Home » Berita » Apa Itu PPPK BGN? Tugas, Gaji, dan Syarat Pendaftarannya

Apa Itu PPPK BGN? Tugas, Gaji, dan Syarat Pendaftarannya

Rambay – Banyak orang masih belum tahu apa itu PPPK BGN Badan Gizi Nasional, merupakan salah satu progam pemerintahan yang sangat bagus untuk memenuhi gizi para siswa.Dibentuk sebagai respons strategis pemerintah untuk menangani masalah gizi dan stunting.

Serta melaksanakan program unggulan “Makan Bergizi Gratis” (MBG), lembaga ini membuka peluang karir yang luas bagi putra-putri terbaik bangsa. Salah satu jalur masuk yang paling diminati adalah melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apa itu PPPK BGN? Bagaimana status kepegawaiannya, berapa gajinya, dan apa saja tugas spesifik yang akan diemban?

Mengenal Lebih Dekat: Apa Itu PPPK BGN?

Secara sederhana, PPPK BGN adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu guna melaksanakan tugas pemerintahan di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Badan Gizi Nasional sendiri merupakan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Lembaga ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024. Fokus utamanya adalah pemenuhan gizi nasional, yang mencakup penyediaan makanan bergizi gratis bagi siswa sekolah, ibu hamil, dan balita.

Karena BGN adalah lembaga baru yang membutuhkan ribuan personel untuk bergerak cepat hingga ke tingkat desa (melalui Satuan Pelayanan atau Satpel), rekrutmen PPPK menjadi solusi strategis pemerintah untuk mengisi kekosongan formasi tenaga profesional siap pakai tanpa harus melalui jenjang karir birokrasi yang panjang dari nol.

Pegawai BGN Statusnya Apa?

Pertanyaan “Pegawai BGN statusnya apa?” sering muncul di kalangan pelamar. Jawabannya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Di lingkungan Badan Gizi Nasional, pegawai terbagi menjadi dua kategori utama sesuai UU ASN Nomor 20 Tahun 2023:

  1. PNS (Pegawai Negeri Sipil): Pegawai tetap yang memiliki NIP dan hak pensiun skema lama.
  2. PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja): Pegawai kontrak dengan durasi minimal 1 hingga 5 tahun (dapat diperpanjang sesuai kinerja dan kebutuhan).

Meskipun berstatus kontrak, PPPK BGN memiliki hak yang setara dengan PNS dalam hal pengembangan kompetensi, gaji, tunjangan, penghargaan, dan jaminan sosial (kecuali mekanisme pensiun yang kini mulai diintegrasikan melalui skema defined contribution).

Tugas dan Tanggung Jawab PPPK BGN

Memahami tugas PPPK BGN sangat krusial agar Anda bisa memilih formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian Anda. Mengingat BGN berfokus pada distribusi nutrisi masif, tugas-tugasnya sangat operasional dan teknis.

Baca Juga  Cara Daftar Mitra BGN, Ini Tahapan dan Syarat yang Harus di Penuhi

Berikut adalah rincian tugas berdasarkan bidang kerja umum di BGN:

1. Bidang Nutrisi dan Pengawasan Mutu (Nutrisionis & Tenaga Kesehatan)

Ini adalah inti dari operasional BGN. PPPK yang menempati posisi ini bertugas untuk:

  • Menyusun menu makanan bergizi yang sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) target penerima (anak sekolah, ibu hamil, dll).
  • Melakukan pengawasan ketat terhadap proses pengolahan makanan di Dapur Umum atau Satuan Pelayanan (Satpel).
  • Memastikan higienitas dan sanitasi makanan mulai dari bahan baku hingga distribusi.
  • Melakukan intervensi gizi spesifik untuk kasus stunting di wilayah kerja.

2. Bidang Logistik dan Distribusi

Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan rantai pasok yang rapi. Tugas PPPK di bidang ini meliputi:

  • Mengelola stok bahan pangan lokal (bekerja sama dengan petani dan UMKM setempat).
  • Mengatur jadwal distribusi makanan agar sampai ke penerima dalam kondisi hangat dan layak konsumsi.
  • Melakukan inventarisasi aset dapur dan peralatan masak di Satpel.

3. Bidang Administrasi dan Pelaporan

  • Mencatat data penerima manfaat program gizi secara real-time.
  • Membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran harian/bulanan.
  • Mengelola data kepegawaian di tingkat unit pelayanan.

4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Penyuluh)

  • Melakukan sosialisasi pentingnya gizi seimbang kepada masyarakat desa.
  • Mengedukasi orang tua siswa mengenai pola makan sehat di rumah untuk mendukung program sekolah.

Rincian Gaji dan Tunjangan PPPK BGN

Salah satu daya tarik utama menjadi ASN adalah kepastian finansial. Gaji PPPK BGN diatur berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

Besaran gaji pokok ditentukan oleh “Golongan” yang disetarakan dengan tingkat pendidikan saat melamar. Berikut estimasi gaji pokok (belum termasuk tunjangan) untuk beberapa golongan yang umum dibuka:

  • Golongan V (Pendidikan SMA/Sederajat): Rp 2.325.600 – Rp 3.879.700
  • Golongan VII (Pendidikan D3): Rp 2.647.200 – Rp 4.214.900
  • Golongan IX (Pendidikan S1/D4): Rp 2.966.500 – Rp 4.872.000
  • Golongan X (Pendidikan S1/D4 Profesi/S2): Rp 3.091.900 – Rp 5.078.000

Komponen Tunjangan

Selain gaji pokok, PPPK BGN berhak menerima berbagai tunjangan yang membuat Take Home Pay (THP) menjadi lebih besar:

  1. Tunjangan Keluarga: 10% gaji pokok untuk suami/istri dan 2% untuk anak (maksimal 2 anak).
  2. Tunjangan Pangan: Setara 10 kg beras per jiwa per bulan.
  3. Tunjangan Fungsional: Bagi jabatan fungsional tertentu (seperti Nutrisionis, Dokter, Arsiparis).
  4. Tunjangan Kinerja (Tukin): Ini adalah komponen variabel terbesar. Besaran Tukin BGN akan disesuaikan dengan kelas jabatan dan regulasi internal lembaga baru tersebut (biasanya berkisar antara Rp 2 juta hingga belasan juta rupiah tergantung level jabatan).
Baca Juga  Cara Mencari SK PPPK Paruh Waktu di MyASN Online Lewat HP

Syarat Pendaftaran PPPK Badan Gizi Nasional

Untuk bergabung sebagai PPPK BGN, Anda harus memenuhi persyaratan umum dan khusus. Meskipun detailnya bisa berubah sesuai pengumuman resmi CASN, berikut adalah kriteria standarnya:

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Usia: Minimal 20 tahun dan maksimal 1 tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar (biasanya maksimal 57 tahun untuk jabatan fungsional ahli pertama).
  3. Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/PPPK/TNI/Polri/Pegawai Swasta.
  5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.
  6. Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan.

Syarat Khusus (Prediksi Berdasarkan Kebutuhan BGN)

Mengingat fokus BGN, pelamar dengan kualifikasi berikut akan sangat diprioritaskan:

  • Pendidikan Relevan: Lulusan jurusan Gizi (Nutrisionis), Teknologi Pangan, Kesehatan Masyarakat, Tata Boga, Pertanian, Peternakan, dan Manajemen Logistik.
  • Pengalaman Kerja: PPPK mewajibkan adanya pengalaman kerja yang relevan dengan jabatan yang dilamar (minimal 2 tahun untuk jenjang pemula/terampil/ahli pertama).
  • Sertifikasi: Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) aktif bagi tenaga kesehatan (Nutrisionis).

Jadwal dan Cara Melamar

Proses rekrutmen PPPK BGN terintegrasi dengan seleksi CASN nasional yang diselenggarakan oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara).

Estimasi Jadwal Seleksi

Pemerintah biasanya membuka seleksi CASN dalam beberapa periode. Untuk formasi BGN yang baru dibentuk, rekrutmen besar-besaran diprediksi terjadi pada akhir tahun 2024 atau awal hingga pertengahan tahun 2025 untuk memenuhi operasional penuh program Makan Bergizi Gratis.

Tahapan umumnya meliputi:

  1. Pengumuman Seleksi: Cek berkala di laman resmi BKN atau BGN.
  2. Pendaftaran Online: Melalui portal SSCASN (sscasn.bkn.go.id).
  3. Seleksi Administrasi: Verifikasi berkas unggahan.
  4. Seleksi Kompetensi: Menggunakan CAT (Computer Assisted Test) yang mencakup Kompetensi Teknis, Manajerial, Kultural, dan Wawancara.
  5. Pengumuman Kelulusan & Pemberkasan.

Langkah-Langkah Pendaftaran:

  1. Buat akun di sscasn.bkn.go.id menggunakan NIK dan Nomor KK.
  2. Login dan lengkapi biodata.
  3. Pilih jenis seleksi “PPPK Teknis” atau “PPPK Tenaga Kesehatan”.
  4. Pilih instansi “Badan Gizi Nasional”.
  5. Unggah dokumen persyaratan (Ijazah, Transkrip, Surat Lamaran, Surat Pernyataan, Bukti Pengalaman Kerja).
  6. Cetak kartu pendaftaran.

Mengapa Berkarir di Badan Gizi Nasional?

Memilih karir sebagai PPPK BGN bukan hanya soal mendapatkan pekerjaan, tetapi juga kontribusi nyata. Berikut beberapa alasan mengapa posisi ini sangat strategis:

  • Dampak Sosial Tinggi: Anda berkontribusi langsung dalam mencetak generasi emas Indonesia yang bebas stunting dan sehat.
  • Stabilitas Karir: Sebagai ASN, Anda terlindungi oleh undang-undang dengan pendapatan yang stabil.
  • Peluang Penempatan Luas: Unit Pelayanan BGN akan tersebar hingga ke desa-desa, memberikan peluang bagi putra daerah untuk mengabdi di kampung halaman.
  • Organisasi Baru, Peluang Baru: Karena ini organisasi baru, peluang untuk menonjol dan mendapatkan pengembangan karir di tahap awal pembentukan organisasi sangat besar.
Baca Juga  Gaji UMK Kabupaten Tangerang 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Besaran Gaji Terbarunya

Kesimpulan

Mengetahui apa itu PPPK BGN adalah langkah awal untuk mempersiapkan karir di sektor pelayanan publik yang vital ini. Sebagai lembaga baru, Badan Gizi Nasional menawarkan peluang emas bagi para profesional, khususnya di bidang gizi, pangan, dan logistik, untuk menjadi bagian dari sejarah perbaikan kualitas SDM Indonesia.

Dengan status sebagai ASN, gaji dan tunjangan yang kompetitif, serta tugas mulia melayani masyarakat, posisi PPPK di BGN sangat layak untuk diperjuangkan. Pastikan Anda memantau jadwal resmi, mempersiapkan dokumen, dan mempelajari materi seleksi kompetensi agar peluang lolos semakin besar. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri melalui Badan Gizi Nasional.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah lulusan SMA bisa mendaftar PPPK BGN? Ya, kemungkinan besar formasi untuk lulusan SMA/SMK sederajat akan tersedia, terutama untuk posisi teknis di lapangan seperti asisten pengelola dapur, logistik, atau administrasi umum, asalkan memiliki pengalaman kerja relevan.

2. Apakah PPPK BGN bisa dimutasi ke daerah lain? Secara aturan dasar, PPPK dikontrak untuk bekerja di unit kerja tertentu sesuai formasi yang dilamar dan umumnya tidak dapat mengajukan mutasi layaknya PNS. Namun, kebijakan internal BGN nantinya akan menentukan mobilitas pegawai berdasarkan kebutuhan organisasi.

3. Berapa lama masa kontrak PPPK BGN? Masa hubungan perjanjian kerja (MHPK) paling singkat adalah 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Kontrak ini dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan instansi dan penilaian kinerja pegawai.

4. Apakah PPPK BGN mendapatkan uang pensiun? Berdasarkan UU ASN terbaru, PPPK kini mendapatkan jaminan hari tua (pensiun) melalui skema defined contribution (iuran pasti) yang dikelola oleh PT Taspen, sehingga hak perlindungan hari tuanya semakin setara dengan PNS.

5. Di mana saya bisa melihat pengumuman resmi formasi BGN? Pengumuman resmi dapat diakses melalui portal nasional sscasn.bkn.go.id atau melalui media sosial dan website resmi Badan Gizi Nasional (jika sudah tersedia) serta Kementerian PANRB.

Leave a Comment