Rambay – Kehilangan kartu fisik BPJS Ketenagakerjaan (sekarang disebut BPJAMSOSTEK) adalah masalah klasik yang sering dialami oleh para pekerja di Indonesia.
Padahal, nomor kepesertaan atau yang sering disebut Nomor KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) adalah kunci utama untuk mengakses berbagai layanan, mulai dari pengecekan saldo, pembayaran iuran, hingga pencairan atau klaim Jaminan Hari Tua (JHT).
Banyak pekerja merasa panik ketika mereka tidak lagi bekerja di perusahaan lama dan ingin mencairkan saldo JHT, namun menyadari bahwa kartu fisik mereka hilang atau rusak. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: “Bisakah saya mengetahui nomor BPJS saya hanya dengan bermodalkan KTP?”
Jawabannya adalah bisa. Di era digital saat ini, BPJS Ketenagakerjaan telah menyediakan berbagai kanal layanan yang memudahkan peserta untuk mengakses informasi kepesertaan mereka.
Hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP. Salah satu metode yang paling dicari karena kemudahannya adalah melalui layanan pesan instan atau WhatsApp, serta aplikasi resmi JMO.
Kami akan merangkum Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari metode WhatsApp, aplikasi JMO, hingga website resmi, dengan penjelasan yang mendalam dan mudah dipahami.
Pentingnya Mengetahui Nomor BPJS Ketenagakerjaan (KPJ)
Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami mengapa 11 digit nomor KPJ ini sangat krusial. Nomor ini bukan sekadar deretan angka, melainkan identitas tunggal Anda dalam sistem jaminan sosial ketenagakerjaan nasional.
Fungsi Utama Nomor KPJ:
- Pencairan Saldo JHT: Tanpa nomor KPJ, Anda tidak bisa memproses klaim Jaminan Hari Tua, baik secara online (Lapak Asik) maupun datang ke kantor cabang.
- Pengecekan Saldo Berkala: Untuk mengetahui berapa akumulasi dana pengembangan yang sudah Anda miliki.
- Penggabungan Saldo (Amalgamasi): Jika Anda bekerja di lebih dari satu perusahaan dan memiliki lebih dari satu kartu, Anda memerlukan nomor masing-masing kartu untuk menggabungkan saldonya.
- Akses Layanan Perumahan: Peserta BPJAMSOSTEK memiliki privilege untuk mengakses Manfaat Layanan Tambahan (MLT) berupa kredit perumahan, yang memerlukan verifikasi nomor kepesertaan.
Persiapan Sebelum Melakukan Pengecekan
Agar proses pengecekan berjalan lancar tanpa hambatan, ada beberapa dokumen dan data yang wajib Anda siapkan di dekat Anda. Sistem BPJS Ketenagakerjaan berbasis pada validasi data kependudukan, sehingga akurasi data sangat diperlukan.
Pastikan Anda memegang:
- KTP Asli (Kartu Tanda Penduduk): Anda akan membutuhkan NIK (16 digit angka).
- Kartu Keluarga (KK): Terkadang dibutuhkan untuk verifikasi nama ibu kandung atau kesesuaian data.
- Nama Lengkap: Harus sesuai dengan e-KTP.
- Tanggal Lahir: Sesuai data kependudukan.
- Nama Perusahaan Tempat Bekerja: Informasi mengenai tempat Anda bekerja (saat ini atau sebelumnya) seringkali ditanyakan oleh petugas atau sistem untuk verifikasi keamanan.
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan Lewat WA (WhatsApp)
Metode ini sering dicari karena hampir semua orang Indonesia memiliki aplikasi WhatsApp. BPJS Ketenagakerjaan memiliki layanan yang disebut SAPA (Sahabat Tanpa Batas) atau layanan informasi resmi.
Meskipun BPJS Ketenagakerjaan terus memperbarui sistemnya, layanan berbasis chat ini adalah jembatan komunikasi yang efektif.
Namun, perlu dipahami bahwa demi keamanan data privasi (agar nomor Anda tidak diketahui sembarang orang), interaksi WA biasanya tidak memberikan nomor secara otomatis oleh bot, melainkan menghubungkan Anda dengan petugas atau mengarahkan ke menu layanan mandiri.
Berikut adalah langkah-langkah dan mekanismenya:
1. Simpan Nomor Resmi BPJS Ketenagakerjaan
Langkah pertama adalah menyimpan nomor layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan di kontak ponsel Anda.
- Nomor WhatsApp Resmi: 0813-8007-0175 (Pastikan ada centang hijau atau verifikasi bisnis untuk menghindari penipuan).
2. Mulai Percakapan
Buka aplikasi WhatsApp dan cari kontak yang sudah Anda simpan.
- Ketikkan pesan sapaan standar seperti “Menu” atau “Halo”.
- Sistem auto-reply biasanya akan merespons dengan daftar menu informasi.
3. Pilih Menu Informasi Kepesertaan
Biasanya, bot akan memberikan opsi seperti “Informasi Program”, “Klaim JHT”, atau “Informasi Kepesertaan”.
- Ikuti instruksi angka yang muncul di layar.
- Jika bot tidak bisa menampilkan data pribadi secara langsung (karena alasan kerahasiaan), sistem seringkali akan mengarahkan Anda untuk menghubungi petugas via chat pada jam kerja atau memberikan link akses langsung ke sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
4. Alternatif: WhatsApp Kantor Cabang
Selain nomor pusat, banyak Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan di berbagai daerah memiliki nomor WhatsApp pelayanan masing-masing (sering disebut layanan LAPAK ASIK online lokal).
- Cari nomor WA kantor cabang tempat perusahaan Anda mendaftar (biasanya tersedia di Google Maps atau Instagram resmi cabang tersebut).
- Chat petugas dengan format: Nama # NIK KTP # Nama Perusahaan # Keperluan (Lupa Nomor KPJ).
- Petugas biasanya akan memverifikasi data Anda. Jika NIK KTP cocok dengan database, mereka dapat menginformasikan nomor KPJ Anda.
Peringatan Keamanan: Jangan pernah memberikan foto KTP atau data sensitif melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi atau mencurigakan. Pastikan itu adalah akun resmi.
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan Lewat Aplikasi JMO (Paling Direkomendasikan)
Jika cara via WhatsApp dirasa kurang instan atau responnya lambat karena antrean, cara terbaik, tercepat, dan paling akurat saat ini adalah menggunakan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
Aplikasi ini adalah pengganti BPJSTKU. Di sini, KTP (NIK) adalah kunci utamanya. Asalkan Anda sudah pernah mendaftar akun atau melakukan pengkinian data, nomor KPJ Anda tersimpan aman di sini.
Langkah-langkah Cek di JMO:
- Unduh dan Instal: Pastikan Anda memiliki aplikasi JMO terbaru dari Google Play Store atau Apple App Store.
- Login atau Buat Akun:
- Jika sudah punya akun: Masukkan email dan kata sandi.
- Jika lupa email: Gunakan fitur “Lupa Kata Sandi” atau daftar ulang jika memungkinkan.
- Jika belum punya akun: Klik “Buat Akun Baru”. Pilih kewarganegaraan, lalu masukkan data diri sesuai KTP (NIK, Nama Lengkap, Tanggal Lahir).
- Masuk ke Menu Kartu Digital:
- Setelah berhasil login, Anda akan masuk ke halaman beranda (Dashboard).
- Cari dan pilih menu “Kartu Digital” yang biasanya terletak di bagian bawah atau tengah layar.
- Lihat Detail Kartu:
- Aplikasi akan menampilkan kartu kepesertaan digital Anda.
- Klik pada tampilan kartu tersebut.
- Nomor 11 digit yang tertera di sana adalah Nomor BPJS Ketenagakerjaan Anda.
- Anda bahkan bisa menyimpan gambar kartu tersebut ke galeri ponsel agar tidak hilang lagi.
Keunggulan JMO: Anda tidak perlu menghafal nomor KPJ. Cukup ingat email dan password login JMO, serta pastikan NIK KTP Anda valid.
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan Melalui Website Resmi (SSO)
Bagi Anda yang lebih nyaman menggunakan laptop atau browser di HP tanpa menginstal aplikasi tambahan, website resmi BPJS Ketenagakerjaan adalah solusi yang tepat. Layanan ini dikenal dengan SSO (Single Sign-On).
Tahapan Pengecekan via Website:
- Akses Situs: Buka browser (Chrome, Firefox, dll) dan kunjungi alamat sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
- Login Pengguna:
- Masukkan alamat email yang terdaftar dan password.
- Centang “Saya bukan robot” (reCAPTCHA).
- Klik “Login”.
- Menu Kartu Digital:
- Setelah masuk, pilih menu “Kartu Digital” di sidebar atau menu utama.
- Informasi Ditampilkan:
- Website akan menampilkan rincian kepesertaan Anda, termasuk Nama Peserta, Jumlah Saldo, dan tentu saja Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan.
Bagaimana jika belum punya akun di Website? Anda bisa mendaftar langsung di situs tersebut dengan mengklik tombol “Buat Akun Baru”. Syarat utamanya adalah Nomor KTP (NIK) dan Nomor KPJ.
Namun, jika masalah Anda adalah lupa nomor KPJ, maka Anda tidak bisa membuat akun baru lewat website ini. Metode ini hanya efektif jika Anda sudah pernah mendaftar sebelumnya namun lupa nomor kartunya.
Cara Cek Melalui Call Center 175 (Tanya BPJAMSOSTEK)
Jika Anda mengalami kendala teknis dengan aplikasi atau internet, atau data NIK Anda bermasalah saat login, cara paling konvensional namun sangat efektif adalah berbicara langsung dengan manusia.
BPJS Ketenagakerjaan memiliki layanan Contact Center yang responsif.
- Hubungi 175: Tekan 175 di menu panggilan telepon seluler atau telepon rumah Anda.
- Jam Operasional: Layanan ini biasanya beroperasi dari pukul 06.00 hingga 22.00 WIB (cek jam operasional terkini karena bisa berubah).
- Verifikasi Data:
- Saat terhubung dengan petugas Customer Service (CS), sampaikan bahwa Anda ingin mengetahui nomor KPJ Anda karena kartu hilang.
- Petugas akan melakukan verifikasi keamanan ketat. Anda akan ditanya:
- Nomor NIK (Siapkan KTP).
- Nama Lengkap.
- Nama Ibu Kandung.
- Tempat perusahaan terakhir bekerja.
- Pencatatan: Setelah data terverifikasi valid, petugas akan menyebutkan nomor BPJS Ketenagakerjaan Anda. Siapkan kertas dan pena untuk mencatatnya.
Catatan: Panggilan ke 175 dikenakan tarif telepon lokal/seluler, pastikan Anda memiliki pulsa yang cukup.
Cara Cek Melalui HRD Perusahaan
Seringkali solusi termudah ada di dekat kita namun terlupakan. Perusahaan tempat Anda bekerja (atau tempat Anda bekerja sebelumnya) memiliki arsip data kepesertaan karyawan.
- Hubungi HRD/Personalia: Datangi atau hubungi tim HRD perusahaan.
- Minta Data SIPP: Perusahaan mengelola BPJS karyawan melalui sistem SIPP Online. Di sana, data nomor KPJ seluruh karyawan tercatat dengan rapi.
- Konfirmasi: Mintalah bagian HRD untuk mengecek nomor kepesertaan atas nama Anda berdasarkan NIK KTP. Cara ini sangat akurat dan gratis.
Masalah Umum dan Solusinya
Dalam proses pengecekan nomor BPJS Ketenagakerjaan, terkadang peserta menemui kendala. Berikut adalah beberapa masalah umum dan solusinya:
1. NIK Tidak Ditemukan di JMO/Website
Hal ini bisa terjadi jika data Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) belum sinkron dengan data BPJS, atau perusahaan belum mendaftarkan NIK Anda dengan benar.
- Solusi: Hubungi Call Center 175 atau datang ke kantor cabang terdekat untuk melakukan pengkinian data (Update Data). Bawa KTP dan KK asli.
2. Lupa Email Akun BPJS
Anda ingin cek nomor di aplikasi JMO, tapi lupa email yang digunakan untuk login.
- Solusi: Gunakan fitur “Lupa Akun” atau hubungi 175 untuk meminta reset akun. Nanti Anda akan dipandu untuk mendaftar ulang dengan email baru menggunakan NIK yang sama.
3. Memiliki Lebih dari Satu Nomor KPJ (KPJ Ganda)
Saat mengecek di JMO, ternyata muncul 2 atau 3 kartu digital.
- Solusi: Ini hal yang wajar jika Anda pernah bekerja di beberapa perusahaan berbeda. Catat semua nomor tersebut. Saat pencairan JHT, Anda harus melampirkan (mengklaim) semua nomor tersebut agar saldo tergabung (Amalgamasi).
Kesimpulan
Mengetahui Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan adalah pengetahuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap pekerja di Indonesia. Kehilangan kartu fisik bukan lagi alasan untuk tidak bisa mengakses hak jaminan sosial Anda.
Dari berbagai metode yang telah dibahas, penggunaan NIK KTP adalah kunci utamanya. Meskipun pengecekan lewat WA tersedia sebagai kanal informasi.
Penggunaan aplikasi JMO dan Call Center 175 terbukti menjadi metode yang paling cepat dan akurat untuk mendapatkan kembali 11 digit nomor penting tersebut.
Sangat disarankan bagi Anda untuk segera mencatat nomor KPJ Anda di tempat yang aman (seperti Note di HP atau Cloud Storage) setelah berhasil mendapatkannya.
Agar memudahkan proses administrasi di masa depan. Ingat, BPJS Ketenagakerjaan adalah tabungan masa depan Anda, pastikan aksesnya selalu dalam genggaman.
FAQ (Frequently Asked Questions)
Berikut adalah pertanyaan yang sering diajukan terkait pengecekan nomor BPJS Ketenagakerjaan:
Q1: Apakah cek nomor BPJS Ketenagakerjaan bisa hanya dengan Nama dan Tanggal Lahir?
A: Secara sistem mandiri (online), biasanya tidak bisa hanya dengan nama karena banyak orang memiliki nama yang sama. Sistem membutuhkan NIK (KTP) sebagai identifier unik.
Namun, jika Anda datang langsung ke Kantor Cabang atau menelepon Call Center 175, petugas bisa membantu melacak data dengan kombinasi Nama, Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung setelah verifikasi mendalam.
Q2: Apakah layanan Call Center 175 bebas pulsa?
A: Tidak. Layanan Call Center 175 dikenakan tarif telepon lokal jika menggunakan telepon rumah, atau tarif operator seluler yang berlaku. Pastikan Anda memiliki pulsa yang cukup sebelum menelepon.
Q3: Saya sudah tidak bekerja, apakah nomor BPJS saya masih aktif?
A: Nomor BPJS Ketenagakerjaan (KPJ) berlaku seumur hidup. Meskipun status kepesertaan Anda “Non-Aktif” (karena berhenti bekerja/tidak membayar iuran), nomor tersebut tetap melekat pada data diri Anda dan saldo di dalamnya tetap tersimpan serta terus berkembang hingga dicairkan.
Q4: Bisakah saya mencetak ulang kartu BPJS yang hilang secara online?
A: Ya, melalui aplikasi JMO atau website SSO, Anda bisa mengakses menu “Kartu Digital”. Kartu ini bisa diunduh (download) dan dicetak sendiri di kertas biasa. Kartu digital ini sah dan berlaku untuk proses klaim JHT.
Q5: Apa bedanya Nomor KPJ dan NIK?
A: NIK (Nomor Induk Kependudukan) adalah 16 digit nomor identitas kependudukan yang ada di KTP. Sedangkan Nomor KPJ (Kartu Peserta Jamsostek) adalah 11 digit nomor identitas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. NIK digunakan untuk melacak Nomor KPJ.