Home » Ekonomi » KUR BRI: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran Terbaru

KUR BRI: Syarat, Bunga, dan Tabel Angsuran Terbaru

Rambay – Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, masalah permodalan sering kali menjadi batu sandungan utama dalam mengembangkan bisnis.

Di tengah tantangan ekonomi, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) hadir sebagai angin segar. Sebagai bank dengan jaringan terluas hingga ke pelosok desa, BRI menjadi penyalur KUR terbesar yang menjadi andalan masyarakat.

Namun, sering kali informasi yang beredar membingungkan. Berapa sebenarnya bunga yang ditetapkan tahun ini? Apakah pengajuan bisa dilakukan tanpa harus antre di bank?

Kami akan mulai merangkum informasi tentang KUR BRI, mulai dari syarat administrasi, rincian suku bunga berjenjang, hingga simulasi tabel angsuran untuk pinjaman 50 juta.

Jika Anda sedang mencari cara mengembangkan usaha dengan suntikan dana aman dan terjangkau, panduan ini adalah untuk Anda.

Apa Itu KUR BRI? Mengapa Begitu Diminati?

Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI adalah program pembiayaan/kredit bersubsidi dari pemerintah dengan bunga rendah, di mana 100% dananya berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BRI.

Program ini dikhususkan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah yang memiliki usaha produktif dan layak (feasible) namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan belum cukup (belum bankable).

Alasan utama mengapa KUR BRI sangat diminati adalah karena subsidi bunga dari pemerintah. Selisih bunga pasar dengan bunga yang dibebankan kepada nasabah ditanggung oleh pemerintah, sehingga cicilan menjadi sangat ringan dibandingkan pinjaman komersial biasa.

Jenis-Jenis KUR BRI

Sebelum mengajukan, penting untuk mengetahui jenis KUR mana yang sesuai dengan kebutuhan modal Anda:

  1. KUR Mikro BRI:
    • Plafon pinjaman hingga Rp50 juta (sekarang bisa sampai Rp100 juta tanpa agunan tambahan tergantung kebijakan cabang dan riwayat nasabah).
    • Jangka waktu pelunasan (tenor) maksimal 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja (KMK) dan 5 tahun untuk Kredit Investasi (KI).
    • Bebas biaya administrasi dan provisi.
  2. KUR Kecil BRI:
    • Plafon pinjaman di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta.
    • Wajib memiliki agunan tambahan (seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan).
    • Tenor maksimal 4 tahun (KMK) dan 5 tahun (KI).
  3. KUR TKI BRI:
    • Dikhususkan untuk membiayai keberangkatan calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan.
    • Plafon hingga Rp25 juta atau sesuai struktur biaya (cost structure).
    • Tenor maksimal 3 tahun atau sesuai masa kontrak kerja.

Syarat Pengajuan KUR BRI Terbaru

Banyak calon debitur yang gagal di tahap awal karena kurang teliti dalam melengkapi persyaratan. Bagaimana cara mengajukan pinjaman KUR BRI agar cepat disetujui? Langkah pertama adalah memastikan Anda memenuhi kriteria dan dokumen berikut.

Baca Juga  Tabungan dengan Bunga Tertinggi 2026, Ini Daftar Bank Paling Menguntungkan

1. Syarat Umum (Kualifikasi Debitur)

  • Individu/Perorangan: Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Usia: Minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Status Usaha: Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan aktif minimal 6 bulan.
  • Riwayat Kredit: Tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah), KKB (Kredit Kendaraan Bermotor), dan Kartu Kredit. Pastikan riwayat BI Checking (SLIK OJK) Anda bersih dari kredit macet.

2. Syarat Dokumen Administrasi

Dokumen adalah bukti validitas identitas dan usaha Anda. Siapkan berkas berikut dalam map yang rapi:

  • Fotokopi e-KTP (Suami dan Istri jika sudah menikah).
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi Buku Nikah/Surat Cerai (bagi yang menikah/cerai).
  • Surat Izin Usaha: Bisa berupa Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kelurahan/Desa, Nomor Induk Berusaha (NIB), atau surat izin lainnya yang sejenis.
  • NPWP (Wajib untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta).
  • Pas foto berwarna (ukuran 4×6 biasanya diminta).

Catatan Penting: Untuk KUR Kecil, Anda juga wajib melampirkan fotokopi dokumen agunan tambahan (SHM/SHGB atau BPKB).

Suku Bunga KUR BRI: Aturan Berjenjang Terbaru

Salah satu perubahan paling signifikan pada regulasi KUR terbaru adalah penerapan suku bunga berjenjang. Hal ini diatur dalam Permenko Bidang Perekonomian.

Bunga dasar KUR Mikro dan Kecil adalah 6% efektif per tahun. Namun, aturan ini berlaku bagi debitur yang baru pertama kali menerima KUR. Berikut rinciannya:

  • Pinjaman ke-1: Bunga 6% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-2: Bunga naik menjadi 7% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-3: Bunga naik menjadi 8% efektif per tahun.
  • Pinjaman ke-4: Bunga naik menjadi 9% efektif per tahun.

Kebijakan ini dibuat agar dana KUR dapat bergilir dan dinikmati oleh lebih banyak pelaku UMKM baru, serta mendorong UMKM lama untuk “naik kelas” ke pinjaman komersial (Kupedes) jika usahanya sudah semakin mapan.

Tabel Angsuran KUR BRI (Simulasi)

Salah satu pertanyaan yang paling sering dicari oleh calon peminjam adalah: “Pinjam KUR BRI 50 juta angsuran berapa?”. Mengetahui estimasi cicilan sangat penting untuk mengukur kemampuan bayar (Cash Flow) usaha Anda.

Berikut adalah simulasi tabel angsuran KUR BRI dengan asumsi bunga 6% per tahun (untuk pinjaman pertama):

Tabel Simulasi Plafon Rp 10 Juta – Rp 50 Juta

Tenor (Bulan)Pinjaman 10 JutaPinjaman 25 JutaPinjaman 50 Juta
12 BulanRp 860.664Rp 2.151.661Rp 4.303.321
18 BulanRp 582.317Rp 1.455.793Rp 2.911.587
24 BulanRp 443.206Rp 1.108.015Rp 2.216.031
36 BulanRp 304.219Rp 760.548Rp 1.521.097
48 BulanRp 234.850Rp 587.126Rp 1.174.251
60 BulanRp 193.328Rp 483.320Rp 966.640

Disclaimer: Angka di atas adalah estimasi. Nilai angsuran real dapat berbeda sedikit tergantung tanggal pencairan dan kebijakan pembulatan sistem bank.

Dari tabel di atas, untuk menjawab pertanyaan “Pinjam KUR BRI 50 juta angsuran berapa”, jika Anda mengambil tenor 3 tahun (36 bulan), cicilan Anda hanya sekitar Rp 1,5 jutaan per bulan. Angka ini sangat terjangkau bagi usaha yang memiliki omzet harian stabil.

Baca Juga  Tabel Pinjaman BRI Non KUR, Ini Simulasi dan Syaratnya

Cara Mengajukan KUR BRI: Offline vs Online

Di era digital ini, kemudahan akses menjadi prioritas. Banyak nasabah bertanya, “Bisakah pinjam KUR BRI lewat online?”. Jawabannya adalah BISA, namun ada tahapan verifikasi yang tetap melibatkan pertemuan fisik.

Cara 1: Pengajuan Lewat Online (kur.bri.co.id)

BRI menyediakan portal E-Form untuk memudahkan pendaftaran awal tanpa harus bolak-balik ke kantor cabang. Berikut langkahnya:

  1. Buka laman kur.bri.co.id.
  2. Pilih menu “Ajukan Pinjaman”.
  3. Login menggunakan akun email. Jika belum punya, pilih “Daftar” dan lakukan verifikasi email.
  4. Baca pernyataan yang diberikan, klik “Setuju”.
  5. Isi formulir pengajuan secara lengkap (Profil Anda, Profil Usaha, Unggah Dokumen, dan Data Pengajuan).
  6. Setelah selesai, data akan masuk ke sistem BRI dan Mantri (petugas lapangan BRI) di unit kerja terdekat akan menghubungi Anda untuk proses survei.

Cara 2: Pengajuan Langsung ke Kantor Cabang/Unit

Ini adalah cara konvensional yang masih paling efektif:

  1. Siapkan semua dokumen persyaratan lengkap.
  2. Datang ke Kantor Cabang atau Unit BRI terdekat dari lokasi usaha Anda (sesuai domisili usaha).
  3. Ambil nomor antrean untuk Customer Service (CS) atau bagian kredit.
  4. Sampaikan tujuan untuk mengajukan KUR.
  5. Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen. Jika lengkap, petugas (Mantri) akan menjadwalkan survei ke lokasi usaha Anda.

Tips Jitu Agar Pengajuan KUR BRI Disetujui

Tidak semua pengajuan KUR disetujui. Bank memiliki prinsip kehati-hatian. Agar peluang Anda besar, perhatikan tips berikut:

  1. Jaga Reputasi Keuangan: Pastikan tidak ada tunggakan di pinjaman online (Pinjol) atau leasing motor. Data SLIK OJK adalah gerbang pertama penentu kelulusan.
  2. Pisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha: Bank menyukai nasabah yang tertib administrasi. Meskipun sederhana, buatlah catatan pemasukan dan pengeluaran rutin.
  3. Tunjukkan Cash Flow yang Sehat: Pastikan saldo tabungan Anda menunjukkan mutasi yang aktif (uang masuk dan keluar) yang mencerminkan aktivitas usaha.
  4. Jujur Saat Survei: Ketika Mantri BRI datang mensurvei, jawablah pertanyaan dengan jujur mengenai kondisi usaha, keuntungan, dan tantangan yang dihadapi. Kejujuran meningkatkan kepercayaan (Trust).
  5. Ajukan Sesuai Kemampuan: Jangan memaksakan mengambil plafon maksimal jika kapasitas bayar usaha belum mencukupi. Bank akan menghitung Repayment Capacity Anda.
Baca Juga  Harga Emas Perhiasan 4 Januari 2026, Waktu Tepat Beli atau Jual?

Kesimpulan

KUR BRI merupakan instrumen pembiayaan yang sangat powerfull bagi UMKM di Indonesia untuk naik kelas. Dengan suku bunga yang sangat kompetitif (mulai 6% per tahun) dan tenor yang fleksibel, program ini meringankan beban bunga yang biasanya menjadi momok bagi pengusaha kecil.

Bagi Anda yang berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp 50 juta, angsuran yang berkisar di angka Rp 1,5 juta untuk tenor 3 tahun tentu merupakan tawaran yang sangat menarik dibandingkan pinjaman non-subsidi.

Kunci keberhasilan pengajuan terletak pada kelengkapan administrasi, kebersihan riwayat kredit (SLIK OJK), dan kondisi usaha yang real serta produktif.

Jangan tunda lagi, persiapkan dokumen Anda, cek kembali arus kas usaha, dan manfaatkan fasilitas negara ini untuk ekspansi bisnis Anda.

Ingat, gunakan dana pinjaman murni untuk modal kerja atau investasi alat, bukan untuk kebutuhan konsumtif, agar usaha Anda dapat tumbuh berkelanjutan.

FAQ (Pertanyaan Umum Seputar KUR BRI)

Berikut adalah jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan terkait KUR BRI:

1. Bisakah pinjam KUR BRI lewat online sepenuhnya tanpa ke bank?

Secara teknis pendaftaran bisa dilakukan online melalui kur.bri.co.id. Namun, proses tanda tangan akad kredit dan verifikasi/survei usaha tetap mewajibkan pertemuan fisik dengan petugas bank atau kunjungan ke kantor cabang. Online hanya mempermudah proses pendaftaran awal.

2. Berapa lama proses pencairan KUR BRI?

Jika dokumen lengkap dan survei berjalan lancar, proses pencairan biasanya memakan waktu 3 hari hingga 7 hari kerja (maksimal 14 hari kerja tergantung antrean di kantor unit tersebut).

3. Apakah usaha baru 1 bulan bisa mengajukan KUR?

Tidak bisa. Syarat mutlak KUR adalah usaha telah berjalan aktif minimal 6 bulan. Jika kurang dari itu, Anda disarankan menunggu hingga usia usaha mencukupi.

4. Apakah pinjaman online (Pinjol) mempengaruhi pengajuan KUR?

Ya, sangat berpengaruh. Jika Anda memiliki tunggakan atau riwayat kredit macet di aplikasi Pinjol yang terdaftar di OJK, nama Anda akan tercatat buruk di SLIK OJK, yang menyebabkan pengajuan KUR otomatis ditolak. Pastikan lunasi dulu hutang pinjol Anda.

5. Pinjam KUR BRI 50 juta angsuran berapa?

Untuk pinjaman Rp 50 juta dengan bunga 6% per tahun:

Tenor 36 bulan: Rp 1.521.097 /bulan

Tenor 12 bulan: Rp 4.303.321 /bulan

Tenor 24 bulan: Rp 2.216.031 /bulan

Leave a Comment