Home » Tutorial » Cara Instal Aplikasi SIKS-NG untuk Operator Desa dan Pendamping Sosial Lengkap

Cara Instal Aplikasi SIKS-NG untuk Operator Desa dan Pendamping Sosial Lengkap

Rambay.id – Dalam ekosistem penyaluran bantuan sosial di Indonesia, validitas data adalah kunci utama. Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menghadirkan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Sebagai ujung tombak pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bagi Anda yang bertugas sebagai Operator Desa/Kelurahan atau Pendamping Sosial (seperti Pendamping PKH atau TKSK), menguasai penggunaan SIKS-NG bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban.

Namun, sebelum bisa melakukan verifikasi dan validasi (verivali) data, langkah fundamental yang harus dilakukan adalah memastikan perangkat lunak atau aplikasi tersebut terinstal dan dapat berjalan dengan baik di perangkat Anda.

Banyak operator baru yang mengalami kebingungan, mulai dari mencari link unduhan yang valid, mengatasi masalah kompatibilitas perangkat, hingga kendala saat login pertama kali.

Kami akan menjawab pertanyaan “Bagaimana cara instal aplikasi SIKS-NG yang benar?”. Kita akan membahas tuntas mulai dari persiapan perangkat.

Proses instalasi versi mobile (Android), konfigurasi versi web di laptop, hingga pemecahan masalah teknis yang sering muncul di lapangan.

Mengenal Dua Versi SIKS-NG: Mobile vs Web

Sebelum masuk ke teknis instalasi, penting untuk memahami bahwa SIKS-NG beroperasi dalam dua environment yang berbeda. Kesalahan umum operator pemula adalah menganggap keduanya sama, padahal fungsinya saling melengkapi.

1. SIKS-NG Versi Web (Desktop)

Versi ini adalah “dapur utama” pengelolaan data. Biasanya diakses melalui browser di laptop atau komputer. Fiturnya sangat lengkap, mencakup pengusulan data baru, perbaikan anomali data.

Hingga monitoring penyaluran bansos (BPNT, PKH, PBI-JK). Secara teknis, versi ini tidak membutuhkan “instalasi” software, namun membutuhkan konfigurasi browser khusus agar berjalan lancar.

2. SIKS-NG Versi Mobile (Android)

Versi ini sering disebut sebagai SIKS-Mobile atau SIKS-Droid. Aplikasi ini dirancang untuk mobilitas. Tugas utamanya adalah survei lapangan.

Verifikasi keberadaan penerima manfaat, dan yang paling krusial: Geo-tagging (pengambilan foto rumah KPM beserta titik koordinat). Versi inilah yang memerlukan proses unduh dan instalasi pada smartphone.

Persiapan Sebelum Instalasi Aplikasi SIKS-NG

Banyak kegagalan instalasi atau aplikasi yang sering force close (keluar sendiri) disebabkan oleh perangkat yang tidak memadai. Berikut adalah checklist persiapan yang harus Anda penuhi sebelum menginstal.

Spesifikasi Perangkat Android (Untuk SIKS-Mobile)

Aplikasi SIKS-NG Mobile cukup berat karena memuat basis data wilayah dan fitur kamera serta GPS secara bersamaan.

  • Sistem Operasi: Minimal Android 8.0 (Oreo), namun disarankan Android 10 ke atas.
  • RAM: Minimal 3 GB (Disarankan 4 GB atau lebih agar tidak lag saat membuka kamera).
  • Penyimpanan (Storage): Pastikan tersedia ruang kosong minimal 1 GB. Aplikasi ini menyimpan cache foto survei yang cukup besar sebelum diunggah ke server.
  • GPS/Lokasi: Pastikan fitur GPS berfungsi dengan akurasi tinggi.
  • Kamera: Kamera belakang yang berfungsi normal untuk memotret kondisi rumah KPM.

Persiapan Akun Pengguna (User ID)

Anda tidak bisa mendaftar sendiri (Sign Up) di aplikasi ini.

  • Pastikan Anda sudah mendapatkan Username dan Password resmi dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota setempat.
  • Pastikan akun Anda statusnya Aktif. Akun yang sudah lama tidak dipakai (pasif) seringkali dibekukan oleh Kemensos dan perlu diaktifkan ulang oleh Supervisor Kabupaten.
Baca Juga  Cara Login TRK Jabar 2025 untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Cara Instal Aplikasi SIKS-NG (Android)

Untuk Operator Desa dan Pendamping Sosial yang akan melakukan verifikasi lapangan, berikut adalah langkah-langkah instalasi aplikasi SIKS-NG berbasis Android.

Langkah 1: Mengunduh File Aplikasi

Berbeda dengan aplikasi umum, aplikasi SIKS-NG untuk operator (SIKS-Mobile) terkadang mengalami perubahan nama atau pembaruan sistem distribusi di Google Play Store.

  1. Buka Google Play Store di HP Android Anda.
  2. Ketik kata kunci: “SIKS-Dataku” atau “Cek Bansos” (Tergantung pada modul tugas yang diberikan, namun untuk operator seringkali menggunakan jalur distribusi internal atau APK khusus yang dibagikan dalam grup koordinasi resmi Dinas Sosial jika versi Play Store sedang maintenance).
  3. Penting: Jika Anda diarahkan oleh Dinas Sosial untuk menggunakan file APK Mentahan (karena versi Play Store belum update), pastikan Anda mendapatkan file tersebut dari sumber terpercaya (Grup Whatsapp resmi Operator Kabupaten/Kota).

Langkah 2: Mengizinkan Instalasi dari Sumber Tidak Dikenal (Khusus APK)

Jika Anda menginstal melalui Play Store, lewati langkah ini. Namun, jika Anda menginstal menggunakan file APK yang dibagikan oleh admin kabupaten:

  1. Buka Pengaturan (Settings) di HP.
  2. Masuk ke menu Keamanan atau Privasi.
  3. Cari opsi “Instal Aplikasi dari Sumber Tidak Dikenal” (Install unknown apps).
  4. Aktifkan izin untuk File Manager atau WhatsApp (tempat Anda membuka file APK tersebut).

Langkah 3: Proses Instalasi

  1. Klik file aplikasi yang sudah diunduh.
  2. Tekan tombol Install.
  3. Tunggu hingga proses selesai. Jangan tutup layar selama proses berjalan.

Langkah 4: Pengaturan Izin Akses (Penting!)

Setelah terinstal, jangan langsung login. Anda harus mengatur izin akses agar fitur Geo-tagging berhasil.

  1. Tekan lama ikon aplikasi SIKS-NG di layar utama HP Anda.
  2. Pilih Info Aplikasi (App Info).
  3. Masuk ke menu Izin (Permissions).
  4. Wajib izinkan: Kamera (Camera) dan Lokasi (Location). Pilih opsi “Izinkan hanya saat aplikasi digunakan” atau “Selalu izinkan”.
  5. Tanpa izin ini, Anda tidak akan bisa mengambil foto rumah KPM.

Langkah 5: Login Pertama Kali

  1. Buka aplikasi.
  2. Masukkan Username dan Password.
  3. Masukkan Kode Captcha yang muncul.
  4. Klik Login/Masuk.
  5. Tunggu sinkronisasi data awal (ini bisa memakan waktu beberapa menit tergantung koneksi internet).

Cara Setting SIKS-NG Versi Web (Laptop/PC)

Meskipun bukan “instalasi” dalam arti harfiah, menyiapkan browser agar SIKS-NG versi web berjalan lancar sangat krusial bagi Operator Desa yang bekerja di kantor.

1. Pemilihan Browser

Sangat disarankan menggunakan Google Chrome atau Mozilla Firefox versi terbaru. Hindari menggunakan browser bawaan lama (Internet Explorer) karena SIKS-NG menggunakan script modern yang mungkin tidak didukung browser lama.

2. Membuat Shortcut (Pintasan Aplikasi)

Agar SIKS-NG terasa seperti aplikasi desktop yang bisa diakses dengan satu klik:

  1. Buka situs resmi SIKS-NG (biasanya beralamat di siks.kemensos.go.id atau alamat IP khusus yang diberikan Dinsos).
  2. Pada Google Chrome, klik titik tiga di pojok kanan atas.
  3. Pilih Fitur Lainnya (More Tools) > Buat Pintasan (Create Shortcut).
  4. Centang kotak “Buka sebagai jendela” (Open as window).
  5. Klik Buat.
  6. Sekarang, ikon SIKS-NG akan muncul di desktop/layar depan laptop Anda. Saat diklik, ia akan terbuka dalam jendela khusus tanpa address bar, mirip aplikasi asli.
Baca Juga  Cek Bansos 2026 Terbaru Sekarang Juga, Lihat Nama Daftar Penerima di web Kemensos

3. Membersihkan Cache & Cookies

Jika Anda mengalami gagal login atau data tidak muncul:

  1. Tekan Ctrl + Shift + Delete pada keyboard saat membuka browser.
  2. Pilih rentang waktu “Semua” (All time).
  3. Centang “Gambar dan file dalam cache” dan “Cookie”.
  4. Klik Hapus Data. Lakukan ini secara berkala, terutama setelah ada info maintenance dari Kemensos.

Mengatasi Masalah Umum (Troubleshooting) Saat Instalasi dan Login

Sebagai operator, Anda pasti akan menemui kendala teknis. Berikut adalah solusi untuk masalah yang paling sering terjadi saat proses instalasi dan penggunaan awal.

1. Masalah “Parse Error” (Kesalahan Mengurai Paket)

  • Gejala: Saat mengklik file APK, muncul tulisan “There was a problem parsing the package”.
  • Penyebab: Versi Android Anda terlalu rendah atau file APK yang diunduh korup (tidak sempurna).
  • Solusi: Cek versi Android (minimal Oreo). Jika sudah sesuai, unduh ulang file aplikasinya dengan koneksi internet yang lebih stabil.

2. Aplikasi Keluar Sendiri (Force Close) saat Buka Kamera

  • Gejala: Saat hendak memotret rumah KPM, aplikasi tiba-tiba tertutup.
  • Penyebab: RAM penuh.
  • Solusi: Tutup semua aplikasi lain yang berjalan di latar belakang (sosmed, game, youtube). Restart HP Anda, lalu buka hanya aplikasi SIKS-NG.

3. Lokasi/GPS Tidak Terdeteksi

  • Gejala: Muncul peringatan “Lokasi tidak ditemukan” atau akurasi rendah.
  • Solusi:
    • Pastikan fitur Lokasi (GPS) di HP sudah nyala.
    • Buka Google Maps dulu untuk memancing sinyal GPS.
    • Pastikan Anda berada di luar ruangan (outdoor) saat melakukan tagging, jangan di dalam rumah yang atapnya menghalangi sinyal satelit.

4. Gagal Login (User Tidak Ditemukan/Password Salah)

  • Penyebab: Salah ketik atau akun dikunci.
  • Solusi: Perhatikan huruf besar/kecil (case sensitive). Jika yakin benar namun tetap gagal, segera hubungi Supervisor Kabupaten untuk cek status keaktifan akun. Jangan memaksakan login berkali-kali karena bisa menyebabkan akun terblokir otomatis (suspend).

Tips Keamanan dan Integritas Data untuk Operator

Menginstal aplikasi hanyalah langkah awal. Sebagai pemegang akses data kemiskinan, Operator Desa dan Pendamping Sosial memiliki tanggung jawab besar.

Keamanan Akun

Jangan pernah memberikan username dan password SIKS-NG Anda kepada orang lain, termasuk kepada Kepala Desa atau perangkat lain yang tidak berwenang, apalagi kepada calo. SIKS-NG mencatat jejak digital (log activity). Perubahan data yang dilakukan menggunakan akun Anda adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.

Integritas Geo-tagging

Saat menggunakan aplikasi mobile hasil instalasi tadi, pastikan foto yang diambil adalah kondisi real-time.

  • Jangan memfoto foto (memotret layar HP lain).
  • Jangan menginput data fiktif.
  • Sistem AI Kemensos semakin canggih dalam mendeteksi anomali foto (misalnya foto rumah mewah tapi diinput sebagai sangat miskin, atau foto yang diambil dari Google).
Baca Juga  Cek BLT Kesra 900 ribu Akhir Desember, Ini Jadwal Pencairan

Rutin Update Aplikasi

Kemensos sering melakukan pembaruan sistem untuk menambal celah keamanan atau menambah fitur baru.

  • Jika aplikasi mulai terasa error atau sinkronisasi gagal terus menerus, tanyakan di grup koordinasi apakah ada versi aplikasi terbaru.
  • Lakukan uninstall versi lama sebelum menginstal versi baru untuk menghindari bentrok data (crash).

Kesimpulan

Menguasai Cara Instal Aplikasi SIKS-NG adalah fondasi kompetensi teknis bagi setiap Operator Desa dan Pendamping Sosial. Proses ini meliputi persiapan perangkat yang mumpuni, instalasi aplikasi mobile untuk keperluan verifikasi lapangan, serta konfigurasi browser untuk pengelolaan data administratif.

Meskipun terdengar teknis, langkah-langkah di atas dirancang untuk memastikan Anda dapat bekerja dengan efisien. Ingatlah bahwa di balik setiap data yang Anda input melalui aplikasi SIKS-NG.

Terdapat harapan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Instalasi yang benar meminimalisir gangguan teknis, sehingga Anda bisa fokus pada tugas mulia: memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Q1: Apakah Aplikasi SIKS-NG bisa diinstal di iPhone (iOS)?

A: Hingga saat ini, aplikasi SIKS-NG untuk keperluan verifikasi lapangan (Surveyor/Operator) lebih dioptimalkan untuk perangkat Android. Pengguna iPhone disarankan menggunakan versi web melalui browser Safari atau Chrome.

Namun untuk fitur Geo-tagging lapangan, perangkat Android sangat direkomendasikan karena kompatibilitas sistemnya.

Q2: Mengapa saya tidak bisa menemukan aplikasi SIKS-NG di Play Store?

A: Terkadang aplikasi ditarik sementara untuk maintenance atau pembaruan besar. Seringkali, Kemensos menggunakan nama aplikasi yang berbeda untuk publik (“Cek Bansos”) dan internal. Untuk Operator, link unduhan resmi dan terkini biasanya didistribusikan melalui Dinas Sosial Kabupaten/Kota masing-masing.

Q3: Bisakah satu akun SIKS-NG dipakai di dua HP berbeda secara bersamaan?

A: Sangat tidak disarankan. Sistem keamanan SIKS-NG membatasi sesi login (Single Session) untuk mencegah penyalahgunaan. Jika Anda login di perangkat baru, sesi di perangkat lama biasanya akan keluar otomatis. Melakukan login ganda dapat memicu indikasi aktivitas mencurigakan yang berujung pada pembekuan akun.

Q4: Berapa ukuran file aplikasi SIKS-NG?

A: Ukuran file mentahan (APK) biasanya berkisar antara 20MB – 50MB. Namun, setelah diinstal dan digunakan untuk menyimpan data survei offline, ukuran data aplikasi bisa membengkak hingga ratusan MB. Pastikan Anda rajin membersihkan cache atau menyinkronkan data agar penyimpanan HP tidak penuh.

Q5: Apa yang harus dilakukan jika lupa password akun SIKS-NG?

A: Operator Desa tidak bisa melakukan reset password sendiri melalui aplikasi. Anda wajib melaporkan hal ini kepada Supervisor Kabupaten atau Admin Dinas Sosial setempat untuk dilakukan reset password melalui akun admin kabupaten.