilih tabungan dengan bunga tertinggi adalah langkah awal yang krusial.

Fenomena bank digital yang menjamur di Indonesia telah mengubah peta persaingan perbankan. Kini, nasabah tidak hanya disuguhkan kemudahan transaksi via ponsel, tetapi juga perang suku bunga yang menguntungkan konsumen. Namun, dengan banyaknya pilihan, manakah yang benar-benar terbaik dan aman?

Kami akan bantu rangkumkan daftar tabungan paling menguntungkan di tahun 2026, risiko yang perlu diwaspadai, serta strategi agar uang Anda bekerja lebih keras untuk Anda.

Mengapa Beralih ke Tabungan Bunga Tinggi di 2026?

Sebelum masuk ke daftar bank, penting untuk memahami “mengapa” Anda harus memindahkan dana Anda. Di tahun 2026, literasi keuangan masyarakat Indonesia semakin matang.

Masyarakat mulai menyadari bahwa tabungan reguler di bank besar (Buku 4) seringkali membebankan biaya administrasi bulanan yang lebih besar daripada bunga yang didapat.

Berikut adalah alasan utama mengapa tabungan bank digital bunga tinggi menjadi primadona:

  1. Melawan Inflasi: Suku bunga tabungan biasa (0,1% – 0,5%) tidak akan bisa mengejar laju inflasi tahunan. Tabungan bunga tinggi (3% – 6% p.a) memberikan peluang lebih baik untuk mempertahankan daya beli.
  2. Likuiditas Tinggi: Berbeda dengan deposito berjangka yang mengunci dana Anda, produk tabungan bunga tinggi memungkinkan Anda menarik uang kapan saja tanpa penalti.
  3. Pendapatan Pasif Harian: Beberapa bank digital kini menerapkan sistem bunga cair harian. Ini memungkinkan efek compounding interest (bunga berbunga) bekerja lebih cepat.
  4. Efisiensi Biaya: Banyak produk ini adalah tabungan tanpa biaya admin bunga tinggi, yang berarti keuntungan Anda tidak terpotong oleh biaya bulanan.

Perbedaan Tabungan Konvensional vs Bank Digital

Banyak orang masih ragu beralih karena faktor kepercayaan. Berikut perbandingan mendasar untuk membantu Anda memutuskan:

FiturBank KonvensionalBank Digital
Suku BungaRendah (Rata-rata 0% – 1% p.a)Tinggi (Rata-rata 3% – 6% p.a)
Biaya AdminRp10.000 – Rp20.000/bulanGratis / Bebas Biaya
Kantor CabangBanyak tersedia fisikMinim / Tidak ada (Full Online)
Pembukaan RekeningSering perlu ke cabang100% via Aplikasi (KYC Online)
Minimum SaldoAda batas minimum (saldo mengendap)Seringkali Rp0

Bank digital mampu memberikan bunga tinggi karena mereka memangkas biaya operasional besar-besaran (tidak menyewa banyak gedung, tidak membayar ribuan teller), dan mengalihkan efisiensi tersebut sebagai insentif bunga kepada nasabah.

Baca Juga  Cara Buka Rekening Mandiri Online 2026 Lewat Aplikasi Livin

Daftar Bank dengan Tabungan Bunga Tertinggi 2026

Berikut adalah kurasi bank yang diprediksi dan tercatat memberikan penawaran paling kompetitif di tahun 2026. Daftar ini mencakup bank digital dan layanan perbankan modern yang fokus pada pertumbuhan aset nasabah.

1. SeaBank (Bunga Cair Harian)

SeaBank tetap menjadi favorit di tahun 2026 karena konsistensinya. Fitur utamanya adalah mekanisme pembayaran bunga yang dilakukan setiap hari.

  • Perkiraan Bunga: 3,75% – 5% p.a (fluktuatif sesuai kebijakan LPS dan pasar).
  • Kelebihan: Bunga cair tiap pagi, aplikasi sangat ringan, gratis transfer ratusan kali, dan terintegrasi dengan ekosistem Shopee.
  • Cocok untuk: Dana darurat yang butuh likuiditas tinggi.

2. Krom Bank (Fleksibilitas Tinggi)

Sebagai pemain yang semakin kuat di 2026, Krom Bank menawarkan fleksibilitas yang jarang dimiliki kompetitor.

  • Perkiraan Bunga: Hingga 6% – 8,75% p.a (untuk produk tabungan dan deposito fleksibel).
  • Kelebihan: Nasabah bisa mengatur sendiri tenor dan alokasi dana. Tampilannya modern dan fokus pada investasi jangka menengah.
  • Cocok untuk: Generasi milenial dan Gen Z yang melek finansial.

3. Bank Neo Commerce (Neo NOW)

BNC melalui aplikasi Neobank masih menjadi salah satu pemimpin pasar dalam hal tabungan bunga tinggi.

  • Perkiraan Bunga: Tabungan Neo NOW menawarkan hingga 5% p.a, sementara deposito bisa mencapai 8% p.a.
  • Kelebihan: Banyak fitur gamification (promo, kupon experience), transfer gratis tanpa batas kuota (sesuai level membership), dan fitur pencatat keuangan.
  • Cocok untuk: Pemburu promo dan nasabah yang aktif bertransaksi.

4. Superbank

Pendatang yang didukung oleh ekosistem Grab, Emtek, dan Singtel ini menawarkan proposisi menarik.

  • Perkiraan Bunga: 6% p.a (Seringkali ditawarkan sebagai promo bagi nasabah yang menghubungkan akun dengan Grab).
  • Kelebihan: Integrasi ekosistem yang kuat, memudahkan pembayaran layanan ride-hailing dan food delivery sambil tetap mendapatkan bunga tinggi.
  • Cocok untuk: Pengguna setia aplikasi Grab.

5. Allo Bank (Allo Grow)

Milik CT Corp, Allo Bank menawarkan fitur “Allo Grow” yang memungkinkan uang Anda tumbuh lebih cepat jika didiamkan.

  • Perkiraan Bunga: 4% – 6% p.a.
  • Kelebihan: Ekosistem ritel yang kuat (Transmart, Metro, dll) memberikan banyak diskon belanja selain bunga tabungan.
  • Cocok untuk: Ibu rumah tangga atau individu yang sering berbelanja di jaringan CT Corp.

6. Jago & GoPay Tabungan

Kolaborasi Bank Jago dan GoPay menciptakan ekosistem tabungan yang sangat mudah diakses.

  • Perkiraan Bunga: 2,5% (Kantong Nabung) hingga 5% (Kantong Terkunci/Simpanan).
  • Kelebihan: Fitur “Kantong” (Pockets) yang sangat membantu budgeting (memisahkan uang jajan, tagihan, dan tabungan).
  • Cocok untuk: Manajemen keuangan rumah tangga dan pemula.
Baca Juga  Harga Buyback Emas Hartadinata Hari Ini Terbaru 2026 Cek Nilai Jual dan Selisihnya

Strategi Memilih Tabungan Agar Cuan Maksimal

Memilih bank tidak boleh sembarangan hanya karena angka persen yang tinggi. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk memilih tabungan dengan bunga tertinggi yang tepat:

Perhatikan Batas Penjaminan LPS

Ini adalah poin terpenting. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan nasabah di bank hingga Rp2 Miliar per nasabah per bank, ASALKAN suku bunga yang Anda terima tidak melebihi LPS Rate (Tingkat Bunga Penjaminan).

  • Jika bank menawarkan bunga 8%, sedangkan bunga penjaminan LPS hanya 4,25%, maka simpanan Anda TIDAK DIJAMIN jika bank tersebut bangkrut.
  • Tips: Jika Anda menyimpan dana dalam jumlah besar, pastikan bunganya sesuai LPS. Jika Anda mengejar bunga tinggi di atas LPS, sadari risikonya dan jangan taruh seluruh harta Anda di sana.

Hitung Pajak Bunga

Ingat, bunga yang tertera di iklan biasanya adalah Gross (Kotor). Di Indonesia, bunga tabungan dikenakan pajak final sebesar 20% jika total saldo tabungan Anda di atas Rp7.500.000.

  • Contoh: Bunga 6% p.a. Maka bunga bersih (Nett) yang Anda terima adalah: $6\% \times (100\% – 20\%) = 4,8\%$.

Cek Biaya Tersembunyi

Meskipun banyak yang mengklaim sebagai tabungan tanpa biaya admin bunga tinggi, perhatikan biaya lain seperti:

  • Biaya penutupan rekening (jika ditutup sebelum periode tertentu).
  • Biaya transfer antar bank (jika kuota gratis habis).
  • Biaya materai untuk syarat & ketentuan.

Cara Mengoptimalkan Keuntungan dari Tabungan

Setelah membuka rekening, jangan biarkan begitu saja. Lakukan strategi berikut:

  1. Metode Stacking (Tumpuk): Gunakan satu bank digital sebagai hub pembayaran (karena gratis transfer), dan bank lain khusus untuk menabung (yang bunganya paling tinggi).
  2. Manfaatkan Fitur Auto-Debet: Atur agar setiap tanggal gajian, uang otomatis ditarik ke “kantong” atau sub-rekening berbunga tinggi agar tidak terpakai untuk belanja konsumtif.
  3. Diversifikasi: Jangan taruh semua uang di satu bank digital. Membagi dana ke 2-3 bank digital berbeda memitigasi risiko jika ada satu aplikasi yang sedang maintenance atau mengalami gangguan sistem.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Di balik keuntungan tabungan bunga tinggi, terdapat risiko yang harus dipahami oleh setiap nasabah cerdas di tahun 2026:

  • Risiko Keamanan Siber: Bank digital rentan terhadap peretas jika pengguna tidak waspada. Selalu gunakan otentikasi dua faktor (2FA) dan jangan pernah bagikan OTP/PIN.
  • Risiko Likuiditas Bank: Bank kecil yang memberikan bunga sangat tinggi mungkin sedang agresif mencari dana pihak ketiga (DPK) karena butuh likuiditas. Pastikan bank tersebut memiliki fundamental yang sehat.
  • Ketergantungan pada Smartphone: Jika ponsel hilang atau rusak, akses ke uang Anda bisa terhambat sementara waktu karena tidak ada kantor cabang fisik untuk didatangi.
Baca Juga  Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Menurut BI dan IMF

Kesimpulan

Mencari tabungan dengan bunga tertinggi di tahun 2026 adalah langkah cerdas untuk melawan inflasi dan menumbuhkan aset secara pasif. Bank-bank seperti SeaBank, Krom, Neo Commerce, dan Superbank menawarkan solusi menarik yang jauh lebih menguntungkan dibandingkan bank konvensional.

Namun, keuntungan tinggi selalu beriringan dengan pertimbangan risiko. Kunci suksesnya adalah keseimbangan: carilah bunga yang kompetitif, namun tetap perhatikan batas penjaminan LPS dan reputasi bank tersebut.

Jangan hanya tergiur angka persen yang besar, tetapi perhatikan juga kemudahan akses, fitur aplikasi, dan keamanan data.

Mulailah hari ini. Pindahkan “uang dingin” Anda dari rekening gaji yang berbunga nol persen ke rekening tabungan digital yang bekerja keras untuk Anda.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah tabungan dengan bunga tinggi di bank digital aman?

Ya, aman selama bank tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta merupakan peserta penjaminan LPS. Namun, perlu diingat jika bunga yang Anda terima melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, maka simpanan tersebut tidak dijamin jika bank dilikuidasi.

2. Bank mana yang memiliki bunga tabungan tertinggi di tahun 2026?

Secara umum, bank digital seperti Krom Bank, Bank Neo Commerce, dan Superbank menawarkan suku bunga di kisaran 5% – 8% p.a (tergantung produk tabungan atau deposito). Angka ini jauh di atas bank konvensional.

3. Apa syarat membuka tabungan bunga tinggi?

Syaratnya sangat mudah. Anda hanya perlu e-KTP, smartphone, koneksi internet stabil, dan melakukan verifikasi wajah (biometrik) melalui aplikasi bank masing-masing. Prosesnya biasanya hanya memakan waktu 5-10 menit.

4. Apakah bunga tabungan kena pajak?

Ya. Sesuai peraturan pemerintah Indonesia, bunga tabungan dikenakan pajak final sebesar 20% jika jumlah saldo tabungan Anda melebihi Rp7.500.000. Jika saldo di bawah itu, biasanya tidak dikenakan pajak bunga.

5. Apa bedanya tabungan bunga tinggi dengan deposito?

Tabungan bunga tinggi biasanya bersifat fleksibel (bisa diambil kapan saja), sedangkan deposito mengharuskan uang dikunci selama periode tertentu (1, 3, 6, atau 12 bulan). Meskipun deposito seringkali memiliki bunga sedikit lebih tinggi, tabungan bunga tinggi menawarkan likuiditas yang lebih baik.

6. Adakah biaya admin bulanan pada bank digital ini?

Sebagian besar bank digital yang disebutkan di atas menawarkan tabungan tanpa biaya admin. Namun, selalu cek syarat dan ketentuan terbaru di aplikasi masing-masing karena kebijakan bisa berubah sewaktu-waktu.

Disclaimer: Informasi suku bunga dan kebijakan bank dalam artikel ini didasarkan pada tren dan data proyeksi hingga tahun 2026. Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan Bank Indonesia dan manajemen bank terkait. Selalu cek aplikasi resmi bank untuk informasi terkini.

Leave a Comment