Home » Berita » Jadwal Libur Bursa Saham 2025 dan 2026, Investor Wajib Tahu

Jadwal Libur Bursa Saham 2025 dan 2026, Investor Wajib Tahu

Rambay – Bagi seorang investor maupun trader saham, kalender adalah salah satu senjata yang sering kali diremehkan namun memiliki dampak vital. Mengetahui Jadwal Libur Bursa Saham bukan sekadar tentang mengetahui kapan pasar tutup, melainkan tentang perencanaan strategi keuangan yang matang.

Di tahun 2025 dan menyongsong tahun 2026, dinamika pasar modal Indonesia (IHSG) akan sangat dipengaruhi oleh hari-hari libur nasional dan cuti bersama. Kami akan mengupas tuntas prakiraan jadwal libur bursa.

Dampaknya terhadap penyelesaian transaksi, serta strategi jitu menghadapi hari libur agar portofolio Anda tetap bertumbuh.

Mengapa Mengetahui Jadwal Libur Bursa Itu Krusial?

Sebelum masuk ke rincian tanggal, penting untuk memahami mengapa informasi ini berharga. Banyak pemula di pasar modal terjebak dalam posisi “nyangkut” atau terkena denda (suspend) hanya karena salah menghitung hari bursa.

1. Mekanisme Penyelesaian Transaksi (Settlement T+2)

Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan siklus penyelesaian T+2. Artinya, jika Anda menjual saham pada hari Senin, dana tunai baru akan tersedia di Rekening Dana Nasabah (RDN) dua hari bursa kemudian (Rabu).

Namun, jika hari Selasa adalah hari libur bursa, maka penyelesaian transaksi mundur ke hari Kamis. Ketidaktahuan akan hal ini bisa mengacaukan arus kas (cash flow) Anda, terutama jika Anda membutuhkan dana tunai secara mendesak.

2. Bunga Margin (Margin Interest)

Bagi trader yang menggunakan fasilitas margin (utang sekuritas), hari libur adalah musuh dalam selimut. Bunga margin dihitung berdasarkan hari kalender, bukan hari bursa.

Jika Anda memegang posisi margin melewati libur panjang (misalnya libur Lebaran yang bisa mencapai 1 minggu), Anda akan dikenakan bunga selama periode libur tersebut meskipun pasar tutup dan Anda tidak bisa melakukan transaksi jual beli.

3. Risiko Global (Global Exposure)

Bursa saham dunia tidak libur secara serentak. Ada kalanya Bursa Efek Indonesia (IDX) libur, namun Wall Street (AS) atau Bursa Regional Asia tetap buka. Jika terjadi sentimen negatif besar di pasar global saat IDX libur.

Maka saat IDX dibuka kembali, risiko Gap Down (harga dibuka jauh lebih rendah) sangat tinggi. Mengetahui jadwal libur membantu Anda memutuskan apakah akan memegang saham (hold) atau menjualnya (cash out) sebelum libur dimulai.

Kilas Balik dan Sisa Jadwal Libur Bursa Saham 2025

Tahun 2025 diwarnai oleh berbagai hari libur keagamaan dan nasional yang memengaruhi volume perdagangan. Jadwal libur bursa mengacu pada Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri serta jadwal operasional Bank Indonesia (BI).

Baca Juga  Cara Beli Reksa Dana 2026 untuk Pemula, Modal Kecil dan Aman

Secara umum, bursa libur pada hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, berikut adalah daftar hari libur bursa di tahun 2025 yang perlu dicatat (catatan: tanggal spesifik cuti bersama dapat berubah sesuai keputusan pemerintah terkini):

  • Januari: Tahun Baru Masehi (1 Januari), Tahun Baru Imlek, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
  • Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka).
  • Maret/April: Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Ini biasanya menjadi periode libur bursa terpanjang (termasuk cuti bersama) yang sering memicu fenomena penarikan dana besar-besaran sebelum libur.
  • Mei: Hari Buruh Internasional, Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Waisak.
  • Juni: Hari Raya Idul Adha 1446 H, Tahun Baru Islam 1447 H.
  • Agustus: Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus).
  • September: Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • Desember: Hari Raya Natal (25 Desember).

Tips: Perhatikan periode kuartal kedua (Q2) di tahun 2025, di mana terdapat konsentrasi libur yang cukup padat (Idul Fitri dan Waisak), yang sering kali menyebabkan volume perdagangan menipis (low liquidity).

Prakiraan Jadwal Libur Bursa Saham 2026 Lengkap

Menatap tahun 2026, investor jangka panjang perlu bersiap. Meskipun kalender resmi SKB 3 Menteri untuk 2026 mungkin belum dirilis secara final saat artikel ini ditulis, kita dapat memproyeksikan jadwal libur berdasarkan kalender masehi dan pergeseran kalender hijriah (maju sekitar 10-11 hari setiap tahun).

Berikut adalah prakiraan jadwal libur bursa saham tahun 2026 yang perlu Anda antisipasi:

Kuartal I 2026 (Januari – Maret)

  • 1 Januari (Kamis): Tahun Baru 2026 Masehi.
  • Februari (Tentatif): Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW (27 Rajab).
  • 17 Februari (Selasa): Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
  • 19 Maret (Kamis): Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
  • 20-21 Maret (Jumat-Sabtu): Perkiraan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Catatan Penting: Karena Idul Fitri kemungkinan jatuh berdekatan dengan akhir pekan, perhatikan pengumuman cuti bersama yang mungkin akan memanjangkan libur di minggu sebelumnya atau sesudahnya.

Kuartal II 2026 (April – Juni)

  • 1 Mei (Jumat): Hari Buruh Internasional.
  • 14 Mei (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus.
  • 31 Mei (Minggu): Hari Raya Waisak 2570 BE.
  • 1 Juni (Senin): Hari Lahir Pancasila.
  • 27 Mei (Rabu): Perkiraan Hari Raya Idul Adha 1447 H.
  • 16 Juni (Selasa): Tahun Baru Islam 1448 H (1 Muharram).

Kuartal III 2026 (Juli – September)

  • 24 Agustus (Senin): Maulid Nabi Muhammad SAW.
  • 17 Agustus (Senin): Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga  Ucapan Selamat Natal 2025 Lengkap Singkat dan Menyentuh

Kuartal IV 2026 (Oktober – Desember)

  • 25 Desember (Jumat): Hari Raya Natal.

Penting: Jadwal di atas adalah proyeksi. Bursa Efek Indonesia akan merilis kalender resmi setiap akhir tahun sebelumnya. Selalu pantau situs resmi idx.co.id untuk konfirmasi final.

Strategi Investasi Menghadapi Libur Panjang

Menghadapi Jadwal Libur Bursa Saham yang panjang, seperti saat Lebaran atau Natal-Tahun Baru, memerlukan taktik khusus. Berikut adalah strategi yang bisa Anda terapkan:

1. Amankan Cash (Cash is King)

Jika Anda adalah trader jangka pendek (scalper atau day trader), sangat disarankan untuk tidak memegang saham saat libur panjang. Likuidasi posisi Anda menjadi uang tunai (cash).

Ini menghindarkan Anda dari risiko berita buruk global yang mungkin muncul saat pasar libur. Selain itu, memiliki cash siap pakai memungkinkan Anda untuk melakukan “serok bawah” jika pasar dibuka melemah (koreksi) setelah libur.

2. Hindari “Forced Sell” Margin

Bagi pengguna margin, perhatikan rasio jaminan (collateral ratio) Anda. Jangan biarkan rasio mendekati batas force sell. Ingat, bunga margin terus berjalan saat libur. Strategi terbaik adalah melunasi utang margin sebelum libur dimulai untuk menghindari biaya bunga yang membengkak tanpa adanya potensi keuntungan perdagangan.

3. Analisis Saham Defensif (Consumer Goods & Banking)

Menjelang libur hari raya keagamaan (Lebaran/Natal), sektor Consumer Goods (Barang Konsumsi) dan Retail sering kali mendapatkan sentimen positif karena meningkatnya daya beli masyarakat (efek THR). Memantau saham-saham di sektor ini 1-2 bulan sebelum jadwal libur bisa menjadi strategi swing trading yang menguntungkan.

4. Perhatikan Fenomena “Window Dressing”

Di akhir tahun 2025 dan 2026, perhatikan jadwal libur Natal dan Tahun Baru. Institusi keuangan besar (Fund Manager) biasanya akan mempercantik portofolio mereka di akhir tahun. Pastikan Anda mengetahui kapan hari bursa terakhir di bulan Desember untuk menunggangi gelombang Window Dressing ini.

Dampak Cuti Bersama Terhadap IHSG

Seringkali, pemerintah menetapkan “Cuti Bersama” untuk mendorong pariwisata. Apakah Bursa Saham ikut libur?

Jawabannya: Ya, biasanya Bursa Efek Indonesia mengikuti jadwal Cuti Bersama yang ditetapkan pemerintah dan Bank Indonesia.

Dampaknya terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) biasanya adalah penurunan volume transaksi secara signifikan (pasar sepi) pada hari-hari “kejepit” sebelum atau sesudah cuti bersama.

Smart investor biasanya menghindari trading agresif di hari-hari sepi ini karena volatilitas harga bisa menjadi tidak wajar akibat minimnya likuiditas, atau pergerakan harga menjadi sangat lambat (sideways).

Baca Juga  Suku Bunga Kredit 2026 Terbaru, Ini Daftar Bunga Bank dan Prediksinya

Kesimpulan

Memahami Jadwal Libur Bursa Saham 2025 dan 2026 adalah bagian integral dari manajemen risiko investasi. Jadwal libur bukan sekadar waktu istirahat bagi pasar, tetapi momen krusial yang mempengaruhi likuiditas, penyelesaian transaksi (settlement), dan biaya margin.

Poin-poin kunci yang perlu diingat:

  1. Selalu periksa kalender bursa resmi di awal tahun untuk menandai tanggal-tanggal merah.
  2. Hindari penggunaan margin berlebihan saat menghadapi libur panjang.
  3. Sesuaikan strategi trading Anda; lebih defensif saat menjelang libur panjang dan manfaatkan momentum sektoral (seperti retail saat Lebaran).
  4. Penyelesaian transaksi T+2 terpengaruh oleh hari kerja bursa, bukan hari kalender.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman jadwal yang baik, Anda dapat mengubah risiko hari libur menjadi peluang untuk mengatur ulang strategi dan mengamankan keuntungan portofolio Anda.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah Bursa Saham buka pada hari Sabtu dan Minggu?

Tidak. Bursa Efek Indonesia (BEI) hanya beroperasi pada hari kerja, yaitu Senin sampai Jumat. Sabtu dan Minggu adalah hari libur bursa rutin.

2. Apakah jadwal libur bursa saham sama dengan libur bank?

Secara umum, ya. Jadwal libur bursa mengacu pada kegiatan operasional dan layanan kliring Bank Indonesia. Jika Bank Indonesia tutup/libur, maka bursa saham biasanya juga libur karena tidak ada penyelesaian transaksi uang.

3. Bagaimana jika saya menjual saham sehari sebelum libur panjang? Kapan saya dapat uangnya?

Karena sistem T+2 (Transaksi + 2 Hari Bursa), jika Anda menjual saham pada hari Jumat (dan Senin adalah libur nasional), maka perhitungan hari ke-1 jatuh pada hari Selasa, dan dana baru akan masuk ke RDN Anda pada hari Rabu. Libur nasional tidak dihitung sebagai hari bursa.

4. Apakah trading saham luar negeri (US Stocks) libur saat bursa Indonesia libur?

Tidak selalu. Bursa luar negeri seperti NYSE atau NASDAQ mengikuti kalender libur negara masing-masing (Amerika Serikat). Jadi, bisa saja Bursa Indonesia libur (misal saat Idul Fitri), tapi Bursa AS tetap buka dan aktif diperdagangkan.

5. Di mana saya bisa melihat pengumuman resmi perubahan jadwal libur bursa?

Anda bisa melihat pengumuman resmi (kalender bursa) di situs web Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) pada menu “Berita & Pengumuman” atau bagian “Kalender Bursa”.

Leave a Comment