Rambay.id – Kota Cilegon, yang dikenal sebagai “Kota Baja” dan pusat industri strategis nasional di ujung barat Pulau Jawa, kembali menjadi sorotan utama dalam penetapan upah minimum tahun ini.
Kabar baik bagi para pekerja, buruh, dan pencari kerja di wilayah ini: Gaji UMK Cilegon 2026 telah resmi ditetapkan di angka Rp5.460.000.
Keputusan ini tidak hanya sekadar angka, melainkan representasi dari negosiasi panjang antara serikat pekerja, asosiasi pengusaha (Apindo), dan pemerintah daerah melalui Dewan Pengupahan Kota. Kenaikan ini membawa angin segar di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok dan inflasi tahunan.
Berikut ini kami akan merangkum informasi Upah Minimum Kota (UMK) Cilegon tahun 2026. Mulai dari dasar hukum penetapan, simulasi perhitungan gaji bersih (take home pay), hingga bagaimana Anda sebagai pekerja harus menyikapi struktur skala upah.
Penetapan Gaji UMK Cilegon 2026: Detail dan Dasar Hukum
Penetapan angka Rp5,46 juta sebagai standar upah minimum di Cilegon mulai Januari 2026 bukanlah keputusan yang diambil dalam semalam. Angka ini merupakan hasil formulasi yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro yang terjadi sepanjang tahun 2025.
Kenaikan Signifikan Dibanding Tahun Sebelumnya
Jika kita melihat tren historis, UMK Cilegon selalu bersaing ketat untuk menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten. Pada tahun 2026 ini, kenaikan menjadi Rp5.460.000 menunjukkan adanya penyesuaian yang cukup signifikan untuk menjaga daya beli (purchasing power) kaum buruh.
Kenaikan ini didorong oleh dua faktor utama:
- Laju Inflasi Daerah: Tingkat kenaikan harga barang dan jasa di Cilegon yang dipengaruhi oleh biaya transportasi dan pangan.
- Pertumbuhan Ekonomi (PE): Kinerja sektor industri pengolahan, kimia, dan baja yang menjadi tulang punggung ekonomi Cilegon menunjukkan tren positif, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengakomodasi kenaikan upah.
Dasar Hukum yang Berlaku
Penetapan Gaji UMK Cilegon 2026 ini disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten yang diterbitkan pada akhir tahun 2025. Landasan perhitungannya tetap mengacu pada peraturan turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja.
Khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 (atau revisi terbarunya yang berlaku di 2026), yang mengatur formula perhitungan upah minimum dengan variabel alfa (indeks tertentu) yang disesuaikan dengan karakteristik daerah industri padat modal seperti Cilegon.
Penting untuk dicatat bahwa angka Rp5,46 juta ini adalah jaring pengaman. Artinya, ini adalah upah bulanan terendah yang boleh dibayarkan kepada pekerja lajang dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
Perbandingan UMK Cilegon dengan Wilayah Lain di Banten
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: “Apakah Gaji UMK Cilegon 2026 masih menjadi yang tertinggi di Banten?”
Provinsi Banten memiliki disparitas upah yang cukup mencolok antara wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan) dengan wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang. Cilegon, sebagai kota industri berat, selalu berada di klaster atas.
Cilegon vs Tangerang Raya
Biasanya, persaingan UMK tertinggi terjadi antara Kota Cilegon dan Kota Tangerang. Dengan angka Rp5,46 juta, Cilegon memposisikan dirinya sebagai wilayah yang sangat kompetitif bagi pencari kerja.
- Kota Cilegon: Rp5.460.000 (Dominasi Industri Baja & Kimia)
- Kota Tangerang: (Sebagai pembanding, biasanya selisih tipis di kisaran angka yang sama)
- Kabupaten Serang: (Wilayah tetangga yang juga memiliki banyak industri, namun biasanya sedikit di bawah Cilegon).
Tingginya UMK di Cilegon dibanding wilayah seperti Serang atau Pandeglang disebabkan oleh KHL (Kebutuhan Hidup Layak) di Cilegon yang memang lebih tinggi. Biaya sewa tempat tinggal (kos), transportasi, dan makanan di sekitar kawasan industri Krakatau Steel atau Ciwandan cenderung lebih mahal dibanding daerah lain di Banten.
Simulasi Perhitungan Gaji Bersih (Take Home Pay)
Banyak pekerja yang salah kaprah mengira bahwa mereka akan membawa pulang uang tunai bulat sebesar Rp5.460.000. Padahal, angka tersebut adalah Gaji Kotor (Bruto). Untuk mengetahui berapa uang yang masuk ke rekening Anda, kita harus menghitung potongan wajib sesuai peraturan ketenagakerjaan di Indonesia.
Berikut adalah simulasi perhitungan Gaji UMK Cilegon 2026 untuk pekerja lajang (TK/0):
1. Komponen Gaji
- Gaji Pokok + Tunjangan Tetap: Rp5.460.000
2. Potongan Wajib BPJS (Ditanggung Pekerja)
Pemerintah mewajibkan setiap pekerja terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Iurannya dibagi beban antara perusahaan dan pekerja. Berikut yang dipotong dari gaji pekerja:
- Jaminan Hari Tua (JHT): 2% dari Gaji
- Hitungan: 2% x Rp5.460.000 = Rp109.200
- Jaminan Pensiun (JP): 1% dari Gaji (Ada batas maksimum upah, namun asumsi UMK masih masuk full coverage)
- Hitungan: 1% x Rp5.460.000 = Rp54.600
- BPJS Kesehatan: 1% dari Gaji
- Hitungan: 1% x Rp5.460.000 = Rp54.600
Total Potongan BPJS: Rp109.200 + Rp54.600 + Rp54.600 = Rp218.400
3. Perhitungan Pajak PPh 21 (Skema TER)
Sejak 2024, perhitungan PPh 21 bulanan menggunakan Tarif Efektif Rata-Rata (TER). Untuk status TK/0 (Tidak Kawin, Tanpa Tanggungan) dengan gaji Rp5,46 juta, biasanya masuk dalam Kategori TER A.
Jika gaji Rp5.460.000, mari kita asumsikan tarif TER yang berlaku (misal 0,25% atau 0,5% tergantung tabel TER terbaru 2026).
- Estimasi Kasar Pajak: Sekitar Rp15.000 – Rp30.000 per bulan (Sangat kecil karena mendekati batas PTKP). Mari kita asumsikan Rp25.000 untuk simulasi ini.
4. Gaji Bersih (Take Home Pay)
- Gaji Bruto: Rp5.460.000
- Total Potongan (BPJS + Pajak): Rp218.400 + Rp25.000 = Rp243.400
- Total Gaji Diterima: Rp5.460.000 – Rp243.400 = Rp5.216.600
Catatan: Angka ini belum termasuk uang lembur (overtime), tunjangan makan, atau tunjangan transport jika perusahaan memberikannya secara terpisah (tidak all-in).
Struktur dan Skala Upah: Hak Pekerja Senior
Poin krusial yang sering dilupakan adalah bahwa Gaji UMK Cilegon 2026 sebesar Rp5,46 juta hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja 0-1 tahun.
Lalu, bagaimana dengan Anda yang sudah bekerja selama 2, 5, atau 10 tahun? Perusahaan wajib menyusun dan menerapkan Struktur dan Skala Upah (SUSU). Artinya, pekerja yang lebih senior, memiliki kompetensi lebih tinggi, atau jabatan lebih tinggi, harus mendapatkan upah di atas UMK.
Jika Anda sudah bekerja bertahun-tahun namun gaji Anda masih dipukul rata dengan UMK 2026 yang baru masuk, perusahaan tersebut berpotensi melanggar Permenaker Nomor 1 Tahun 2017.
Kenaikan UMK harusnya menjadi basis untuk penyesuaian gaji karyawan lama, meskipun persentasenya mungkin berbeda (tergantung kebijakan merit system perusahaan).
Dampak Ekonomi bagi Warga Cilegon
Peningkatan UMK menjadi Rp5,46 juta membawa dampak ganda bagi ekosistem ekonomi di Cilegon.
1. Peningkatan Daya Beli
Dengan gaji yang lebih tinggi, kemampuan pekerja untuk berbelanja kebutuhan sekunder dan tersier meningkat. Sektor UMKM kuliner, properti (seperti perumahan subsidi di sekitar Cilegon), dan ritel akan mendapatkan imbas positif dari perputaran uang yang lebih besar.
2. Tantangan bagi Industri Padat Karya
Bagi industri padat modal (kimia, baja), kenaikan ini mungkin masih masuk dalam cost structure mereka. Namun, bagi sektor padat karya atau UMKM besar di Cilegon, angka Rp5,46 juta adalah tantangan berat. Hal ini menuntut efisiensi operasional agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK).
Apa yang Harus Dilakukan Jika Gaji di Bawah UMK?
Meskipun Gaji UMK Cilegon 2026 sudah ditetapkan secara hukum, realita di lapangan terkadang berbeda. Masih ada perusahaan “nakal” yang membayar di bawah ketentuan atau menangguhkan pembayaran tanpa prosedur yang sah.
Jika Anda mengalami hal ini, berikut langkah yang bisa diambil:
- Bipartit: Bicarakan dengan manajemen perusahaan atau HRD. Tanyakan alasan mengapa gaji tidak sesuai SK Gubernur.
- Lapor Serikat Pekerja: Jika Anda anggota serikat, biarkan pengurus serikat melakukan advokasi.
- Pengaduan ke Disnaker Cilegon: Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon memiliki posko pengaduan. Anda bisa melaporkan ketidaksesuaian upah. Perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan upah minimum dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda sesuai UU Cipta Kerja.
Tips Mengelola Gaji UMK Cilegon 2026
Memiliki gaji Rp5,46 juta di Cilegon tergolong cukup untuk hidup layak, namun biaya gaya hidup di kota industri bisa menjebak. Berikut tips alokasi gaji agar tidak sekadar “numpang lewat”:
- Biaya Hidup (50% – Rp2,7 Juta): Gunakan untuk kos/kontrakan, makan sehari-hari, transport, dan pulsa. Di Cilegon, biaya makan cukup variatif, namun dengan Rp2,7 juta Anda bisa hidup nyaman.
- Tabungan & Investasi (20% – Rp1 Juta): Sisihkan di awal bulan. Mengingat Cilegon adalah kota industri, cobalah berinvestasi pada instrumen yang aman atau menabung untuk DP rumah, mengingat harga tanah di Cilegon terus naik.
- Keinginan/Hiburan (30% – Rp1,6 Juta): Gunakan untuk self-reward, belanja, atau liburan ke Anyer dan sekitarnya.
Kesimpulan
Penetapan Gaji UMK Cilegon 2026 sebesar Rp5.460.000 adalah kabar gembira yang menandakan pertumbuhan ekonomi positif di wilayah “Kota Baja”. Angka ini menempatkan Cilegon sebagai salah satu daerah dengan standar upah tertinggi di Indonesia, menawarkan kesejahteraan yang lebih baik bagi para pekerjanya.
Namun, kenaikan nominal harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas kerja dan pengelolaan keuangan yang bijak. Bagi pekerja, pastikan Anda memahami hak-hak Anda.
Termasuk rincian potongan gaji dan struktur skala upah jika Anda bukan lagi karyawan baru. Bagi pencari kerja, Cilegon di tahun 2026 tetap menjadi magnet karir yang menjanjikan dengan standar pengupahan yang kompetitif.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Gaji UMK Cilegon 2026
1. Kapan Gaji UMK Cilegon 2026 mulai berlaku?
UMK Cilegon 2026 sebesar Rp5.460.000 resmi berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026. Pembayaran gaji dengan nominal baru biasanya akan diterima pada akhir Januari atau awal Februari 2026 (tergantung tanggal <i>cut-off</i> gaji perusahaan).
2. Apakah UMK Cilegon 2026 berlaku untuk semua pekerja?
Secara aturan, UMK hanya berlaku mutlak bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Bagi pekerja dengan masa kerja di atas 1 tahun, pengupahan harus berpedoman pada Struktur dan Skala Upah yang nilainya di atas UMK.
3. Apakah Gaji UMK Cilegon 2026 sudah termasuk uang makan dan transport?
Definisi UMK adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap. Jika perusahaan memberikan uang makan dan transport yang sifatnya tidak tetap (hanya dibayar jika hadir).
Maka komponen itu di luar angka Rp5.460.000. Namun, jika perusahaan menggabungkan semuanya menjadi gaji all-in, maka totalnya tidak boleh kurang dari Rp5,46 juta.
4. Berapa potongan pajak untuk gaji UMK Cilegon 2026?
Bagi karyawan lajang (TK/0), gaji Rp5,46 juta sudah berada sedikit di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Dengan skema Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh 21, potongan pajak bulanan akan sangat kecil, estimasi di kisaran puluhan ribu rupiah saja.
5. Bisakah perusahaan menangguhkan pembayaran UMK 2026?
Sejak berlakunya UU Cipta Kerja, aturan mengenai penangguhan upah menjadi sangat ketat dan nyaris ditiadakan, kecuali bagi usaha mikro dan kecil yang dikecualikan dari ketentuan upah minimum kota/kabupaten.
Menggunakan kesepakatan atau persentase tertentu dari rata-rata konsumsi masyarakat. Untuk industri menengah-besar, wajib membayar sesuai UMK.
6. Apa sektor industri dengan gaji tertinggi di Cilegon?
Meskipun UMK adalah batas bawah, sektor industri petrokimia, baja (seperti Krakatau Steel Group), dan pembangkit listrik di Cilegon umumnya memberikan gaji jauh di atas UMK, bahkan untuk level entry level, ditambah dengan benefit kesehatan dan bonus tahunan yang besar.