Rambay.id – Pasar smartphone kelas menengah (mid-range) di Indonesia kembali memanas di awal tahun 2026. Samsung, sebagai raksasa teknologi asal Korea Selatan.
Bersiap untuk kembali mendefinisikan standar ponsel mid-range premium melalui penerus seri A yang legendaris. Siapa lagi kalau bukan Samsung Galaxy A57 5G.
Setelah kesuksesan besar Galaxy A55 dan A56 di tahun-tahun sebelumnya, ekspektasi terhadap Samsung Galaxy A57 tentu sangat tinggi.
Banyak pengguna yang menantikan apakah ponsel ini mampu membawa fitur-fitur flagship Galaxy S series.
Ke harga yang lebih terjangkau. Bagi Anda yang sedang mencari daily driver baru yang tangguh, awet, dan memiliki kamera mumpuni.
Kami bantu review Samsung Galaxy A57 5G, mulai dari bocoran spesifikasi, peningkatan fitur, hingga prediksi harga dan jadwal rilisnya di tanah air.
Desain Premium: Evolusi “Key Island” yang Lebih Mewah
Salah satu alasan utama mengapa seri Galaxy A5x selalu laris manis adalah desainnya. Samsung Galaxy A57 diprediksi akan menyempurnakan bahasa desain yang sudah ada dengan sentuhan yang lebih premium, mendekati estetika seri Galaxy S26.
Material Kaca dan Bingkai Metal
Samsung Galaxy A57 5G hampir dipastikan akan tetap mempertahankan penggunaan material kaca pada bagian belakang (backdoor) yang dilindungi oleh Gorilla Glass Victus+ atau versi yang lebih baru.
Penggunaan material ini memberikan kesan solid dan mewah saat digenggam, jauh dari kesan “plastik” yang biasa ditemukan pada ponsel kelas menengah pesaingnya.
Bingkai (frame) ponsel ini akan menggunakan aluminium yang kokoh dengan finishing brushed metal yang elegan. Desain “Key Island” benjolan unik di area tombol volume dan power.
Kemungkinan besar akan tetap dipertahankan namun dengan profil yang lebih halus dan ergonomis, membuatnya lebih nyaman saat diakses dengan ibu jari.
Pilihan Warna yang Segar
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun di mana warna-warna pastel yang soft namun futuristik akan mendominasi. Samsung Galaxy A57 kemungkinan akan hadir dalam varian warna.
Seperti Awesome Ice Blue, Awesome Lilac, Awesome Navy, dan mungkin warna hero color baru seperti Titanium Gray look-alike untuk memberikan kesan industrial yang modern.
Layar Super AMOLED: Kualitas Visual Tanpa Kompromi
Sektor layar selalu menjadi kekuatan utama Samsung. Pada Galaxy A57, Samsung tidak main-main dalam memberikan pengalaman visual terbaik di kelasnya.
Panel 120Hz Adaptif yang Lebih Cerdas
Samsung Galaxy A57 5G akan mengusung layar berukuran 6,6 inci dengan panel Super AMOLED. Fitur utama yang menjadi sorotan adalah refresh rate 120Hz yang kini lebih adaptif. Jika sebelumnya seri A hanya bisa berpindah antara 60Hz dan 120Hz.
Teknologi terbaru di A57 diharapkan mampu menurunkan refresh rate hingga angka yang lebih rendah saat layar statis, yang berdampak signifikan pada penghematan daya baterai.
Tingkat Kecerahan (Brightness) yang Meningkat
Masalah utama penggunaan ponsel di bawah terik matahari Indonesia akan teratasi. Layar Samsung Galaxy A57 diprediksi memiliki tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 1.800 – 2.000 nits.
Didukung dengan fitur Vision Booster. Ini memastikan konten di layar tetap terbaca jelas, tajam, dan memiliki kontras warna yang akurat meski Anda sedang berada di luar ruangan pada siang hari bolong.
Performa Dapur Pacu: Siap Libas Game Berat
Bagian paling krusial bagi para gamer dan multitasker adalah chipset. Samsung Galaxy A57 hadir untuk menjawab keluhan mengenai performa mid-range yang seringkali “nanggung”.
Chipset Exynos 1680 (Atau Setara)
Berdasarkan tren tahunan, Samsung kemungkinan besar akan menyematkan chipset buatan mereka sendiri yang telah disempurnakan, yakni Exynos 1680 (nama tentatif/penerus 1580). Chipset ini dibangun dengan fabrikasi 4nm yang lebih efisien.
Apa artinya bagi pengguna?
- Efisiensi Daya: Baterai lebih awet meski digunakan untuk aktivitas berat.
- GPU Lebih Kencang: Didukung oleh GPU Xclipse berbasis arsitektur AMD RDNA, performa gaming untuk judul-judul berat seperti Genshin Impact atau Honkai: Star Rail akan berjalan lebih stabil di settingan grafik tinggi tanpa throttling yang berlebihan.
- NPU untuk AI: Peningkatan Neural Processing Unit (NPU) sangat penting untuk mendukung fitur Galaxy AI yang akan dibahas nanti.
Opsi RAM dan Penyimpanan Jumbo
Di tahun 2026, RAM 6GB sudah dianggap kurang untuk standar Android modern. Samsung Galaxy A57 diprediksi akan memiliki varian dasar RAM 8GB dan varian tertinggi 12GB.
Untuk penyimpanan internal, tidak ada lagi varian 128GB. Kemungkinan besar Samsung akan menstandarisasi penyimpanan mulai dari 256GB hingga 512GB. Tentu saja, slot microSD (hybrid) yang menjadi ciri khas seri A dan dicintai banyak pengguna setia kemungkinan besar masih dipertahankan.
Sektor Kamera: Fotografi Malam dan AI Editing
Samsung Galaxy A57 5G bukan hanya tentang performa, tapi juga alat kreasi konten yang powerful.
Konfigurasi Tiga Kamera Belakang
- Kamera Utama 50MP (OIS): Menggunakan sensor Sony atau ISOCELL terbaru yang lebih besar, memungkinkan tangkapan cahaya lebih banyak. Fitur OIS (Optical Image Stabilization) pun ditingkatkan untuk video yang super stabil (Super Steady).
- Kamera Ultrawide 12MP: Untuk foto pemandangan atau foto grup tanpa distorsi berlebih di bagian pinggir.
- Kamera Makro 5MP: Masih dipertahankan untuk pecinta foto detail jarak dekat.
Peningkatan terbesar ada pada Nightography. Berkat ISP (Image Signal Processor) baru pada chipsetnya, foto malam hari akan terlihat jauh lebih minim noise, lebih terang, namun tetap mempertahankan suasana malam yang natural.
Kamera Depan untuk Selfie Jernih
Kamera depan beresolusi 32MP tetap menjadi andalan, namun kini dengan dukungan perekaman video 4K 60fps yang lebih stabil, sangat cocok untuk kebutuhan vlogging TikTok atau Instagram Reels tanpa perlu alat bantu gimbal.
Fitur Galaxy AI: Kecerdasan Buatan di Kelas Menengah
Tahun 2026 adalah era di mana AI bukan lagi eksklusif untuk ponsel harga 20 jutaan. Samsung Galaxy A57 digadang-gadang akan menjadi perangkat mid-range pertama yang mengadopsi fitur Galaxy AI secara lebih luas.
Beberapa fitur AI yang mungkin hadir:
- Circle to Search: Lingkari objek di layar untuk langsung mencarinya di Google.
- Photo Assist: Menghapus objek mengganggu, memindahkan subjek foto, atau memperluas latar belakang foto secara generatif.
- Live Translate: Menerjemahkan panggilan telepon secara real-time (meski mungkin fiturnya lebih terbatas dibanding seri S).
Kehadiran fitur ini jelas menjadi nilai jual utama yang membedakan Samsung Galaxy A57 dari kompetitor Tiongkok di rentang harga yang sama.
Ketahanan Baterai dan Durabilitas
Baterai 5.000 mAh yang Awet Seharian
Kapasitas baterai standar industri 5.000 mAh tetap dipertahankan. Namun, berkat efisiensi chipset 4nm dan manajemen daya layar yang lebih baik, Screen-on-Time (SoT) bisa tembus lebih dari 8-9 jam untuk penggunaan normal.
Fast Charging 45W?
Ini adalah pertanyaan besar. Banyak pengguna berharap Samsung akhirnya memberikan charger 45W di dalam kotak, namun melihat tren “Go Green”, kemungkinan besar Anda masih harus membeli kepala charger secara terpisah.
Namun, dukungan pengisian daya 45W dipastikan ada, memungkinkan pengisian 0-50% dalam waktu sekitar 30 menit.
Tahan Air dan Debu (IP67)
Fitur wajib seri A5x adalah sertifikasi IP67. Artinya, Samsung Galaxy A57 tahan debu dan bisa bertahan di dalam air tawar kedalaman 1 meter selama 30 menit. Fitur ini memberikan ketenangan pikiran saat memotret di kolam renang atau saat terjebak hujan deras di jalan.
Perangkat Lunak: Jaminan Update Panjang
Samsung adalah raja dalam hal dukungan software di dunia Android. Galaxy A57 akan berjalan langsung dengan One UI 8 berbasis Android 16 (atau versi terbaru saat rilis).
Kabar terbaiknya? Samsung kemungkinan akan memperpanjang dukungan update. Jika sebelumnya 4 tahun OS dan 5 tahun keamanan, ada rumor bahwa A57 bisa mendapatkan dukungan update OS hingga 6 tahun.
Ini menjadikan Samsung Galaxy A57 investasi jangka panjang yang sangat baik karena ponsel tidak akan terasa usang dalam waktu singkat.
Prediksi Harga Samsung Galaxy A57 di Indonesia
Melihat inflasi teknologi dan peningkatan fitur (terutama AI dan material bodi), harga Samsung Galaxy A57 diprediksi akan mengalami sedikit kenaikan dibanding pendahulunya saat pertama rilis.
Berikut adalah estimasi harga (Price Prediction) untuk pasar Indonesia:
- Samsung Galaxy A57 5G (8GB/256GB): Rp 6.499.000
- Samsung Galaxy A57 5G (12GB/256GB): Rp 6.999.000
- Samsung Galaxy A57 5G (12GB/512GB): Rp 7.499.000
Meskipun menyentuh angka 6-7 juta, harga ini masih sangat worth it jika dibandingkan dengan fitur flagship yang dibawanya.
Tanggal Rilis Resmi di Indonesia
Kapan Samsung Galaxy A57 masuk Indonesia?
Berdasarkan pola rilis tahunan Samsung:
- Galaxy A54 rilis Maret.
- Galaxy A55 rilis Maret.
- Galaxy A56 rilis Maret.
Maka, besar kemungkinan Samsung Galaxy A57 5G akan diperkenalkan secara global pada pertengahan Maret 2026, dan masuk ke pasar Indonesia hanya berselang beberapa hari atau satu minggu setelah peluncuran global.
Tepat menjelang momen Ramadhan dan Lebaran 2026. Momen ini biasanya dimanfaatkan Samsung untuk mendongkrak penjualan karena tingginya daya beli masyarakat akan ponsel baru untuk hari raya.
Kesimpulan: Apakah Samsung Galaxy A57 Layak Ditunggu?
Samsung Galaxy A57 5G tampaknya bukan sekadar penyegaran rutin tahunan. Dengan integrasi Galaxy AI, peningkatan chipset yang signifikan, serta jaminan update software jangka panjang, ponsel ini menawarkan paket lengkap yang sulit ditolak.
Ponsel ini sangat cocok untuk Anda yang:
- Ingin fitur flagship tapi budget terbatas di bawah 8 juta.
- Mencari HP yang awet dipakai 4-5 tahun ke depan tanpa lemot.
- Konten kreator yang butuh kamera stabil dan fitur editing instan.
- Gamer kasual yang butuh HP dingin dan baterai awet.
Jika Anda saat ini masih menggunakan Galaxy A52, A53, atau ponsel merek lain yang sudah berusia 3 tahun, Samsung Galaxy A57 adalah upgrade yang sempurna. Namun, jika Anda pengguna A55 atau A56, peningkatannya mungkin tidak terlalu drastis kecuali Anda benar-benar membutuhkan fitur AI-nya.
Saran kami: Mulailah menabung dari sekarang, karena saat rilis di bulan Maret 2026 nanti, ponsel ini diprediksi akan menjadi “Raja Mid-Range” baru di Indonesia.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Samsung Galaxy A57
1. Apakah Samsung Galaxy A57 5G sudah mendukung eSIM?
Ya, melanjutkan tren dari seri A55 dan A56, Samsung Galaxy A57 dipastikan mendukung teknologi eSIM. Ini memungkinkan Anda menggunakan dual SIM tanpa perlu kartu fisik kedua, atau sangat berguna saat traveling ke luar negeri.
2. Apakah ada slot memori eksternal (MicroSD)?
Kemungkinan besar masih ada. Samsung seri A (terutama model A3x dan A5x) biasanya masih mempertahankan slot Hybrid SIM, di mana Anda bisa memilih menggunakan 2 kartu SIM fisik atau 1 SIM + 1 MicroSD hingga 1TB.
3. Apakah Samsung Galaxy A57 memiliki fitur Wireless Charging?
Hingga saat ini, fitur wireless charging masih menjadi pembeda utama antara seri A dan seri S. Besar kemungkinan Samsung Galaxy A57 belum mendukung wireless charging untuk menjaga agar tidak memakan pangsa pasar Galaxy S25 FE atau S26.
4. Apakah dalam paket penjualan sudah termasuk kepala charger?
Berdasarkan kebijakan Samsung dalam beberapa tahun terakhir demi alasan lingkungan (eco-friendly), paket penjualan Galaxy A57 kemungkinan besar hanya berisi kabel data USB-C to USB-C. Anda perlu membeli adaptor 25W atau 45W secara terpisah.
5. Apakah Samsung Galaxy A57 cocok untuk game berat seperti Genshin Impact?
Sangat cocok untuk kelas harganya. Dengan chipset baru (Exynos 1680/setara) dan sistem pendingin Vapor Chamber yang diperluas, A57 mampu menjalankan game berat dengan settingan Medium-High secara lancar dan suhu yang terjaga.
6. Apa bedanya Samsung A57 dengan Samsung S25 FE?
Perbedaan utama biasanya terletak pada chipset (S25 FE menggunakan chipset flagship tahun lalu), kemampuan kamera telephoto (Zoom optik), dan dukungan fitur Samsung DeX yang biasanya absen di seri A.
Jika Anda butuh performa mentah tertinggi dan kamera zoom, S25 FE lebih unggul, namun A57 menang di harga dan efisiensi baterai.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan analisis tren, bocoran terkini, dan pola rilis Samsung hingga Januari 2026. Spesifikasi final dan harga resmi dapat berubah saat pengumuman resmi dari Samsung Indonesia.