Rambay.id – Program Keluarga Harapan (PKH) tetap menjadi salah satu pilar utama jaring pengaman sosial di Indonesia pada tahun 2026. Bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dana bantuan ini adalah penopang vital.
Untuk kebutuhan pendidikan anak, kesehatan ibu hamil, hingga kesejahteraan lansia. Namun, apa yang terjadi jika “kunci” untuk mengakses dana tersebut yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau buku tabungan rekening mengalami masalah?
Ketakutan akan dana yang hangus atau bantuan yang diputus seringkali menghantui para KPM ketika menghadapi masalah perbankan. Mulai dari kartu tertelan mesin ATM, buku tabungan hilang, hingga perpindahan domisili yang mengharuskan penggantian bank penyalur.
Kami disini akan membantu kalian mengenai Cara Ganti Rekening PKH 2026. Kami akan mengupas tuntas alasan mengapa rekening perlu diganti, dokumen apa saja yang wajib disiapkan.
Hingga langkah demi langkah yang harus Anda tempuh agar proses pemindahan atau penggantian rekening berjalan mulus tanpa mengganggu jadwal pencairan bantuan Anda.
Mengapa KPM Perlu Melakukan Penggantian Rekening PKH?
Sebelum masuk ke teknis cara menggantinya, penting untuk memahami konteks masalahnya. Pada tahun 2026, sistem penyaluran bansos semakin terintegrasi dengan data perbankan (Himbara: BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI) serta PT Pos Indonesia.
Mengganti rekening dalam konteks PKH tidak semudah mengganti rekening pribadi biasa. Rekening PKH terikat langsung dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Berikut adalah beberapa alasan mendesak mengapa seorang KPM harus mengurus penggantian rekening atau kartu:
1. Kartu KKS Hilang atau Rusak
Ini adalah kasus paling umum. Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang berfungsi sebagai kartu ATM bisa saja tercecer, dicuri, atau patah. Jika kartu hilang, akses ke rekening otomatis terputus demi keamanan.
Dalam kasus ini, Anda tidak selalu mendapatkan nomor rekening baru, tetapi fisik kartu baru yang harus disinkronisasi ulang.
2. Buku Tabungan Hilang atau Terbakar
Buku tabungan adalah bukti sah kepemilikan rekening. Jika buku ini hilang (misalnya karena bencana alam atau kelalaian), pihak bank memerlukan prosedur administratif untuk menerbitkan yang baru, yang terkadang memicu perubahan nomor administrasi.
3. Pindah Domisili (Pindah Wilayah)
Jika Anda pindah tempat tinggal dari satu kabupaten ke kabupaten lain, atau lintas provinsi, hal ini sangat krusial. Rekening bansos seringkali dipetakan berdasarkan wilayah kerja bank cabang setempat.
- Contoh: Anda pindah dari Jakarta (Bank DKI/BNI) ke desa di Jawa Tengah (dominan BRI). Data DTKS Anda harus dimigrasikan, dan seringkali Anda akan dibuatkan rekening baru (Burekol – Buka Rekening Kolektif) di lokasi baru.
4. Perubahan Kebijakan Penyalur
Pemerintah terkadang melakukan rotasi penyalur bantuan. Jika di tahun 2025 Anda menerima via PT Pos, dan di 2026 kebijakan berubah menjadi full Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), maka Anda wajib membuat rekening baru sesuai arahan pendamping.
5. Rekening Pasif (Dormant)
Jika bantuan tidak diambil dalam jangka waktu tertentu (biasanya 3 tahap berturut-turut), rekening bisa dibekukan oleh bank atau dikembalikan ke kas negara. Mengaktifkannya kembali mungkin memerlukan prosedur “buka blokir” atau pembuatan rekening baru jika yang lama sudah ditutup permanen.
Syarat Dokumen Penggantian Rekening PKH 2026
Tahun 2026 menuntut tertib administrasi yang lebih ketat karena integrasi NIK (Nomor Induk Kependudukan) dengan data perbankan sudah hampir 100%. Sebelum berangkat ke kantor polisi, bank, atau Dinas Sosial, pastikan Anda memegang dokumen berikut:
Dokumen Utama (Wajib Ada):
- e-KTP Asli dan Fotokopi: Pastikan e-KTP Anda sudah padan dengan Dukcapil. Jika KTP rusak, gunakan Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil.
- Kartu Keluarga (KK) Terbaru: Data di KK harus sinkron dengan data di KTP.
- Surat Kehilangan dari Kepolisian: Dokumen ini wajib jika alasan penggantian adalah karena Kartu KKS atau Buku Tabungan hilang. Anda bisa membuatnya di Polsek terdekat (gratis).
- Buku Tabungan Lama (Jika Ada): Jika kasusnya adalah kartu rusak (bukan hilang), bawa buku tabungan dan fisik kartu yang rusak tersebut.
Dokumen Pendukung (Sangat Disarankan):
- Surat Pengantar dari Pendamping PKH: Ini adalah “kartu as” Anda. Pendamping PKH memiliki format surat khusus yang menyatakan bahwa Anda benar-benar KPM aktif. Surat ini memudahkan teller bank memverifikasi status Anda.
- Surat Pengantar dari Desa/Kelurahan: Di beberapa daerah, bank meminta surat keterangan domisili atau pengantar dari kelurahan untuk memastikan Anda warga setempat.
Prosedur dan Alur Lengkap: Cara Ganti Rekening PKH 2026
Jangan langsung pergi ke bank tanpa persiapan! Alur pengurusan rekening bansos melibatkan tiga pihak: Pendamping PKH, Dinas Sosial, dan Bank Penyalur. Melompati satu langkah bisa membuat proses menjadi lama.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah (Step-by-Step) yang harus Anda ikuti:
Langkah 1: Lapor ke Pendamping PKH (Langkah Paling Krusial)
Jangan bergerak sendiri. Segera hubungi Pendamping PKH di desa atau kecamatan Anda.
- Mengapa? Pendamping perlu mencatat masalah ini di sistem laporan mereka.
- Tindakan: Minta arahan apakah bank penyalur di wilayah Anda sedang melayani pergantian kartu/buku secara individu atau kolektif. Mintalah surat pengantar/rekomendasi jika diperlukan.
Langkah 2: Buat Surat Kehilangan di Kantor Polisi
(Lewati langkah ini jika kartu/buku hanya rusak, tapi masih ada fisiknya).
- Datang ke Polsek setempat.
- Bawa KTP dan fotokopi KK.
- Sampaikan ke petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bahwa Anda kehilangan “Kartu ATM KKS PKH” atau “Buku Tabungan Bansos”.
- Simpan surat asli ini dengan baik, karena bank akan mengambilnya.
Langkah 3: Datang ke Bank Penyalur (Himbara/BSI)
Kunjungi kantor cabang bank yang menerbitkan kartu Anda (sesuai logo di buku tabungan/kartu).
- Tips: Datanglah pagi hari untuk menghindari antrean panjang.
- Di Customer Service (CS): Sampaikan tujuan Anda: “Ingin mengurus penggantian Kartu KKS PKH yang hilang/rusak.”
- Penyerahan Berkas: Serahkan KTP, KK, Surat Kehilangan, dan Surat Pengantar Pendamping.
- Proses Verifikasi: CS akan mengecek data Anda di sistem perbankan. Jika data NIK di bank cocok dengan KTP, proses akan lanjut.
Catatan Penting 2026: Bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) di tahun 2026 mungkin menerapkan sistem antrean online atau jadwal khusus untuk layanan Bansos. Tanyakan pada satpam bank mengenai jadwal pelayanan bansos agar tidak ditolak.
Langkah 4: Penerbitan Kartu/Buku Baru
- Jika Ganti Kartu (Nomor Rekening Tetap): Bank akan mencetak kartu ATM (KKS) baru. Biasanya dikenakan biaya penggantian kartu (sekitar Rp10.000 – Rp25.000, tergantung kebijakan bank dan jenis bansos, kadang gratis untuk bansos tertentu). Kartu ini akan langsung terhubung ke rekening lama Anda.
- Jika Ganti Rekening (Nomor Baru): Jika kasusnya adalah perpindahan wilayah atau rekening lama ditutup paksa, bank akan melakukan pembukaan rekening baru (Burekol). Anda akan mendapat buku tabungan baru dan kartu baru.
Langkah 5: Lapor Balik ke Pendamping PKH (Wajib!)
Setelah Anda mendapatkan kartu atau nomor rekening baru, jangan pulang dan diam saja.
- Segera temui Pendamping PKH Anda kembali.
- Berikan fotokopi buku tabungan/rekening baru dan kartu KKS baru.
- Tujuan: Pendamping harus meng-input nomor rekening baru tersebut ke dalam aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation).
- Risiko jika lalai: Jika nomor rekening baru tidak di-update di SIKS-NG, dana bantuan tahap berikutnya akan tetap ditransfer ke rekening lama (yang sudah hilang/mati), menyebabkan gagal bayar (retur).
Studi Kasus: Pindah Domisili dan Rekening PKH
Banyak KPM yang bingung ketika pindah kota. “Apakah KKS saya masih berlaku?”
Jawabannya: KKS berlaku nasional sebagai alat transaksi, tapi data kepesertaan Anda terikat wilayah.
Jika Anda pindah domisili secara permanen (pindah KK):
- Lapor ke Dinas Sosial di daerah asal untuk proses “Graduasi/Keluar” atau mutasi data.
- Lapor ke Dinas Sosial di daerah tujuan dengan membawa surat pindah.
- Dinas Sosial tujuan akan mengusulkan Anda masuk ke DTKS daerah baru.
- Jika bank penyalur di daerah baru berbeda (misal dari BNI ke BRI), Anda akan dibuatkan rekening baru secara kolektif oleh Dinas Sosial setempat.
- Penting: Proses ini memakan waktu (bisa 3-6 bulan). Selama masa transisi, bantuan mungkin tertunda.
Tips Agar Bansos Tetap Cair Selama Proses Pengurusan
Mengurus administrasi perbankan dan data sosial memang melelahkan. Berikut tips agar “dapur tetap ngebul” dan bantuan tidak terputus:
- Cek Saldo Berkala Lewat HP: Di tahun 2026, hampir semua bank Himbara memiliki Mobile Banking yang bisa diakses KPM (seperti BRImo atau Livin’ by Mandiri versi Lite). Aktifkan layanan ini saat di bank agar Anda tidak perlu bolak-balik ke ATM untuk cek saldo.
- Jangan Berikan PIN ke Orang Lain: Termasuk ke Ketua Kelompok atau oknum tidak bertanggung jawab. Simpan PIN Anda sendiri.
- Fotokopi KKS dan Buku Tabungan: Sebelum hilang, biasakan memfotokopi atau memfoto KKS dan halaman depan buku tabungan Anda di HP. Ini sangat memudahkan bank melacak nomor rekening jika fisik aslinya hilang.
- Pantau Status di Cek Bansos: Gunakan aplikasi “Cek Bansos” Kemensos untuk melihat apakah status kepesertaan Anda masih “Ya/Aktif”. Jika status aktif tapi uang tidak masuk, berarti masalah ada di rekening.
Hambatan yang Sering Terjadi dan Solusinya
Dalam proses ganti rekening PKH 2026, Anda mungkin menemui kendala berikut:
Nama di KTP dan Buku Tabungan Beda Ejaan
- Masalah: Di KTP tertulis “SITI AMINAH”, di Bank tertulis “SITI KHOIRUNISA” (nama lama) atau salah satu huruf beda (SITI vs SITY).
- Solusi: Minta Surat Keterangan Beda Nama dari Desa/Kelurahan yang menyatakan bahwa kedua nama tersebut adalah satu orang yang sama. Bawa ke Bank untuk perbaikan data (Data Cleansing).
Saldo Kosong di Kartu Baru
- Masalah: Sudah dapat kartu baru, tapi saat dicek saldo nol. Padahal tetangga sudah cair.
- Solusi: Jangan panik. Sistem butuh waktu sinkronisasi. Jika rekening baru, pastikan pendamping sudah update data di SIKS-NG. Bantuan mungkin baru masuk di tahap berikutnya (dirapel).
Kartu Tertelan di Hari Libur
- Solusi: Segera telepon Call Center bank tersebut untuk pemblokiran sementara demi keamanan dana. Urus fisik kartu di hari kerja berikutnya.
Kesimpulan
Mengurus Cara Ganti Rekening PKH 2026 memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian, namun ini adalah langkah mutlak yang harus dilakukan demi menyelamatkan hak bantuan sosial Anda.
Kunci utamanya adalah komunikasi yang baik dengan Pendamping PKH dan gerak cepat dalam mengurus administrasi kepolisian serta perbankan.
Ingat, jangan pernah menggunakan jasa calo yang meminta bayaran. Semua proses di atas pada dasarnya gratis (kecuali biaya ganti kartu sesuai aturan bank dan materai).
Dengan mengikuti panduan di atas secara runtut mulai dari pelaporan, penyiapan dokumen, hingga update data di SIKS-NG Anda memastikan bahwa bantuan PKH akan terus mengalir untuk kesejahteraan keluarga Anda.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Q1: Berapa biaya ganti kartu KKS PKH yang hilang di tahun 2026?
A: Biaya penggantian kartu bervariasi tergantung kebijakan Bank Himbara masing-masing, umumnya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000 yang dipotong dari saldo atau bayar tunai. Namun, pembuatan surat kehilangan di polisi tidak dipungut biaya (gratis).
Q2: Bolehkah pengurusan ganti rekening diwakilkan oleh anak atau suami?
A: Secara aturan perbankan, penggantian kartu/buku tabungan harus dilakukan oleh pemilik rekening sendiri (nama yang tertera di buku tabungan) dan tidak bisa diwakilkan, kecuali pemilik rekening sakit keras/bedridden (biasanya butuh surat kuasa khusus dan petugas bank yang datang ke rumah/jemput bola).
Q3: Berapa lama proses kartu KKS baru bisa digunakan setelah diganti?
A: Biasanya kartu baru bisa langsung digunakan seketika setelah diterbitkan oleh Customer Service (Instant Issuance). Namun, untuk pencairan bansos, pastikan data sudah sinkron, yang biasanya memakan waktu 1×24 jam.
Q4: Apakah ganti rekening akan menghapus bantuan yang belum diambil?
A: Tidak. Selama dana tersebut masih ada di dalam sistem (belum dikembalikan ke kas negara) dan rekening lama hanya “diganti aksesnya” ke kartu baru, saldo uang Anda tetap utuh dan akan pindah ke akses kartu yang baru.
Q5: Apa yang harus dilakukan jika Pendamping PKH sulit dihubungi?
A: Anda bisa langsung melapor ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat di bagian Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos). Mereka memiliki data supervisor yang bisa membantu masalah Anda.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan prosedur umum penyaluran bansos hingga awal tahun 2026. Kebijakan teknis perbankan atau Kementerian Sosial dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi informasi dengan Pendamping PKH resmi Anda.