Home » Tutorial » Cara Mengubah Desil DTKS agar Tetap Terdaftar Bansos 2026

Cara Mengubah Desil DTKS agar Tetap Terdaftar Bansos 2026

Rambay.id – Bagi masyarakat Indonesia, terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah kunci utama untuk mendapatkan akses terhadap berbagai program bantuan sosial (Bansos) pemerintah, seperti PKH, BPNT, hingga PBI-JK.

Namun, seringkali terjadi kebingungan di masyarakat ketika bantuan yang biasa diterima tiba-tiba terhenti, atau warga yang merasa kurang mampu justru tidak mendapatkan bantuan sama sekali. Masalah ini sering bermuara pada satu hal: Tingkatan Desil yang tidak sesuai.

Banyak yang mencari tahu tentang Cara Mengubah Desil (sering disebut juga dalam pencarian sebagai DTSEN atau data sensus terkait) agar kembali layak menerima bantuan.

Kami akan mengupas tuntas bagaimana mekanisme penetapan desil bekerja, mengapa data Anda bisa berubah, dan langkah konkret apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki data tersebut agar tetap terdaftar sebagai penerima Bansos.

Apa Itu Desil dalam Data Kemiskinan?

Sebelum masuk ke teknis perubahan data, penting untuk memahami apa itu “Desil”. Dalam konteks penanggulangan kemiskinan di Indonesia, data dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan yang disebut Desil.

Data ini biasanya bersumber dari Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) dan P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) yang kemudian dipadankan ke dalam DTKS Kemensos.

Desil membagi status kesejahteraan masyarakat dari angka 1 hingga 10 (atau dalam persentil):

  • Desil 1 (Sangat Miskin): Rumah tangga dalam kelompok 10% terendah tingkat kesejahteraannya. Ini adalah prioritas utama Bansos PKH dan BPNT.
  • Desil 2 (Miskin): Kelompok antara 10-20% terendah. Masih menjadi prioritas utama bantuan.
  • Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok 20-30% terendah.
  • Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok 30-40% terendah. Biasanya menjadi batas akhir penerima bantuan subsidi atau PBI-JK.
  • Desil >4 (Desil 5 ke atas): Dianggap mampu dan umumnya tidak berhak mendapatkan bantuan sosial reguler.

Masalah Desil DTKS Tidak Sesuai terjadi ketika kondisi riil ekonomi Anda berada di level miskin, namun data di sistem mencatat Anda berada di Desil 5 atau lebih tinggi. Inilah yang menyebabkan bantuan tidak cair.

Mengapa Desil Anda Bisa Berubah atau Salah?

Banyak masyarakat bertanya, “Kenapa dulu saya dapat bantuan, sekarang tidak?” Perubahan desil tidak terjadi secara acak. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Cara Update Desil menjadi kebutuhan mendesak bagi warga:

  1. Perubahan Aset: Sistem mendeteksi adanya kepemilikan kendaraan bermotor baru atau aset properti atas nama anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).
  2. Peningkatan Penghasilan: Adanya anggota keluarga yang terdeteksi memiliki gaji di atas UMR atau terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan status upah tertentu.
  3. Data Kependudukan (Adminduk): Perpindahan domisili atau perubahan KK yang tidak segera dilaporkan dan dimutakhirkan secara online.
  4. Error Data Input: Kesalahan saat petugas surveyor (sensus) memasukkan data karakteristik rumah (misalnya: salah input jenis lantai keramik padahal tanah).
  5. Graduasi Alamiah: Sistem menilai ekonomi keluarga sudah membaik berdasarkan algoritma proxy-means testing.

Syarat Dokumen untuk Memperbaiki Desil

Untuk melakukan Cara Perbaiki Desil DTKS, Anda tidak bisa hanya datang dengan tangan kosong. Anda memerlukan bukti otentik yang menunjukkan kondisi ekonomi Anda saat ini. Persiapkan dokumen berikut:

  • Kartu Keluarga (KK) dan KTP: Asli dan Fotokopi terbaru yang sudah padan dengan Dukcapil.
  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM): Dari Desa/Kelurahan setempat.
  • Foto Kondisi Rumah: Tampak depan (keseluruhan), ruang tamu, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi. Foto ini sangat krusial sebagai bukti fisik (Geotagging).
  • Bukti Penghasilan (Jika ada): Slip gaji (jika kecil) atau surat pernyataan penghasilan bagi pekerja informal.
  • Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK): Jika penurunan desil disebabkan oleh kehilangan pekerjaan.
Baca Juga  Cek Bansos Lewat HP dengan Aplikasi dan Web Kemensos Terbaru 2026

Cara Mengubah Desil DTKS Secara Online (Aplikasi Cek Bansos)

Di era digital, Kementerian Sosial memberikan fasilitas bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memverifikasi kelayakan bansos melalui fitur Usul dan Sanggah.

Ini adalah cara paling efektif untuk mengajukan koreksi data tanpa harus bolak-balik ke kantor dinas, meskipun verifikasi akhirnya tetap dilakukan oleh petugas daerah.

1. Menggunakan Fitur “Sanggah”

Fitur ini digunakan jika Anda melihat tetangga atau orang lain yang sebenarnya mampu (Desil tinggi) tapi malah menerima bantuan, atau untuk menyanggah status kelayakan Anda sendiri jika dinilai tidak layak padahal layak.

  1. Unduh Aplikasi Cek Bansos di Play Store (pastikan pengembangnya adalah Kementerian Sosial).
  2. Lakukan registrasi akun baru menggunakan NIK, KK, dan swafoto memegang KTP.
  3. Setelah akun diverifikasi (bisa memakan waktu beberapa hari), login kembali.
  4. Pilih menu Tanggapan Kelayakan.
  5. Sistem akan menampilkan data penerima manfaat di sekitar wilayah Anda.
  6. Anda bisa memberikan penilaian dengan ikon “Jempol ke Bawah” (Tidak Layak) dan menyertakan alasan serta bukti foto pendukung.

2. Menggunakan Fitur “Daftar Usulan” (Penting untuk Perbaikan Desil)

Ini adalah inti dari Cara Mengubah Desil bagi Anda yang belum terdata atau datanya salah.

  1. Buka menu Daftar Usulan di Aplikasi Cek Bansos.
  2. Klik tombol Tambah Usulan.
  3. Isi data diri sesuai KTP dan KK.
  4. Pada bagian data kondisi ekonomi, isi dengan jujur dan sesuai fakta.
    • Tips: Bagian ini sangat teknis. Anda akan diminta mengisi detail seperti jenis lantai, jenis dinding, sumber air minum, daya listrik, dll. Pastikan input ini mencerminkan kondisi kemiskinan (misal: daya listrik 450/900 subsidi, bukan 1300 VA). Algoritma sistem akan menghitung ulang potensi Desil Anda berdasarkan input atribut ini.
  5. Unggah foto rumah (tampak depan dan bagian dalam) sesuai instruksi.
  6. Kirim usulan.

Catatan Penting: Data yang Anda usulkan tidak otomatis mengubah Desil hari itu juga. Data akan masuk ke dashboard SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation) milik Dinas Sosial dan akan menunggu jadwal verifikasi validasi (Verval) oleh petugas daerah.

Cara Mengubah Desil Secara Offline (Melalui Desa/Kelurahan)

Jika Anda kesulitan menggunakan teknologi, cara paling valid dan legal adalah melalui mekanisme Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muskel). Perubahan Desil pada dasarnya adalah pemutakhiran data karakteristik rumah tangga.

Baca Juga  Cara Cek Saldo KIP di HP Secara Online Tanpa Aplikasi

Berikut langkah-langkah Cara Update Desil melalui jalur pemerintah desa:

1. Lapor ke RT/RW

Sampaikan bahwa Anda membutuhkan perbaikan data DTKS karena kondisi ekonomi yang menurun atau data yang tidak sesuai. Minta surat pengantar untuk ke Kelurahan/Desa.

2. Datang ke Kantor Desa/Kelurahan

Temui petugas Operator SIKS-NG di desa Anda. Bawa semua persyaratan dokumen yang telah disebutkan di atas.

3. Pengajuan Perubahan Atribut Data

Sampaikan kepada operator bahwa Anda ingin memperbaiki elemen data. Desil adalah hasil output dari input data profil Anda. Jadi, Anda tidak bisa minta “Tolong ubah saya jadi Desil 1”, tetapi Anda harus meminta “Tolong update kondisi pekerjaan saya yang sekarang menganggur dan kondisi rumah saya”.

Operator desa akan:

  • Mengecek data Anda di aplikasi SIKS-NG.
  • Mengubah variabel data yang salah (misalnya: kepemilikan mobil yang sebenarnya tidak ada, atau jenis pekerjaan).
  • Menginput usulan baru.

4. Proses Musyawarah Desa (Musdes)

Setiap bulan atau periode tertentu, Desa wajib melaksanakan Musdes untuk memverifikasi data kemiskinan. Pastikan nama Anda masuk dalam pembahasan untuk disetujui sebagai warga yang layak.

Masuk Desil prioritas (1-4). Berita Acara Musdes ini adalah syarat mutlak agar data Anda disetujui oleh Bupati/Walikota dan diteruskan ke Kemensos.

Mengapa Desil Susah Turun? (Faktor Penghambat)

Seringkali warga merasa sudah mengajukan Cara Perbaiki Desil DTKS, namun statusnya tidak berubah. Berikut adalah alasan teknis yang sering tidak disadari:

  1. Daya Listrik: Rumah tangga dengan listrik pascabayar 1.300 VA ke atas atau prabayar (token) dengan penggunaan tinggi otomatis dianggap mampu (Desil >4).
  2. Anggota Keluarga dalam 1 KK: Jika dalam 1 KK ada anak yang sudah bekerja dengan gaji UMR, atau ada anggota keluarga berstatus ASN/TNI/Polri, maka satu keluarga tersebut dianggap mampu, meskipun orang tuanya lansia dan tidak bekerja. Solusi: Pecah KK jika memungkinkan dan sesuai aturan adminduk.
  3. Data BPJS Ketenagakerjaan: Sistem DTKS terintegrasi dengan BPJS. Jika data BPJS mencatat upah di atas UMP, sistem akan menolak usulan Desil rendah Anda.
  4. Pinjaman Bank: Memiliki pinjaman KUR atau kredit komersial dalam jumlah besar bisa menjadi indikator kemampuan ekonomi.

Tips Agar Pengajuan Perubahan Desil Disetujui

Agar upaya Anda dalam menerapkan Cara Mengubah Desil ini berhasil, perhatikan strategi berikut:

  • Konsistensi Data: Pastikan data NIK dan Nama di KTP sama persis dengan di KK dan di sistem Dukcapil. Perbedaan satu huruf saja bisa membuat sinkronisasi data gagal.
  • Kejujuran saat Survei: Jika ada petugas survei (dari BPS atau Dinsos) datang ke rumah, jawablah apa adanya. Jangan melebih-lebihkan kondisi (karena malu terlihat miskin) atau terlalu mendramatisir. Petugas biasanya akan memfoto aset. Menyembunyikan aset (seperti motor bagus) namun terparkir di dalam rumah saat difoto akan berakibat fatal pada data.
  • Pantau Berkala: Rajin-rajinlah mengecek status kepesertaan Anda di laman cekbansos.kemensos.go.id. Proses perubahan data memakan waktu 1 hingga 6 bulan tergantung jadwal penetapan (SK) dari Kementerian Sosial.
Baca Juga  Cara Bayar Pajak Motor di Tokopedia Lewat HP, Praktis dan Aman

Kesimpulan

Memahami Cara Mengubah Desil (DTKS/P3KE) adalah langkah krusial bagi masyarakat yang merasa berhak namun belum mendapatkan bantuan sosial. Perlu diingat bahwa Desil bukanlah label yang bisa diubah sembarangan, melainkan hasil kalkulasi dari kondisi sosial ekonomi yang Anda laporkan.

Kunci utama untuk memperbaiki Desil agar tetap terdaftar Bansos adalah proaktif. Lakukan pemutakhiran data kependudukan, manfaatkan fitur Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos, dan jalin komunikasi yang baik dengan operator SIKS-NG di desa/kelurahan Anda.

Pastikan seluruh atribut data (seperti pekerjaan, kondisi rumah, dan aset) mencerminkan kondisi nyata Anda saat ini. Dengan data yang valid dan akurat, peluang Anda untuk masuk dalam kategori prioritas penerima bantuan akan terbuka lebar.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Cara Mengubah Desil

Q1: Berapa lama proses perubahan Desil sampai bantuan cair?

A: Proses ini tidak instan. Setelah pengajuan lewat Desa atau Aplikasi, data harus melalui validasi Dinas Sosial Kabupaten, pengesahan Bupati, hingga penetapan SK Kemensos. Proses ini biasanya memakan waktu 1 hingga 3 bulan, bahkan bisa lebih lama tergantung jadwal pemadanan data pusat.

Q2: Apakah saya bisa mengubah Desil saya sendiri lewat HP?

A: Anda tidak bisa mengubah “angka Desil” secara langsung. Namun, Anda bisa mengajukan pembaruan data profil ekonomi (seperti kondisi rumah, penghasilan) melalui menu “Usul” di Aplikasi Cek Bansos. Perubahan data inilah yang nantinya akan diolah sistem untuk menentukan Desil baru Anda.

Q3: Kenapa saya sudah miskin tapi terdata di Desil 6 atau lebih?

A: Kemungkinan besar ada atribut data yang “mewah” yang terekam sistem. Contoh paling umum adalah penggunaan listrik daya tinggi, memiliki riwayat kepemilikan kendaraan bermotor (walaupun sudah dijual tapi belum balik nama), atau ada anggota keluarga dalam 1 KK yang terdeteksi berpenghasilan cukup.

Q4: Apa bedanya DTKS, P3KE, dan Regsosek?

A: Regsosek adalah sensus data sosial ekonomi menyeluruh (sumber data mentah). P3KE adalah data pensasaran kemiskinan ekstrem. DTKS adalah “wadah” data induk yang digunakan Kemensos untuk mengambil nama-nama penerima bansos. Perbaikan Desil biasanya berfokus pada sinkronisasi ketiga data ini.

Q5: Apakah Desil 4 masih dapat Bansos?

A: Desil 4 adalah kategori rentan miskin. Biasanya, Desil 4 masih berpeluang mendapatkan bantuan seperti PBI-JK (BPJS Gratis) atau subsidi listrik/elpiji, namun peluang mendapatkan PKH atau sembako lebih kecil dibandingkan Desil 1 dan 2.

Q6: Ke mana saya harus melapor jika operator desa menolak memperbaiki data saya?

A: Anda bisa melaporkan kendala tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat atau melalui layanan pengaduan Kemensos di command center 171 atau situs lapor.go.id.

Leave a Comment