Home » Berita » Syarat Foto SNPMB 2026, Ukuran, Background dan Sesuai Aturan Resmi

Syarat Foto SNPMB 2026, Ukuran, Background dan Sesuai Aturan Resmi

Rambay – Tahun 2026 telah tiba, dan bagi siswa kelas 12 maupun lulusan gap year, ini adalah momen krusial untuk mempersiapkan diri menghadapi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Sebelum Anda sibuk berkutat dengan materi tes skolastik atau menyusun portofolio prestasi, ada satu langkah administratif yang sering dianggap remeh namun berpotensi fatal jika diabaikan: Registrasi Akun SNPMB.

Di dalam proses registrasi ini, mengunggah pasfoto adalah kewajiban mutlak. Foto ini bukan sekadar gambar profil media sosial; ini adalah identitas resmi.

Akan tercetak pada Kartu Tanda Peserta Ujian dan menjadi data validasi saat Anda melakukan daftar ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) nanti.

Banyak peserta di tahun-tahun sebelumnya mengalami kegagalan saat “Simpan Permanen” atau bahkan ditolak saat verifikasi fisik di pusat UTBK.

hanya karena foto tidak sesuai standar. Kami akan memastikan pasfoto memenuhi Syarat Foto SNPMB 2026, valid, dan terlihat profesional. Mari kita bedah aturannya secara mendalam.

Pentingnya Kualitas dan Kepatuhan Foto pada SNPMB 2026

Mengapa panitia SNPMB (dahulu LTMPT) begitu ketat mengenai aturan foto? Jawabannya berkaitan dengan sistem keamanan dan validasi data.

  1. Identifikasi Biometrik: Sistem seleksi nasional kini semakin canggih. Foto yang Anda unggah harus mudah dikenali oleh sistem komputer maupun pengawas ujian. Wajah yang tertutup rambut, bayangan gelap, atau resolusi rendah akan menyulitkan proses identifikasi.
  2. Data Seumur Hidup: Foto yang Anda unggah saat pembuatan akun di awal tahun 2026 akan digunakan seterusnya selama proses seleksi berlangsung, mulai dari SNBP (Jalur Prestasi) hingga SNBT (Jalur Tes). Anda tidak bisa menggantinya setelah melakukan simpan permanen.
  3. Kesan Akademis: Foto ini adalah representasi diri Anda sebagai calon mahasiswa. Kualitas foto mencerminkan keseriusan Anda dalam mengikuti seleksi.

Syarat Teknis Foto SNPMB 2026 (Wajib Tahu)

Bagian ini adalah “kitab suci” teknis yang harus Anda patuhi. Jika file foto Anda tidak memenuhi kriteria digital ini, sistem portal SNPMB 2026 akan secara otomatis menolak unggahan Anda.

1. Format dan Ekstensi File

Sistem portal SNPMB umumnya hanya menerima format gambar standar. Pastikan file foto Anda berekstensi:

  • .JPG atau .JPEG
  • .PNG (Meskipun beberapa tahun diperbolehkan, format JPG/JPEG lebih disarankan karena kompresinya lebih stabil untuk ukuran file kecil).

Hindari: Format HEIC (bawaan iPhone), WEBP, atau BMP. Jika foto Anda dalam format ini, konversikan terlebih dahulu.

2. Ukuran File (Size)

Ini adalah masalah yang paling sering dihadapi peserta: file terlalu besar atau terlalu kecil.

  • Minimal: 80 KB (Kilobyte)
  • Maksimal: 300 KB (Kilobyte)

Jika file di bawah 80 KB, gambar akan pecah (blur) saat diperbesar oleh verifikator. Jika di atas 300 KB, server akan menolaknya karena memberatkan database. Anda memerlukan keseimbangan antara kualitas dan kompresi.

3. Dimensi dan Rasio Aspek

Ukuran fisik foto yang diminta adalah pasfoto standar dengan rasio:

  • Rasio: 4:6 (Lebar : Tinggi).
  • Dimensi Pixel (Estimasi): Sekitar 400 x 600 pixel (untuk 300 DPI) atau minimal 250 dpx untuk lebar dan 400 dpx untuk tinggi agar tetap tajam.
Baca Juga  Cara Pengisian PDSS untuk SNBP 2026 dengan Benar, Agar Siswa Lolos Seleksi

Aturan Visual: Background, Pakaian, dan Pose

Setelah memahami syarat teknis (file), kini kita beralih ke syarat visual (tampilan). Di sinilah estetika dan kepatuhan aturan bertemu.

1. Background (Latar Belakang)

Berdasarkan aturan standar yang berlaku konsisten dari tahun ke tahun, dan diproyeksikan tetap sama untuk SNPMB 2026:

  • Warna: Latar belakang harus POLOS.
  • Pilihan Warna: Biasanya Bebas (Merah, Biru, atau Putih). Namun, sangat disarankan menggunakan warna Biru atau Merah karena kontras yang baik dengan wajah dan pakaian.
  • Larangan: Jangan menggunakan latar belakang pemandangan, dinding bermotif, sprei, atau tembok yang warnanya tidak merata. Latar harus satu warna solid.

2. Pakaian (Outfit)

Foto SNPMB adalah foto formal. Lupakan gaya kasual.

  • Sangat Disarankan: Seragam sekolah lengkap (OSIS) dengan atribut yang rapi. Ini adalah pilihan paling aman.
  • Alternatif: Kemeja berkerah polos (putih atau warna cerah/gelap yang kontras dengan background).
  • Dilarang Keras: Kaos oblong (T-shirt), pakaian tanpa lengan, jaket/hoodie yang menutupi leher, atau pakaian dengan corak yang terlalu ramai yang mengganggu fokus.
  • Untuk Peserta Berhijab: Pastikan hijab rapi, dimasukkan ke dalam kerah atau ditata agar tidak menutupi bagian wajah (dagu/pipi). Warna hijab sebaiknya kontras dengan background.

3. Pose dan Posisi Kepala

  • Posisi: Kepala harus tegak lurus menghadap kamera (en face). Tidak boleh miring (tilt) ke kiri, kanan, atas, atau bawah.
  • Proporsi Wajah: Kepala harus terlihat utuh dari dagu hingga ujung rambut/kepala. Wajah harus mendominasi sekitar 80% dari bingkai foto. Jangan zoom out terlalu jauh hingga terlihat setengah badan (pinggang ke atas). Fokusnya adalah Pasfoto, bukan foto model.
  • Pandangan: Mata menatap lurus ke lensa kamera.
  • Ekspresi: Netral atau senyum tipis tanpa memperlihatkan gigi. Hindari tertawa lebar atau cemberut.

Panduan Khusus: Kacamata dan Aksesoris

Bagi Anda yang menggunakan kacamata atau aksesoris tertentu, perhatikan detail berikut:

Penggunaan Kacamata

Apakah boleh memakai kacamata?

  • Boleh, jika Anda memang sehari-hari berkacamata.
  • Syarat: Kacamata tidak boleh memantulkan cahaya (glare) yang menutupi mata. Lensa tidak boleh gelap (sunglasses). Mata harus terlihat jelas di balik lensa. Bingkai kacamata tidak boleh terlalu tebal hingga menutupi alis atau mata.
  • Saran: Jika memungkinkan dan tidak mengganggu penglihatan, melepas kacamata saat foto bisa menjadi opsi yang lebih aman untuk menghindari pantulan cahaya lampu (flash).

Aksesoris Lain

  • Topi, bando besar, atau penutup kepala non-religius DILARANG.
  • Masker wajah harus dilepas.
  • Rambut tidak boleh menutupi mata atau alis. Sisir rapi ke belakang atau samping.

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi (Dan Cara Menghindarinya)

Banyak peserta gagal bukan karena tidak tahu aturan, tapi karena kurang teliti. Berikut daftar kesalahan fatal yang harus dihindari di SNPMB 2026:

Baca Juga  Mudah Banget, Ini Cara Cek Bansos Dengan KTP dan NIK 2025 Secara Online

1. Foto Selfie (Swafoto) yang Dipotong

Mentang-mentang kamera HP canggih, banyak siswa mengambil foto selfie lalu di-crop menjadi 4×6.

  • Masalah: Perspektif wajah pada selfie seringkali distorsi (hidung terlihat besar, telinga tidak sejajar) karena jarak lensa yang terlalu dekat. Bahu juga biasanya terlihat miring.
  • Solusi: Mintalah bantuan orang lain untuk memotret Anda dari jarak 1-1,5 meter, atau gunakan tripod dan timer. Gunakan kamera belakang HP, bukan kamera depan.

2. Pencahayaan Buruk (Underexposed/Overexposed)

  • Masalah: Wajah terlihat gelap di satu sisi (bayangan samping) atau terlalu terang hingga fitur wajah hilang.
  • Solusi: Gunakan pencahayaan alami. Berdirilah menghadap jendela di pagi hari. Pastikan cahaya jatuh merata ke wajah. Jangan membelakangi cahaya (backlight).

3. Edit Berlebihan (Filter Cantik/Ganteng)

  • Masalah: Menggunakan filter Instagram/TikTok yang meniruskan pipi, membesarkan mata, atau memutihkan kulit secara ekstrem.
  • Akibat: Saat verifikasi wajah di lokasi ujian (UTBK), pengawas mungkin mencurigai Anda sebagai joki karena wajah asli berbeda dengan foto.
  • Solusi: Edit hanya sebatas color correction dan brightness/contrast. Jangan mengubah struktur wajah.

4. Background Tidak Bersih

  • Masalah: Mengedit background menggunakan aplikasi penghapus background otomatis yang tidak rapi, sehingga ada sisa-sisa “potongan” rambut yang kasar atau warna background menyatu dengan rambut.
  • Solusi: Gunakan foto studio jika ragu, atau gunakan aplikasi edit foto profesional.

Cara Mengambil Foto Sendiri di Rumah (Low Budget, High Quality)

Anda tidak wajib ke studio foto mahal. Berikut tips mengambil foto SNPMB 2026 di rumah dengan hasil profesional:

  1. Siapkan Alat: Smartphone dengan kamera minimal 12MP, kain polos (biru/merah) atau tembok rata, dan kursi.
  2. Pencahayaan: Lakukan di pagi hari (jam 08.00 – 10.00) di teras atau dekat jendela. Cahaya matahari pagi adalah <i>lighting</i> terbaik.
  3. Jarak: Letakkan kamera sejajar mata (eye-level). Jarak kamera ke objek sekitar 1,5 meter. Gunakan fitur zoom optik 2x (jika ada) untuk menghindari distorsi wajah.
  4. Bantuan Teman: Minta tolong teman atau keluarga memotret. Pastikan bahu kiri dan kanan terlihat seimbang.
  5. Ambil Banyak: Jangan hanya sekali jepret. Ambil 10-20 foto untuk dipilih yang terbaik.

Cara Mengedit dan Mengatur Ukuran Foto (Resize)

Setelah foto diambil, langkah selanjutnya adalah <i>post-processing</i> agar sesuai syarat 80-300 KB.

Menggunakan Situs Online (Ilmu Gratis)

Banyak situs seperti iLoveIMG, CompressJPEG, atau PicResize yang bisa digunakan.

  1. Crop: Potong foto sesuai rasio 4:6. Pastikan kepala ada di tengah.
  2. Resize: Atur dimensi pixel (misal: 400×600 px).
  3. Compress: Unduh hasil. Cek ukuran file. Jika di atas 300KB, kompres lagi. Jika di bawah 80KB, ulangi dengan kualitas lebih tinggi.

Menggunakan Aplikasi HP

Aplikasi seperti Canva atau PicsArt bisa digunakan, namun hati-hati saat menyimpan (Save/Export), pastikan kualitasnya diatur agar ukuran file pas. Jangan gunakan stiker atau filter artistik.

Baca Juga  Cara Registrasi Akun SNPMB 2026 di Portal Resmi, Siswa Wajib Tahu

Checklist Terakhir Sebelum Simpan Permanen

Sebelum Anda menekan tombol “Simpan Permanen” pada akun SNPMB 2026, lakukan pengecekan terakhir ini:

  • [ ] Apakah format file sudah JPG/JPEG?
  • [ ] Apakah ukuran file di antara 80 KB – 300 KB?
  • [ ] Apakah background sudah polos tanpa motif?
  • [ ] Apakah wajah terlihat jelas, fokus, dan tajam (tidak blur)?
  • [ ] Apakah posisi kepala tegak lurus menghadap depan?
  • [ ] Apakah pakaian sudah rapi dan formal (berkerah)?
  • [ ] Apakah tidak ada bagian kepala yang terpotong?

Jika semua jawaban adalah “YA”, maka Anda siap mengunggah.

Kesimpulan

Memenuhi Syarat Foto SNPMB 2026 mungkin terdengar seperti hal teknis yang sepele, namun ini adalah fondasi dari validitas data pendaftaran Anda.

Foto yang sesuai aturan menunjukkan kesiapan dan profesionalisme Anda sebagai calon mahasiswa. Ingatlah kunci utamanya: Jelas, Formal, Sesuai Ukuran (80-300KB), dan Proporsional.

Jangan menunda proses pembuatan foto hingga detik-detik terakhir penutupan registrasi akun. Kesalahan teknis akibat terburu-buru bisa berakibat fatal pada masa depan pendidikan Anda.

Siapkan foto terbaik Anda sekarang, patuhi panduan di atas, dan melangkahlah dengan percaya diri menuju seleksi masuk perguruan tinggi impian Anda.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Foto SNPMB 2026

1. Apakah boleh menggunakan foto ijazah SMP?

Sangat tidak disarankan. Anda harus menggunakan foto terbaru (maksimal 3 bulan terakhir). Wajah Anda di kelas 12 pasti berbeda dengan saat SMP. Gunakan foto terkini untuk memudahkan verifikasi.

2. Apakah background harus warna biru?

Aturan resminya biasanya menyebutkan “Latar Belakang Polos berwarna bebas”. Namun, standar umum administrasi di Indonesia (seperti KTP atau ijazah) biasanya menggunakan Biru atau Merah.

Biru seringkali lebih disarankan untuk tahun genap (lahir tahun genap) atau sekadar preferensi umum, tapi yang paling penting adalah POLOS. Cek laman resmi portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id saat pembukaan untuk instruksi spesifik jika ada perubahan.

3. Bagaimana jika ukuran foto saya 305 KB?

Sistem akan menolak. Anda harus melakukan kompresi sedikit lagi hingga di bawah 300 KB. Gunakan online image compressor untuk menurunkannya sedikit tanpa merusak kualitas.

4. Apakah boleh memakai softlens?

Boleh, asalkan softlens bening (clear) dan bukan softlens berwarna yang mengubah warna asli mata secara drastis (misal: merah, ungu, atau mata kucing). Hal ini demi keakuratan biometrik.

5. Kemeja saya ada motif garis-garis tipis, apakah boleh?

Sebaiknya hindari. Motif garis-garis kecil bisa menyebabkan efek moire (pola bergelombang aneh) pada hasil foto digital. Gunakan kemeja polos satu warna untuk hasil terbaik.

6. Jika saya sudah simpan permanen tapi foto salah, apakah bisa diubah?

Tidak bisa. Konsep “Simpan Permanen” bersifat final. Inilah mengapa Anda harus sangat teliti sebelum melakukan finalisasi data. Jika terjadi kesalahan fatal, Anda harus segera menghubungi Helpdesk SNPMB, meskipun peluang perubahannya sangat kecil dan prosesnya rumit.